Wednesday, July 1, 2026
HomeSeni dan BudayaSambut Hari Wayang Dunia, Isi Surakarta Gelar Pagelaran Wayang Di Dua Tempat

Sambut Hari Wayang Dunia, Isi Surakarta Gelar Pagelaran Wayang Di Dua Tempat

Published on

- Advertisement -spot_img

ISI SURAKARTA DEKLARASIKAN HARI WAYANG DUNIA

Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta memberanikan diri mengadakan acara untuk menyambut Hari Wayang Dunia. ISI sudah lama merencanakan mengadakan acara Hari Wayang Dunia yang telah diresmikan sejak 7 November 2003. Walaupun dulunya susah terealisasikan, kini dengan dorongan Rektor dan beberapa pendukung acara, ISI mampu mengadakan Hari Wayang Dunia. Selain rektor, guru besar dan dosen ISI Surakarta, acara ini juga dihadiri oleh wakil menteri, wakil dari pemerintahan, rektor-rektor yang institusinya bekerjasama dengan ISI Surakarta dan juga Dalang Podusuko Paguyuban Surakarta. Acara ini digelar pada tanggal 6-8 November 2015 dan berada di dua tempat. Tempat pertama yaitu di depan gedung rektorat ISI Surakarta yang dikhusukan untuk Wayang Purwo dan Wayang Gedhog. Kedua di teater kecil ISI Surakarta yang dikhususkan untuk Wayang Kancil, Wayang Kampong Sebelah, Wayang Kroncong, Wayang Wahyu, Wayang Walisanga, Wayang Kolaborasi Jawa Timuran, Wayang Kulit Menak, Wayang Golek Cepak, dan Wayang Sendosa.

Tidak ada alasan untuk tidak melestarikan budaya sendiri. Alasan itulah yang menjadi pondasi kuat terselenggranya Hari Wayang Dunia di ISI Surakarta. Sudarsono, S.Kar, M.Si selaku ketua panitia mengatakan, “Karna wayang mendapat penghargaan UNESCO sebagai masterpiece Karya Agung. Kalo kita sebagai orang jawa tidak melestarikan kan malu. Orang luar saja memberikan penghargaan seperti itu dan ini belum ada yang mendeklarasikan. Maka dari itu dari dorongan rektor, akhirnya ISI memberanikan diri mendeklarasikan Hari Wayang Dunia.”

Hari Wayang Dunia diharapkan bisa mengikuti kesuksesan Hari Tari Dunia. “Wayang itu yang pokok pelestarian. Karena generasi muda sekarang mulai agak jauh dari pelestarian nilai budaya jawa. Kan wayang seolah-olah sudah menyatu dengan orang jawa. Maka dari itu temanya Wayangku Jiwaku. Diharapkan generasi muda mulai mencintai wayang. Mencintai kan tidak harus jadi seniman. Yang penting sudah senang melihat itu namanya mencintai. Itu sudah mendukung pelesatarian”, ujar Sudarsono, S.Kar, M.Si

Selain ada pagelaran wayang, ada juga pameran wayang-wayang kebanggan dalang dan pameran seni rupa di lobby pasca sarjana ISI Surakarta. Dalam pameran itu antara lain ada Wayang Boneka, Lukis Cermin, Wayang Kulit, Lukisan, Keris, Topeng, Wayang Gedhog, Wayang Kulit Purwa dan Wayang Babad Nusantara. Seniman yang menampilkan hasil karya tersebut antara lain Ki. Agus Birana, Ki Purbo Asmoro, Trisno Santoso, Rudy Wiratama dan lain-lain.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Jamming Session Road to Intimate Concert Sandhy Sondoro di Canting Londo Kitchen – Hotel Zigna Kampung Batik

Soloevent.id - Zigna Kampung Batik Laweyan akan menggelar acara musik berkualitas dengan menghadirkan musisi...

Lomba Cerdas Cermat “Jawara Kenduren” Meriahkan Event Adikarya Fest Kenduren UMKM 2026

Soloevent.id - Bank Indonesia Solo kembali menggelar acara Adikarya Fest Semarak Kenduren UMKM 2026...

Atraksi Komunitas Solo Roller Blade, BMX dan Skateboard Meriahkan HUT Solo Car Free Day ke-16

Soloevent.id - Hari Ulang Tahun (HUT) Solo Car Free Day Solo Digelar Secara Meriah...

More like this

Gurihnya Jenang Suro Gratis di Pasar Triwindu, 500 Porsi Ludes!

Soloevent.id - Paguyuban Pedagang Pasar Triwindu Solo menggelar tradisi unik bulan suro yaitu tradisi...

Solo Heritage Festival 2026 Hadirkan Panggung Awarding di Taman Balekambang Solo

Soloevent.id - Solo Heritage Festival 2026 kembali digelar pada Jumat-Minggu (12-14/6/2026) di Taman Balekambang...

Kirab Bhinneka Gandekan 2026, Tampilkan Berbagai Potensi Budaya Kelurahan Gandekan

Soloevent.id - Kirab Bhinneka Gandekan kembali digelar di Kelurahan Gandekan Solo, Senin (1/6/2026). Event...