Wednesday, October 21, 2026
HomeSeni dan BudayaUsai Bertemu Dato Sri Tahir, Gibran Pilih Operator Museum Asal Kanada

Usai Bertemu Dato Sri Tahir, Gibran Pilih Operator Museum Asal Kanada

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.Id – Proses pembangunan Museum Budaya, Sains dan Teknologi Bengawan Solo semakin menunjukan titik terang. Inisiator dari proyek tersebut, Dato Sri Tahir telah menggelar pertemuan bersama Walikota Surakarta, Gibran Rakabumingraka pada Rabu pagi, 24 Mei 2023 di Balaikota Surakarta.

Melalui pertemuan tersebut muncul kesepakatan bahwa Museum Budaya, Sains, dan Teknologi Bengawan Solo akan dioperatori oleh kontraktor dari Kanada. Perusahaan ini punya banyak pengalaman dalam urusan pengelolaan museum dan sangat terkenal di mancanegara.

Usai mengadakan pembicaraan Gibran mengungkapkan, selama ini operator tersebut sudah sering melakukan kerjasama dengan berbagai museum di luar negeri. Sebagian besar merupakan museum yang sangat bagus.

Progres Pembangunan Museum

Selanjutnya dijelaskan pula, hingga sekarang proses pembangunan Museum Budaya, Sains, dan Teknologi Bengawan Solo sudah mendapat pelaksana pembangunan dan kontraktor tersebut berasal dari Indonesia. Dalam pelaksanaan proyek ini tak ada yang berubah, semua sesuai dengan video beserta foto yang pernah dipublikasikan.

Pada sisi yang lain Gibran berpendapat, pemilihan nama Museum Budaya, Sains, dan Teknologi Bengawan Solo itu terlalu panjang. Untuk itu dia ingin mencari nama lain yang lebih singkat namun tetap pas agar mudah dihapal oleh masyarakat.

Sementara itu Dato Sri Tahir mengaku apabila kedatangannya di Kota Solo memang punya tujuan khusus, yaitu membicarakan kelanjutan proyek pembangunan museum. Untuk itu saat menemui Gibran, dia mengikutsertakan kontraktor. Selain itu dia juga berharap operator dari Kanada bisa segera datang untuk memberi penjelasan lengkap tentang apa saja yang jadi kebutuhan.

Sebelum pertemuan berlangsung, Gibran telah menyambut kehadiran Dato Sri Tahir di Bandar Udara Internasional Adi Soemarmo. Selanjutnya bersama perwakilan dari kontraktor, mereka langsung menuju Balaikota Surakarta untuk menggelar pertemuan tertutup secara lebih intensif.

Museum Budaya, Sains, dan Teknologi Bengawan Solo merupakan suatu proyek yang didanai oleh Dato Sri Tahir melalui Tahir Foundation dengan anggaran antara Rp400 miliar hingga Rp600 miliar. Setelah berdiri, akan menjadi museum terbesar di Jawa Tengah.

Adapun lokasi pembangunannya terletak di lahan milik Pemerintah Kota Surakarta, persisnya di Perusahaan Umum Daerah Pergudangan dan Aneka Usaha Pedaringan di Kecamatan Jebres. Lokasi ini sangat mudah diakses berada di pinggir jalan besar dan dilewati oleh transportasi publik khususnya bus kota dan angkutan kota.

Setelah jadi nanti, museum tersebut akan terdiri dari beberapa bagian seperti museum budaya, ilmu pengetahuan alam, ilmu pengetahuan dasar, hingga museum astronomi dan antariksa. Selain itu masih dilengkapi dengan taman bunga, taman hutan, permaculre dan ruang piknik dengan wahana permainan di atas hamparan rumput.

Menurut target yang telah dibuat, pembangunan proyek skala besar ini butuh waktu selama dua tahun. Tak hanya hadir sebagai objek wisata, museum tersebut juga akan menjadi pusat penelitian, pendidikan, dan diskusi ilmiah.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Potensi 11 Kelurahan Bersatu di Srawung Budaya Jebres 2026

Soloevent.id - Budaya seringkali dipandang sebagai hambatan dalam pembangunan. Padahal budaya sebenarnya dapat menjadi...

Misteri Rumah Tua & Ritual Sesat: Siap-Siap Nonton Film Rambut Sewu 5 November!

Soloevent.id - Genre film horor masih menjadi genre yang banyak diminati oleh penonton. Dengan...

Merawat Tradisi, Merawat Bumi: Parade Kreativitas 15 RW di Kirab Hajatan Ageng Jagalan

Soloevent.id - Kirab Budaya Hajatan Ageng Jagalan (HAJ) Kelurahan Jagalan kembali digelar di Kelurahan...

More like this

Potensi 11 Kelurahan Bersatu di Srawung Budaya Jebres 2026

Soloevent.id - Budaya seringkali dipandang sebagai hambatan dalam pembangunan. Padahal budaya sebenarnya dapat menjadi...

Merawat Tradisi, Merawat Bumi: Parade Kreativitas 15 RW di Kirab Hajatan Ageng Jagalan

Soloevent.id - Kirab Budaya Hajatan Ageng Jagalan (HAJ) Kelurahan Jagalan kembali digelar di Kelurahan...

Panggung Budaya Mahasiswa Internasional UNS di UNS Cultural Night 2026

Soloevent.id - Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar UNS Cultural Night (UCN) 2026 dengan...