Saturday, April 4, 2026
spot_img
HomeLainnyaKartini dan Perjuangannya Memuliakan Perempuan

Kartini dan Perjuangannya Memuliakan Perempuan

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – April identik dengan Hari Kartini. Setiap tanggal 21 di bulan keempat, masyarakat Indonesia memperingati hari kelahiran R.A. Kartini yang merupakan tokoh emansipasi di Indonesia.

Perjuangan sang Pahlawan Nasional untuk mengangkat derajat perempuan dimuat dalam Habis Gelap Terbitlah Terang. Buku tersebut merupakan kumpulan surat yang ditulis dan dikirimkan Kartini kepada kenalan-kenalannya di Belanda, antara lain Abendanon, Estelle H. Zeehandelaar, Ovink-Soer, dan lain-lain. Lalu, kumpulan surat tersebut dibukukan oleh J.H. Abendanon dengan judul Door Duisternis Tot Licht.

Dalam salah satu surat yang dikirimkan kepada Ovink-Soer pada awal 1900, Kartini mengungkapkan jika dirinya ingin belajar ke Eropa, termasuk kakak dan adiknya. Kartini ingin menjadi guru agar bisa mengajarkan pengetahuan, rasa kasih sayang, dan keadlian seperti yang ia ketahui dari orang-orang Eropa tersebut.



Ada kutipan dalam bukunya, “Bila dengan sebenarnya hendak memajukan peradaban, maka haruslah kecerdasan pikiran dan kecerdasan budi sama-sama dimajukan.”

Kartini sangat memuliakan kaum perempuan, terutama para ibu. Baginya, ibu adalah sosok yang banyak membantu untuk meninggikan derajat budi manusia. Dari merekalah manusia memperoleh pendidikannya yang pertama. Dari ibu pula manusia belajar merasa, berpikir, dan berkata. Pendidikan pertama itulah, kata Kartini, sangat berpengaruh bagi kehidupan seseorang.

Lewat gagasan yang dituliskannya dalam Habis Gelap Terbitlah Terang, mencerminkan Kartini sebagai sosok perempuan yang menyerap pengetahuan modern. Pemikirannya itu mengkritisi kekangan sistem feodal (dan kolonial) yang menghambat kemajuan masyarakat jajahan di Hindia-Belanda, khususnya para kaum Hawa.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Event Bukan Musik Biasa Hadirkan Musik Religi Etnik Jawa di Taman Budaya Jawa Tengah

Soloevent.id - Perayaan Event Bukan Musik Biasa (BMB) kembali digelar di Pendopo Wisma Seni...

Bakdan Ing Sala 2026: Alasan Kenapa Mudik ke Solo Selalu Bikin Kangen!

Soloevent.id - Liburan lebaran di Kota Solo tahun ini lebih seru dan meriah. Ada...

30 Tahun Miles Films: Merayakan Musik, Sinema, dan Memori di Lokananta

Soloevent.id - Galeri Lokananta menggelar Pameran kolaborasi unik berbagai komunitas bertajuk "Lorong Antara Kita"....

More like this

Solo Full Energi! 35 Kabupaten/Kota Tumpah Ruah di FORDA Jateng, Aksi Battle Dance Curi Perhatian di CFD!

Soloevent.id - Festival Olahraga Masyarakat Daerah (FORDA) Jawa Tengah 2025 digelar pada 5 hingga...

5 Artis Indonesia yang Suka Lari Maraton: Dian Sastrowardoyo Hingga Gisella

Soloevent.id - Dibandingkan dengan jenis olahraga lain, lari dikenal sebagai olahraga paling ekonomis dan...

Rapma FM Rayakan Milad ke-28 Lewat Rapmafest #12

Soloevent.id - Surakarta, 3 Agustus 2025 – Rapma FM, radio komunitas di bawah naungan...