Saturday, August 8, 2026
HomeSeni dan BudayaPAKASA Gelar Pekan Seni dan Ekonomi Kreatif

PAKASA Gelar Pekan Seni dan Ekonomi Kreatif

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Paguyuban Kawula Keraton Surakarta (PAKASA) menggelar acara puncak pekan seni dan ekonomi kreatif di Sasana Sumewa Pagelaran Keraton Sukarta Hadiningrat, Minggu (5/12). Acara tersebut berlangsung selama beberapa hari mulai tanggal 30 November hingga 5 Desember. Acara ini sekaligus sebagai perayaan ulang tahun ke-90 yang dihadiri seluruh jajaran elemen Lembaga Dewan Adat Keraton Kasunanan Surakarta. Ada sekitar 19 kabupaten, diantaranya Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Puncak acara ditandai dengan kirab budaya Prajurit Keraton antara lain Prajurit Tamtomo, Parjurit Soro Geni, Parjurit Prawiro Anom, Parjurit Jayeng Astro, Parjurit Doropati, Parjurit Joyosuro. Selanjutnya, Paguyuban Bergada SMK PGRI 1 Ponorogo, 27 Reog (Ponorogo dan Sukoharjo), Topeng Ireng (Boyolali), Bergada Pecut Brahmastra Surakarta, Pakasa Cabang Trenggalek, Pakasa Saraya Setya, Pakasa Cabang Klaten, Pakasa Cabang Cilacap, Jaran Barong (Trenggalek), Kethek Ogleng (Pacitan).

Setelah kirab budaya selesai, acara selanjutnya pentas tari di Panggung Sasana Sumewa Pagelaran Keraton Surakarta Hadiningrat. Penampilan pertama yaitu Tari Ngremo, ada tiga penari yang secara luwes menarikan tarian tersebut.

Tari Ngremo sendiri berasal dari Sidoharjo. Tarian ini adalah salah satu tarian untuk penyambutan tamu yang ditampilkan oleh satu atau beberapa orang. Acara masih dilanjutkan dengan penampilan Tari Dewi Srikandi asal Sidoharjo, tarian tersebut bercerita tentang perangnya Srikandi dan Mustokoweni dalam memperebutkan Jamus Kalimasada. Lalu, penampilan Tari Bapang asal Malang, tarian ini merupakan sebuah gambaran seseorang pemuda dari seberang yang gagah, pemberani, jujur dan pantang menyerah atau juga disebut Tari Topeng Malangan. Terakhir, penampilan Tari Putri Batik Jenggolo asal Sidoharjo.

Selain kirab budaya juga digelar pameran UKM, Karawitan, Wayang Kulit dll. Acara Pagelaran ini juga sebagai upaya pelestarian kearifan lokal lewat pertunjukan seni budaya dan pameran produk kerajinan.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Korea Tourism Organization Perkuat Kerja Sama denganIndustri Pariwisata melalui Korea Tourism Seminar Solo 2026

Solo, 6 Agustus 2026 – Korea Tourism Organization (KTO) Jakarta kembali memperkuat promosi pariwisata...

Resmi Diumumkan! “Gondrong” Gunarto Terpilih Jadi Ambassador SIPA 2026.

Soloevent.id - Solo International Performing Arts (SIPA) 2026 dengan bangga memperkenalkan "Gondrong" Gunarto sebagai...

Pecah Maksimal! Trio Macan, Denny Caknan hingga NDX AKA Sukses Goyang De Tjolomadoe.

Soloevent.id - Ribuan orang joget bareng di konser FYP (FestivalnYa Pedangdut) di De Tjolomadoe,...

More like this

Resmi Diumumkan! “Gondrong” Gunarto Terpilih Jadi Ambassador SIPA 2026.

Soloevent.id - Solo International Performing Arts (SIPA) 2026 dengan bangga memperkenalkan "Gondrong" Gunarto sebagai...

Melihat Replika Kapal Jung Jawa di Pameran Museum Keliling Abhinawa Bhumi #2 Ndalem Djojokoesoeman.

Soloevent.id - Pameran Museum Keliling Abhinawa Bhumi #2 digelar di Rumah Kabudayan Ndalem Djojokoesoeman,...

Kolaborasi Lintas Generasi di Satu Panggung Solo Keroncong Festival 2026

Soloevent.id - Solo Keroncong Festival (SKF) 2026 kembali digelar pada Sabtu (18/7/2026) di Alun-Alun...