Thursday, June 11, 2026
HomeSeni dan BudayaPayung Lukis Roro Jonggrang Itu Seharga Enam Juta Rupiah

Payung Lukis Roro Jonggrang Itu Seharga Enam Juta Rupiah

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Tak hanya menyajikan pertunjukan seni maupun instalasi, Festival Payung Indonesia juga menjadi tempat berkumpulnya para perajin payung dari berbagai kota di Indonesia maupun mancanegara. Director Festival Payung Indonesia Heru Prasetya menjelaskan event ini punya misi untuk mengingkatkan eksistensi industri payung, sekaligus menjadi wadah untuk mempertemukan para pegiatnya dengan pasar baru.

Di Festival Payung Indonesia 2019, kamu bisa menemukan para perajin di sisi utara Garuda Mandala Candi Prambanan. Perajin-perajin itu mengeksplorasi payung dengan sentuhan seni rajut, lukis, perca, dan lainnya.

Salah satunya Jogjavanesia. Perajin payung rajut ini membuat rajutan berbahan dasar serat daun palem. Semuanya dirajut dengan tangan. Harga yang ditawarkan berkisar dari Rp200 ribu-Rp300 ribu. Perajin payung rajut lainnya adalah Faiqotul Himmah. Perempuan asal Madura itu juga membikin payung rajut berbahan dasar materi alam, yakni serat daun gebang.

Lain lagi dengan Bebby Batik Art yang membuat payung lukis. Khusus Festival Payung Indonesia 2019 yang diselenggarakan di area Candi Prambanan, ia mengeluarkan payung lukis yang menceritakan legenda Candi Prambanan, Roro Jongrang.



Perajin asal Semarang itu mengaku bahwa proses pembuatan payung lukis Roro Jonggrang memakan waktu seminggu dan dikerjakan oleh sembilan orang: lima orang melukis cerita Roro Jonggrang, satu orang membuat kerangka payung, dua orang mengerjakan tangkai payung, lalu seorang membikin ukiran naga. Payung lukis edisi khusus berukuran besar ini dijual dengan harga Rp6 juta.

Perajin-perajin payung lainnya yang memeriahkan Festival Payung Indonesia 2019 antara lain berasal dari Tasikmalaya, Blitar, Malang, Klaten. Event ini berlangsung dari Jumat-Minggu (6-8/9/2019).

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Targetkan 7.000 Pelari: Solo Run Fest 2026 Padukan Olahraga, Budaya & Tren Kalcer!

Soloevent.id - Solo Run Fest 2026 kembali digelar, memasuki tahun keempat penyelenggaraannya ajang lari...

Praktik Langsung, Siswa Broadcasting dan Film SMKN 7 Surakarta Gelar Karya Film Pendek dan Video Musik

Soloevent.id - Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 7 Surakarta menggelar kegiatan gelar karya di...

Madreya EO Sukses Gelar “Nge-Lawak Berbudaya” Di Koat Coffee Kartasura

Kartasura, 17 Mei 2026 - Madreya EO, kelompok event organizer yang beranggotakan mahasiswa semester...

More like this

Kirab Bhinneka Gandekan 2026, Tampilkan Berbagai Potensi Budaya Kelurahan Gandekan

Soloevent.id - Kirab Bhinneka Gandekan kembali digelar di Kelurahan Gandekan Solo, Senin (1/6/2026). Event...

Edisi Dasawarsa, Festival Literasi Nasional 2026 Gelar Pentas Karya di Pasar Triwindu

Soloevent.id - Festival Literasi Nasional 2026 kembali digelar di Kota Solo, Jumat-Minggu (22-24/5/2026). Ini...

Berjalan Kaki dari Bali ke Borobudur: Cerita 57 Biksu Dunia Singgah di Kota Bengawan

Soloevent.id - Puluhan biksu dari empat negara memulai prosesi Pindapata dan Sanghadana dalam rangka...