Thursday, June 11, 2026
HomeLainnyaBeda Dodol Lain Pula Jenang

Beda Dodol Lain Pula Jenang

Published on

- Advertisement -spot_img

jenang-dodol

Sebuah makanan klasik milik Indonesia yakni dodol atau orang jawa biasa menyebutnya jenang. Makanan yang satu ini adalah makanan manis yang dalam pembuatannya memerlukan waktu yang cukup lama dan tentunya memerlukan keahlian khusus. Sebutan dodol biasa dijajakan pada daerah garut atau daerah parahyangan sekitar, di daerah seperti betawi dodol juga termasuk dalam makanan yang cukup populer.

Dodol biasa juga disajikan dalam acara pernikahan oleh orang betawi atau asli Jakarta. Makanan manis berbahan dasar tepung beras atau tepung ketan ini biasa disajikan oleh masyarakat betawi dalam saserahan pihak lelaki ke pihak wanita. Tak hanya daerah pulau Jawa, di derah Kalimantan dodol juga termasuk makanan yang terkenal, salah satunya didaerah Kalimantan Selatan dodol khas daerah Kandangan ini disebut dodol Kandangan. Sebutan untuk dodol biasa diambil dari nama daerah yang membuat atau nama rasa yang terdapat didalam pakanan tersebut. Bahan utama pembuatan dodol adalah tepung ketan atau beras, gula merah, dan santan. Ada juga masyarakat yang membuat makanan manis ini menggunakan gula putih.

Didaerah Jawa Tengah dan Jawa Timur, sebutan untuk makanan yang menggunakan santan ini cukup berbeda. Jenang, ya jenang adalah sebutan untuk makanan yang berbahan dasar tepung ketan ini. jenang yang sering terdengar oleh masyarakat adalah jenang Kudus. Kota kecil dengan jenang sebagai maskotnya ini selalu mempunyai varian jenang yang berbeda rasa.

Sebenarnya tak ada beda antara dodol dan jenang, namun biasa masyarakat menafsirkan jenang di daerah pasar klewer khususnya di Kota Surakarta adalah balokan atau lempengan jenang yang bisa dibeli per kilo ataupun sesuai potongan. Namun, didaerah Kudus jenang lebih mirip dengan dodol yang ada di Garut. Bedanya sedikit, jenang lebih lembek di bandingkan dodol, jenang juga lebih basah dan berminyak. Beda dengan dodol yang lebih keras  dan kesat, biasa di bungkus dengan plastik atau kertas roti.

Perbedaan keduanya begitu kecil, namun bisa juga dikatakan bahwa keduanya sama. Di daerah Solo selalu ada acara “Festifal Jenang” di setiap tahunnya. Buat kalian yang suka atau belum tahu jenang … yuk ikutan event ini!!

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Targetkan 7.000 Pelari: Solo Run Fest 2026 Padukan Olahraga, Budaya & Tren Kalcer!

Soloevent.id - Solo Run Fest 2026 kembali digelar, memasuki tahun keempat penyelenggaraannya ajang lari...

Praktik Langsung, Siswa Broadcasting dan Film SMKN 7 Surakarta Gelar Karya Film Pendek dan Video Musik

Soloevent.id - Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 7 Surakarta menggelar kegiatan gelar karya di...

Madreya EO Sukses Gelar “Nge-Lawak Berbudaya” Di Koat Coffee Kartasura

Kartasura, 17 Mei 2026 - Madreya EO, kelompok event organizer yang beranggotakan mahasiswa semester...

More like this

Targetkan 7.000 Pelari: Solo Run Fest 2026 Padukan Olahraga, Budaya & Tren Kalcer!

Soloevent.id - Solo Run Fest 2026 kembali digelar, memasuki tahun keempat penyelenggaraannya ajang lari...

Praktik Langsung, Siswa Broadcasting dan Film SMKN 7 Surakarta Gelar Karya Film Pendek dan Video Musik

Soloevent.id - Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 7 Surakarta menggelar kegiatan gelar karya di...

Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta Gelar Event Kaum Ngalcerun di Kampung Wisata Batik Kauman

Soloevent.id - Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta menggelar kegiatan Kaum Ngalcerun di...