Thursday, February 19, 2026
spot_img
HomePameranAda Karya Seni Liping dan Lukis Bakar di Pasar Seni Solo Art...

Ada Karya Seni Liping dan Lukis Bakar di Pasar Seni Solo Art Market Ngarsopuro

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Solo Art Market (SAM) #48 kembali digelar di Pedestrian Ngarsopuro Solo, Minggu (21/1/2024). Pameran barang seni dan ekonomi kreatif ini digelar rutin dua kali dalam sebulan yaitu pada hari Minggu pertama dan ketiga setiap bulannya.

Pasar seni dan ekonomi kreatif ke-48 ini diikuti sekitar 126 pelaku UMKM Soloraya dengan memamerkan berbagai macam produk yang telah diseleksi ketat oleh para kurator. Solo Art Market merupakan ruang kreatif bagi para kreator seni, lukis, crafter untuk meningkatkan ekonomi dan menarik wisatawan.

Solo Art Market kini menjadi salah satu pasar wisata produk ekonomi kreatif dengan beragam kerajinan handmade yang unik dan menarik. Berbagai produk kerajinan tersebut salah satunya adalah Lukisan Pyrography (Lukisan Bakar). Lukis Bakar dari Rumah Classic Store ini sudah berdiri sejak 20 September 2021 di Surakarta. Pemilik usaha ini merupakan seorang Kakak beradik yang bernama Setyawan & Catur.

Keunikan dari lukis bakar ini terletak pada proses membuatnya. Teknik melukisnya menggunakan sebuah adaptor kecil yang dihubungkan ke sebuah alat pen menyerupai solder listrik yang telah dimodifikasi. Alat pen ini mengeluarkan bara api yang dapat digunakan sebagai “tinta” untuk melukis. Suhu panasnya juga diatur menyesuaikan warna yang diinginkan. Sementara untuk media lukis yang digunakan yaitu Kayu Jati Londo, Kayu Pinus, Kayu Asem dan Kayu Mahoni. Satu lukis bakar biasa dihargai 150 ribu, tergantung media bahan dan tingkat kerumitan pesanan.

Selain itu, ada karya Seni Liping JopaJapu dan Ukiran Sandal Jepit Sapit Uwos. Karya Seni Liping atau dikenal dengan seni diorama adalah sebuah bentuk karya seni yang bentuknya berupa visualisasi tiga dimensi tentang cerita rakyat, tokoh, hewan atau cerita-cerita jaman dulu.

Bejo Wage Suu pengrajin seni liping JopaJapu membuat karakter seni liping menggunakan bahan dasar kayu pinus yang dipahat. Pengrajin seni liping ini tidak menggunakan cetakan dalam membuat suatu karakter sehingga hasilnya akan berbeda satu sama lainnya.

Selain berbagai karya kerajinan kreatif, Solo Art Market #48 juga menggelar workshop diantaranya melukis gerabah, hand sewing dompit koin dan medium pouch, seni origami, lampu meja dari akar kayu dan ranting dan merangkai bunga.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Rayakan Hari Jadi ke-281 Kota Solo, Ribuan Warga Serbu Koridor Ngarsopuro demi Jenang

Soloevent.id - Festival Jenang Solo kembali digelar pada Selasa (17/2/2026) di Koridor Ngarsopuro. Acara ...

Heritage in Harmony: Saat Akulturasi Budaya Jawa-Tionghoa Bersatu di Panggung Imlek Solo

Soloevent.id - Puncak perayaan imlek di Kota Solo digelar dengan panggung hiburan semarak heritage...

Symphony Ramadhan di Mercure Solo: Nikmati Harmoni Menu Dunia di Jantung Kota

Soloevent.id - Bulan Ramadhan identik dengan momen berbuka puasa bersama keluarga, rekan dan komunitas....

More like this

Rayakan Hari Jadi ke-281 Kota Solo, Ribuan Warga Serbu Koridor Ngarsopuro demi Jenang

Soloevent.id - Festival Jenang Solo kembali digelar pada Selasa (17/2/2026) di Koridor Ngarsopuro. Acara ...

Heritage in Harmony: Saat Akulturasi Budaya Jawa-Tionghoa Bersatu di Panggung Imlek Solo

Soloevent.id - Puncak perayaan imlek di Kota Solo digelar dengan panggung hiburan semarak heritage...

Kegiatan Bersih-Bersih Menyambut Tahun Baru Imlek di Mangkunegaran

Surakarta,   14 Februari 2026. Mangkunegaran bersama komunitas Tionghoa di Surakarta mengadakan kegiatan Bersih-Bersih Mangkunegaran...