Saturday, July 18, 2026
HomeSeni dan BudayaMaskot SIPA 2015 Tampilkan Dua Pentas Tari

Maskot SIPA 2015 Tampilkan Dua Pentas Tari

Published on

- Advertisement -spot_img

maskot sipa 2015

Di tiap tahunnya, Solo International Performing Art (SIPA) selalu mempunyai maskot. Jika 2014 lalu Tunku Atiah – putri Malaysia berdarah Mangkunegaran – dipilih sebagai maskot, maka di tahun ini seniman tari asal Kota Solo bernama Fajar Satriadi didaulat sebagai maskot SIPA 2015.

Di malam pembukaan SIPA 2015, Kamis (10/9/2015), Fajar dan Sanggar Semarak Candra Kirana akan menampilkan sebuah pertunjukan tari berjudul “Gula Klapa Mandala”. Dalam jumpa pers, pria yang memulai karir dari pentas tari “On and On” pada 1990 itu, mengatakan “Glupa Klapa Mandala” adalah perwujudan cinta kasih kepada manusia, alam, dan Tuhan.

“Gula kelapa menjadi bendera Kerajaan Majapahit. Warna merah dan putih dipilih sebagai lambang dari sperma dan darah. Jika ditarik lebih luas lagi, itu menyimbolkan spiritualitas yang baik dan kesuburan alam. Dari tarian tersebut saya mengajak penonton untuk menjaga hubungan antarmanusia dengan manusia, manusia dengan alam, dan manusia dengan Tuhan,” jelas Fajar Satriadi, Selasa (8/9/2015), di Hotel Aziza.

Selain tarian pembuka, lulusan S2 Institut Seni Indonesia (ISI) Solo itu juga bakal menampilkan sajian tari yang berjudul “Suara Angin”. Karya ini pernah dipentaskan Fajar di Jepang, beberapa waktu yang lalu. Tarian tersebut terinspirasi oleh suara angin yang “bernyanyi”. Suaranya bak raksasa yang sedang mendengkur.

Nah, karya-karya Fajar Satriadi dan delegasi-delegasi dalam dan luar negeri, bisa dinikmati di SIPA 2015, yang akan digelar di Benteng Vastenburg, Kamis-Sabtu (10-12/9/2015).

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Surakusuma: Memaknai Bulan Sura Melalui Tiga Laku Waktu

Dalam menyambut Bulan Sura, Mangkunegaran menghadirkan Surakusuma, sebuah instalasi yang mengajak masyarakat memaknai pergantian...

Keroncong Majestic! Solo Keroncong Festival 2026 Siap Digelar di Alun-Alun Utara

Soloevent.id - Solo Keroncong Festival (SKF) 2026 sebagai event budaya tahunan yang mengukuhkan Kota...

Pitoelas : Pitulungan lan Welas! Kemegahan Solo Batik Carnival ke-17 Mengguncang Solo

Soloevent.id - Kota Solo kembali menggelar acara Solo Batik Carnival (SBC) pada Sabtu (11/7/2026)....

More like this

Surakusuma: Memaknai Bulan Sura Melalui Tiga Laku Waktu

Dalam menyambut Bulan Sura, Mangkunegaran menghadirkan Surakusuma, sebuah instalasi yang mengajak masyarakat memaknai pergantian...

Keroncong Majestic! Solo Keroncong Festival 2026 Siap Digelar di Alun-Alun Utara

Soloevent.id - Solo Keroncong Festival (SKF) 2026 sebagai event budaya tahunan yang mengukuhkan Kota...

Pitoelas : Pitulungan lan Welas! Kemegahan Solo Batik Carnival ke-17 Mengguncang Solo

Soloevent.id - Kota Solo kembali menggelar acara Solo Batik Carnival (SBC) pada Sabtu (11/7/2026)....