Tuesday, February 10, 2026
spot_img
HomeSeni dan Budaya116 Karya Berbahan Batik Truntum Dipamerkan di Batik Art Fest 2018

116 Karya Berbahan Batik Truntum Dipamerkan di Batik Art Fest 2018

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Siapa bilang batik cuma dipakai buat kondangan? Di tangan para desainer, kain yang ditetapkan UNESCO sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Non-bendawi itu juga bisa dikreasikan menjadi busana yang artistik dan megah.

Kreativitas para desainer-desainer muda dan desainer-desainer profesional ditampilkan di kegiatan Batik Art Fashion 2018, Jumat-Sabtu (5-6/10/2018), di Gedung Sungging Prabangkara Kampus II ISI Surakarta.



“Dahayu Niwasana Truntum” jadi tema

Batik motif truntum dipakai oleh para desainer sebagai bahan busana. Motif ini bermakna cinta yang tumbuh kembali. Truntum kerap dijadikan simbol cinta yang tulus tanpa syarat, abadi, dan semakin subur berkembang.

Batik motif truntum diciptakan oleh Kanjeng Ratu Kencana (Permaisuri Sunan Paku Buwana III).

 

Penampilan desainer lokal

Ada lima institusi pendidikan dan tujuh desainer profesional yang tampil di Batik Art Fashion 2018. Di fashion show sesi I di hari pertama ada 3 lembaga pendidikan, yaitu FKIP UNS, ASDI, dan ISI Yogyakarta, serta Batik Masari Kauman by alumni FSRD UNS, yang memamerkan karyanya.

Desainer-desainer yang terlibat di hari kedua adalah Ilham Putra, Indrias Senthir, Ucok Sirait, Uzi Fauziah, Owen Joe, Aryani Widagdo, dan Djongko Rahardjo.

 

Ada 116 karya yang ditampilkan

Enggak hanya busana-busana kasual, para desainer juga membikin gaun dan art wear berbahan batik.

 

Padukan batik dan mainan

Salah satu desainer yang ikutan Batik Art Fest adalah Yoga Adhi Agista. Mahasiswa FKIP UNS bikin konsep unik, yakni memadukan batik dengan aksesoris mainan zaman dulu.

 

Menggunakan batik motif truntum

Bahan-bahan busana yang digunakan menyesuaikan tema, yaitu truntum. Semua model mengenakan motif batik truntum. Para model kelihatan modis mengenakan outfit batik yang dipadukan dengan aksesoris tambahan.

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Mangkunegaran Meresmikan Layanan Ambulans Jenazah dan Pembukaan Kembali Perpustakaan Reksa Pustaka Mangkunegaran

Surakarta, 5 Februari 2026. Mangkunegaran meresmikan layanan ambulans jenazah dan membuka kembali Perpustakaan Reksa Pustaka...

Maraton 48 Jam: Intip Keseruan Global Game Jam Solo 2026 di Solo Technopark!

Soloevent.id - Global Game Jam Solo 2026 kembali digelar pada 30 Januari hingga 1...

Chef Jane Spill Rahasia “Dubai Chewy Cookies” di Atrium Neo Solo Grand Mall.

Soloevent.id - Neo Solo Grand Mall kembali menggelar acara festival kuliner pada 23 Januari...

More like this

Mengenal Boga Sambrama: Tradisi Berbagi Jajanan Khas Mangkunegaran Setiap 35 Hari

Soloevent.id - Pura Mangkunegaran menggelar acara Boga Sambrama di Pamedan Pura Mangkunegaran Sabtu (31/1/2026)....

Wayang Kok Bahas Bullying? Begini Cara Karang Taruna Baluwarti “Menyentil” Anak Muda Zaman Now!

Soloevent.id - Festival Pucakawarti Vol.3 Baluwarti digelar di depan Kantor Kelurahan Baluwarti, Jumat-Sabtu (19-20/12/2025)....

Ternyata Ini Alasan Ribuan Mata Terpaku pada Panggung Disabilitas di Solo.

Soloevent.id - Kesenian tidak memandang batas yang berarti seni dapat diterima dan dilakukan oleh...