Wednesday, May 20, 2026
HomeSeni dan BudayaBerlangsung Meriah, Tradisi Grebeg Getuk Diadakan Kembali di Magelang

Berlangsung Meriah, Tradisi Grebeg Getuk Diadakan Kembali di Magelang

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Setelah sempat vakum selama empat tahun akibat pandemi covid-19, kemeriahan tradisi grebek getuk bisa kembali dirasakan oleh masyarakat Magelang. Event tahunan ini digelar pada hari Minggu, 28 April 2024 kemarin di alun-alun setempat. Acara ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Magelang ke-1118 tahun yang jatuh pada 11 April 2024 kemarin.

Dalam gelaran tersebut, ribuan warga saling berjubel memadati Jl. Ahmad Yani hingga alun-alun. Ada lima gunungan yang diarak dan setelah sampai di alun-alun langsung diperebutkan oleh pengunjung. Pembuatan gunungan ini sendiri membutuhkan sekitar dua kuintal getuk dan langsung habis dalam waktu dua menit saja.

Dimulai sekitar pukul 08.00 WIB, grebek getuk diawali dengan upacara adat bernama perdikan Mantyasih, kemudian dilanjutkan dengan kirab prajurit yang mengiringi gunungan palawija. Selanjutnya ada penampilan dari grup marching band Taruna Akmil, pembacaan doa, atraksi tarian kolosal, dan diakhiri dengan acara inti rebutan gunungan.

Identitas Kota Magelang

Walikota Magelang, Muchamad Nur Aziz menyebutkan, grebeg getuk merupakan sarana untuk menelaah sejarah berdirinya Kota Magelang. Selain itu juga menjadi wujud pelestarian budaya dan menguatkan jati diri atau identitas Magelang sebagai kota getuk. Melalui atraksi ini pula diharapkan makin banyak wisatawan yang tertarik berkunjung ke Magelang.

Agar terlihat lebih menarik dan gaungnya bisa menggema hingga ke seluruh Indonesia bahkan mancanegara, Nur Aziz menegaskan pihaknya akan terus melakukan perubahan terhadap acara menarik ini. Sehingga kemasannya dapat menyesuaikan dengan kemajuan dan perkembangan zaman.

Menurutnya, jika tampilannya stagnan saja tentu akan menjadi tidak menarik dan harus selalu ada pembaruan. Misalnya apabila dahulu kepala daerah yang diarak, maka untuk saat ini yang dimunculkan adalah duta wisata sehingga tidak menimbulkan rasa bosan.

Melalui beritasatu.com panitia grebek getuk, Sugeng Priyadi turut menyampaikan jika tradisi ini merupakan tradisi turun temurun. Untuk tahun ini, jumlah gunungan yang dibuat ada lima dan masing-masing memiliki arti atau makna yang berbeda-beda.

Satu gunungan yang ukurannya paling besar merupakan simbol Gunung Tidar yang selama ini diyakini oleh masyarakat setempat sebagai paku tanah Jawa. Sedangkan empat gunungan yang memiliki ukuran lebih kecil dijadikan sebagai lambang gunung lain yang mengitari Magelang, yakni Gunung Merapi, Merbabu, Semeru, dan Sumbing.

Selain itu masih ada gunungan lain yang ukurannya lebih kecil lagi dan jumlahnya ada tujuh belas yang semuanya terbuat dari hasil panen palawija. Keberadaannya merupakan simbol atau petunjuk bahwa Kota Magelang itu terbagi dalam tujuh belas kelurahan.

Di sisi lain Sugeng juga menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat turut membantu meningkatkan perekonomian daerah dan getuk bisa semakin dikenal di kancah yang lebih luas. Apalagi mengingat sejak dulu Magelang sudah kondang dengan sebutan Kota Getuk, sehingga bisa dijadikan pula sebagai pengangkat daya saing.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Meski Balon Udara Gagal Terbang, Warga Tetap Padati Alun-Alun Utara Solo

Soloevent.id - Belasan balon udara yang disiapkan manajemen Bank Jateng Syariah Cabang Solo dalam...

Dari Kuliner Viral sampai Guyon Waton, Ini Keseruan Uleg Bazar Kuliner 2026 di Mangkunegaran

Soloevent.id - Uleg Bazar Kuliner (UBK) 2026 digelar pada 14 hingga 17 Mei 2026...

Pre-Event Solo Batik Carnival ke-17 Kenalkan Tema “Pitoelas” di The Park Mall Solo Baru

Soloevent.id - Pre-Event Pertama Solo Batik Carnival ke-17 digelar di Atrium The Park Mall...

More like this

Pre-Event Solo Batik Carnival ke-17 Kenalkan Tema “Pitoelas” di The Park Mall Solo Baru

Soloevent.id - Pre-Event Pertama Solo Batik Carnival ke-17 digelar di Atrium The Park Mall...

Semarak Budaya Indonesia 2026 Kembali Hadir di Solo Bawa Semangat “Swarna Bumi Bahari”

Soloevent.id - Semarak Budaya Indonesia (SBI) 2026 sebagai agenda tahunan Kota Surakarta kembali digelar...

26 Delegasi Dari 23 Daerah Siap Meriahkan Event Semarak Budaya Indonesia 2026

Soloevent.id - Semarak Budaya Indonesia (SBI) 2026 kembali menghadirkan perhelatan budaya yang mempersatukan keberagaman...