Solo, 6 Agustus 2026 – Korea Tourism Organization (KTO) Jakarta kembali memperkuat promosi pariwisata Korea di Indonesia melalui penyelenggaraan Korea Tourism Seminar Solo 2026 yang berlangsung di Grand Mercure Solo Baru pada 6 Agustus 2026. Seminar ini dihadiri oleh travel agent dan pelaku industri pariwisata dari Solo, Yogyakarta, dan Semarang sebagai bagian dari upaya mempererat kerja sama dengan industri pariwisata di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Melalui seminar ini, KTO memperkenalkan berbagai perkembangan terbaru sektor pariwisata Korea yang dapat menjadi referensi bagi pelaku industri dalam mengembangkan produk wisata ke Korea.
Tren kunjungan wisatawan Indonesia ke Korea terus menunjukkan pertumbuhan yang positif pada tahun 2026. Berdasarkan data statistik terbaru, jumlah kunjungan wisatawan Indonesia ke Korea pada periode Januari – Juni 2026 mencapai 224.524 orang, menjadikan Indonesia sebagai penyumbang wisatawan mancanegara terbesar ke-3 di kawasan ASEAN bagi Korea pada semester pertama tahun ini. Pencapaian tersebut mencerminkan tingginya minat masyarakat Indonesia terhadap Korea sebagai destinasi wisata sekaligus menunjukkan semakin eratnya hubungan pariwisata antara kedua negara.

Peningkatan tersebut didukung oleh berbagai faktor yang semakin mempermudah masyarakat Indonesia untuk berkunjung ke Korea. Selain semakin berkembangnya konektivitas penerbangan antara Indonesia dan Korea, Pemerintah Korea juga memberlakukan Program Bebas Visa Sementara bagi Wisatawan Grup Indonesia hingga 31 Desember 2026.
Di sisi lain, meningkatnya popularitas budaya Korea, semakin beragamnya pengalaman wisata yang ditawarkan, serta kolaborasi yang terus terjalin bersama pelaku industri pariwisata di Indonesia turut mendorong minat masyarakat Indonesia untuk menjadikan Korea sebagai salah satu destinasi wisata favorit.
Seiring dengan perkembangan tersebut, KTO terus menghadirkan berbagai program promosi untuk memperkenalkan pesona Korea kepada masyarakat Indonesia melalui berbagai tema wisata. Selain wisata Hallyu, promosi juga difokuskan pada beragam pengalaman wisata lainnya, mulai dari Muslim-friendly Tourism, Medical & Wellness Tourism, Educational Tourism, hingga MICE Tourism. Berbagai tema wisata tersebut menjadi fokus promosi sepanjang tahun 2026 sebagai bagian dari upaya memperkenalkan Korea dari berbagai sisi kepada wisatawan Indonesia.
Melihat tingginya minat masyarakat Indonesia terhadap Korea, KTO terus mempererat kerja sama dengan travel agent sebagai mitra strategis dalam memperluas promosi pariwisata Korea di Indonesia. Melalui Korea Tourism Seminar Solo 2026, informasi terbaru mengenai Program Bebas Visa Sementara, perkembangan destinasi wisata Korea, serta berbagai program dukungan bagi pelaku industri pariwisata turut disampaikan untuk mendukung pengembangan produk wisata ke Korea.

“Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan wilayah yang memiliki potensi cukup besar dalam pengembangan wisata ke Korea. Melalui Korea Tourism Seminar Solo 2026, kami berharap dapat memperkuat kerja sama dengan travel agent dan pelaku industri pariwisata di wilayah ini agar semakin banyak masyarakat Indonesia yang memperoleh informasi terbaru mengenai pariwisata Korea serta berbagai kemudahan perjalanan yang kini tersedia untuk berkunjung ke Korea,” ujar Direktur Korea Tourism Organization Jakarta Office, Kim Jisun.
Sebagai bagian dari rangkaian promosi tersebut, KTO juga akan menghadirkan KTO Pop Up Booth di Pakuwon Mall Yogyakarta pada 7 – 9 Agustus 2026. Selama tiga hari, masyarakat dapat memperoleh informasi mengenai destinasi wisata Korea, Program Bebas Visa Sementara, serta mengikuti berbagai aktivitas interaktif, seperti membuat postcard bertema Korea dan Korea Snap Challenge. Pengunjung juga berkesempatan memenangkan berbagai hadiah menarik, seperti Samsung Galaxy Buds FE 3 dan album BTS “Arirang”.
“Kami juga mengundang masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya untuk mengunjungi KTO Pop Up Booth di Pakuwon Mall Yogyakarta. Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat memperoleh berbagai informasi mengenai pariwisata Korea sekaligus menikmati beragam aktivitas yang telah kami siapkan.” tambah Kim Jisun dalam Korea Tourism Seminar Solo 2026 (6/8).
Melalui rangkaian kegiatan ini, KTO berharap dapat terus memperkuat kerja sama dengan pelaku industri pariwisata Indonesia sekaligus meningkatkan minat masyarakat Indonesia untuk berkunjung ke Korea. Dengan semakin mudahnya akses perjalanan dan beragam pilihan pengalaman wisata yang ditawarkan, Korea diharapkan dapat terus menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan Indonesia.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai Program Bebas Visa Sementara, daftar Authorized Travel Agent, serta informasi terbaru mengenai destinasi wisata Korea, masyarakat dapat mengikuti kanal resmi Korea Tourism Organization Indonesia melalui Instagram @ktoid dan situs resmi www.visitkorea.or.id.




