Tuesday, October 20, 2026
HomeSeni dan BudayaDjongko : Yang Boleh Dieksplor Hanyalah Bahan, Bukan Motif

Djongko : Yang Boleh Dieksplor Hanyalah Bahan, Bukan Motif

Published on

- Advertisement -spot_img

DJONGKO YANG BOLEH DIEKSPLOR HANYALAH BAHAN, BUKAN MOTIF

Kota Solo bakal punya hajat lagi. Jumat-Minggu (2-4/10/2015) mendatang, acara fashion show terakbar di Kota Bengawan, Solo Batik Fashion, bakal dihelat kembali. Event tahunan yang telah memasuki edisi ketujuh ini, akan digelar di Halaman Balaikota Solo.

Tahun ini, Solo Batik Fashion mengambil tema “Warisan”. “Yang namanya warisan adalah sesuatu yang perlu diperhatikan dan dijaga dengan baik. Batik adalah salah satu warisan yang perlu diuri-uri,” jelas Ketua Umum Solo Batik Fashion 2015, Djongko Rahardjo, dalam jumpa pers, Rabu (30/9/2015) di Syailendra Ballroom The Sunan Hotel Solo.

“Mungkin hal tersebut terdengar klise. Tapi dari event ini kami ingin memelihara batik secara lebih baik,” tambah Djongko. Cara yang dilakukannya adalah mengajak ke-24 desainer yang berpartisipasi di Solo Batik Fashion 2015, untuk melakukan eksplorasi batik sesuai perkembangan zaman.

Namun, Djongko menggarisbawahi, yang boleh dieksplor hanyalah bahan, bukan motif. “Karena motif batik adalah perlambang kehidupan. Banyak kandungan filosofis di dalamnya. Yang boleh dieksplor adalah materialnya, tidak melulu dengan cotton atau sutra,” kata dia.

Solo Batik Fashion 2015 akan menjadi ajang bagi 24 desainer dari dalam maupun luar Kota Solo, untuk mengeksplorasi batik. Menurut Public Relations Solo Batik Fashion 2015, Retno Wulandari, perancang busana yang tampil di tahun ini kebanyakan adalah desainer muda dan nama-nama baru di industri fashion.

“Anak muda diharapkan menjadi agent of change yang bisa mengelaborasi batik sebagai warisan adiluhur Tanah Air,” tuturnya.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Potensi 11 Kelurahan Bersatu di Srawung Budaya Jebres 2026

Soloevent.id - Budaya seringkali dipandang sebagai hambatan dalam pembangunan. Padahal budaya sebenarnya dapat menjadi...

Misteri Rumah Tua & Ritual Sesat: Siap-Siap Nonton Film Rambut Sewu 5 November!

Soloevent.id - Genre film horor masih menjadi genre yang banyak diminati oleh penonton. Dengan...

Merawat Tradisi, Merawat Bumi: Parade Kreativitas 15 RW di Kirab Hajatan Ageng Jagalan

Soloevent.id - Kirab Budaya Hajatan Ageng Jagalan (HAJ) Kelurahan Jagalan kembali digelar di Kelurahan...

More like this

Potensi 11 Kelurahan Bersatu di Srawung Budaya Jebres 2026

Soloevent.id - Budaya seringkali dipandang sebagai hambatan dalam pembangunan. Padahal budaya sebenarnya dapat menjadi...

Merawat Tradisi, Merawat Bumi: Parade Kreativitas 15 RW di Kirab Hajatan Ageng Jagalan

Soloevent.id - Kirab Budaya Hajatan Ageng Jagalan (HAJ) Kelurahan Jagalan kembali digelar di Kelurahan...

Panggung Budaya Mahasiswa Internasional UNS di UNS Cultural Night 2026

Soloevent.id - Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar UNS Cultural Night (UCN) 2026 dengan...