Monday, August 10, 2026
HomeLainnyaTahu Gak Kenapa Ada Dodol Betawi?

Tahu Gak Kenapa Ada Dodol Betawi?

Published on

- Advertisement -spot_img

TAHU-GAK-KENAPA-ADA-DODOL-BETAWI

Indonesia tak hanya kaya akan pulau dan kebudayaannya, namun negara agraris ini juga kaya akan makanan khas daerah yang selalu dapat dibanggakan. Dodol, makanan khas daerah betawi ini sering menjadi primadona saat menjelang hari raya, hari raya orang muslim seperti Idul fitri maupun hari raya orang Cina yakni imlek. Masyarakat betawi mempunyai ciri khas makanan saat melakukan sebuah acara yang sakral maupun acara besar seperti melaksanakan hajat. Cerita awalnya dari masyarakat Betawi yang memiliki identitas makanan untuk menyambut acara besar. Keberadaan dodol ini menjadi simbol akan keberadaan daerah dengan tokoh jampang dan pitung ini.

Zaman dahulu, menurut ahli budaya betawi dodol hanya diperuntuhkan bagi orang-orang kaya yang mampu membuatnya. Keberadaan dodol dengan unsur beras menjadi bahan dasarnya merupakan salah satu wakil dari budaya agraris yang ada di betawi jaman dulu. Dari zaman dahulu dodol selalu dianggap oleh masyarakat betawi menjadi simbol status sosial bagi seseorang, namun memiliki makna filosofi kebersamaan dan silahturahmi antar manusia.

Nah dodol betawi sama kue keranjang yang biasa dihidangkan dalam acara imlek ini gak ada bedanya lhoh. Ternyata asala mula kue keranjang mengadopsi dari dodol asli betawi punye nih. Kue keranjang di buat juga dalam wadah yang diletakkan diatas tungku, karena orang tionghoa percaya bahwa alat masak yang ada didapur selalu mempunyai dewa didalamnya. Jadi menurut masyarakat tionghoa, ada yang namanya ‘dewa tungku’. Tugas dewa ini adalah mengawasi tindakan dari setiap rumah dalam menyediakan makanan disetiap harinya. Dan diakhir tahun dewa ini akan pulang ke syurga untuk melaporkan tugas kepada Raja Surga. Agar laporan kepada sang Raja baik oleh dewa tungku masyarakat menhidangkan makanan manis yang disajikan di salm keranjang, yang dinamakan kue keranjang.

Dodol, jenang, maupun kue keranjang adalah satu panganan sama yang berasa manis dan legit. Hanya perbedaan nama saja yang menjadi beda dalam penyebutan. Namun, makna dan filosofi keseluruhan hampir sama. Yuk kita budayakan makanan khas Indonesia.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Emparty Fest 2026, Hadirkan Ruang Berkarya Para Komunitas Seniman Merdeka

Soloevent.id - Pameran seni bertajuk Emparty Fest 2026 digelar di Taman Budaya Jawa Tengah...

Kirab 9 Pusaka di CFD Solo: Perayaan Semarak HUT ke-9 Museum Keris Nusantara!

Soloevent.id - Museum Keris Nusantara baru saja merayakan hari jadi ke-9 yang jatuh pada...

Korea Tourism Organization Perkuat Kerja Sama denganIndustri Pariwisata melalui Korea Tourism Seminar Solo 2026

Solo, 6 Agustus 2026 – Korea Tourism Organization (KTO) Jakarta kembali memperkuat promosi pariwisata...

More like this

Bukan Cuma Muaythai! Ada Grappling & MMA di Kejurprov Jateng 2026 Neo Solo Grand Mall.

Soloevent.id - Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Muaythai Jawa Tengah 2026 digelar pada Sabtu-Minggu (25-26/7/2026) di...

Targetkan 7.000 Pelari: Solo Run Fest 2026 Padukan Olahraga, Budaya & Tren Kalcer!

Soloevent.id - Solo Run Fest 2026 kembali digelar, memasuki tahun keempat penyelenggaraannya ajang lari...

Praktik Langsung, Siswa Broadcasting dan Film SMKN 7 Surakarta Gelar Karya Film Pendek dan Video Musik

Soloevent.id - Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 7 Surakarta menggelar kegiatan gelar karya di...