Tuesday, September 22, 2026
HomeSeni dan BudayaSIPA 2018 Gelorakan Pesan Kebersamaan dalam Keindahan Seni

SIPA 2018 Gelorakan Pesan Kebersamaan dalam Keindahan Seni

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Pembukaan Solo Internasional Performing Arts (SIPA) 2018 berlangsung meriah. Salah satu event seni pertunjukan di Kota Solo ini resmi dibuka dengan pemukulan kenong oleh Direktur SIPA, Wakil Wali Kota Solo, Kepala Bekraf, dan Kementerian Pariwisata, Kamis (6/9/2018) di Benteng Vastenburg.

Penonton juga ikut berpartisipasi dalam upacara pembukaan SIPA 2018 dengan menyalakan kembang api. Kemeriahan masih berlanjut ketika maskot SIPA 2018, Melati Suryodarmo, tampil dengan karya tarinya.

Karya Melati tersebut dibikin sesuai tema SIPA 2018, “We Are the World, We Are the Nations”, yang menampilkan percampuran tradisi yang mengglobal. Di karyanya itu, Melati berkolaborasi bareng penari dari Studio Plesungan dan Semarak Candrakirana. Mereka diiringi 30 pemusik Etnomusikologi ISI Surakarta.

Penampil kedua malam itu adalah Leineroebana Dance Company. Grup tari asal Belanda itu menyuguhkan tarian berjudul “Gonjang-ganjing”. Penampilan mereka diiringi oleh gamelan dan alat-alat musik khas Indonesia.

Penyaji ketiga di SIPA 2018 adalah Suling Bambu Dasarai Lamaknen dari Nusa Tenggara Timur. Mereka membawakan empat lagu, yakni “Sorak-Sorak Bergembira”, “Bolelebo” (lagu daerah NTT), “Oras Loro Marilin” (lagu daerah Belu), dan “Lolan Gol” (lagu daerah Lamaknen). Lagu-lagu tersebut dimainkan menggunakan alat musik khas NTT, foy doa.

Selain nama-nama di atas, SIPA 2018 hari pertama juga dimeriahkan oleh Studio Taksu (Solo), Chinese Youth Goodwill Association (Taiwan), dan Gilang Ramadhan feat Smiet (Jakarta dan Palu).



Direktur SIPA, Irawati Kusumorasri, menjelaskan, SIPA 2018 diikuti oleh seniman-seniman dari 10 negara. “Di tahun kesepuluh ini, SIPA ingin menggelorakan pesan kebersamaan dalam keindahan seni,” terang Ira saat memberikan sambutan.

Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Triawan Munaf, menyampaikan, dengan digelarnya SIPA, Solo semakin punya citra sebagai kota budaya.

SIPA 2018 akan digelar hingga Sabtu (8/9/2018). Event ini bisa ditonton secara gratis.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Gerakan Solusi Indonesia Gelar Event GSI Youth di Kota Solo, November mendatang.

Soloevent.id - Indonesia memiliki jutaan anak muda dengan energi, kreativitas, gagasan, dan kemampuan untuk...

Gowes 30K Jelajah Sejarah! Intip Kemeriahan Solo Diversity Bike 2026

Soloevent.id - PT Viva Vastenburg Fortress bersama Pemerintah Kota Surakarta menggelar acara Solo Diversity...

Solo International Performing Arts Hari Kedua Tampilkan  5 Delegasi Seni Yang Memukau

Soloevent.id - Solo International Performing Arts (SIPA) 2026  Hari kedua menampilkan beragam karya seni...

More like this

Solo International Performing Arts Hari Kedua Tampilkan  5 Delegasi Seni Yang Memukau

Soloevent.id - Solo International Performing Arts (SIPA) 2026  Hari kedua menampilkan beragam karya seni...

SIPA 2026, Diplomasi Budaya melalui Seni Pertunjukan

Solo International Performing Arts (SIPA) 2026 kembali menyuguhkan perayaan  seni pertunjukan  bertaraf  internasional di...

SIPA Hadirkan Beragam Seni Pertunjukan di Hari Kedua

Solo International Performing Arts (SIPA) 2026 kembali melanjutkan rangkaian pertunjukannya di Pamedan Pura Mangkunegaran,...