Thursday, February 19, 2026
spot_img
HomeSeni dan BudayaKata Mereka Tentang Solo Batik Carnival

Kata Mereka Tentang Solo Batik Carnival

Published on

- Advertisement -spot_img

01-Solo-Batik-Carnival

Solo Batik Carnival memberikan kesan tersendiri bagi para penikmatnya. Tidak hanya para penikmat seni, namun masyarakat umum yang tidak punya interest tentang senipun juga terpikat. Mereka berbondong-bondong melihat kemegahan dibalik Wonderful Majestic Treasure. Ribuan warga Solo mulai jam 2 sore sudah berdiri menunggu kedatangan arak-arakan costum batik yang di rancang unik dengan tambahan-tambahan mote yang berkilau dan makeup mencolok.

Lalu apa komentar mereka tentang Solo Batik Carnival?

Tak sekedar masyarakat Solo, seorang mahasiswa asal Brawijaya Malang, Dinda sebut saja namanya demikian. Gadis ini rela datang jauh-jauh dari Jawa Timur hanya untuk menyaksikan Solo Batik Carnival. “Kalo di Malang, ada sih acara kayak gini. Tapi sepi penonton dan acaranya seharusnya 1 minggu ini hanya 1 hari. Kurang menarik lah, jadi membosankan gitu” Ujar mahasiswa semester 6 ini. “pokoknya harus balik lagi ke Solo” katanya dengan ekspresi senang. Tak di sangka, dengan adanya Solo Batik Carnival ini solo mampu menarik orang-orang luar Kota.

Komentar lain datang dari Risna, 27 tahun, asal Bandung. “Tak bela-belain cuti lho mbak cuman buat liat SBC.” Wanita 27 tahun ini rela dimarahin bosnya hanya untuk melihat Solo Batik Carnival.

Lalu komentar selanjutnya datang dari penjual cilok. Pesona Solo Batik Carnival memang tidak ada duanya. Lewat event ini Sutarno, 34 Tahun penjual cilok yang jualan didepan MAN 2 Solo berkomentar, “Kalau ada event seperti ini, biasanya pendapatannya lebih banyak dua kali lipat. Apa lagi waktu nunggu pesertanya keluar, kan pada laper. Makanya banyak yang pengen jualan disini.”

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Rayakan Hari Jadi ke-281 Kota Solo, Ribuan Warga Serbu Koridor Ngarsopuro demi Jenang

Soloevent.id - Festival Jenang Solo kembali digelar pada Selasa (17/2/2026) di Koridor Ngarsopuro. Acara ...

Heritage in Harmony: Saat Akulturasi Budaya Jawa-Tionghoa Bersatu di Panggung Imlek Solo

Soloevent.id - Puncak perayaan imlek di Kota Solo digelar dengan panggung hiburan semarak heritage...

Symphony Ramadhan di Mercure Solo: Nikmati Harmoni Menu Dunia di Jantung Kota

Soloevent.id - Bulan Ramadhan identik dengan momen berbuka puasa bersama keluarga, rekan dan komunitas....

More like this

Rayakan Hari Jadi ke-281 Kota Solo, Ribuan Warga Serbu Koridor Ngarsopuro demi Jenang

Soloevent.id - Festival Jenang Solo kembali digelar pada Selasa (17/2/2026) di Koridor Ngarsopuro. Acara ...

Heritage in Harmony: Saat Akulturasi Budaya Jawa-Tionghoa Bersatu di Panggung Imlek Solo

Soloevent.id - Puncak perayaan imlek di Kota Solo digelar dengan panggung hiburan semarak heritage...

Kegiatan Bersih-Bersih Menyambut Tahun Baru Imlek di Mangkunegaran

Surakarta,   14 Februari 2026. Mangkunegaran bersama komunitas Tionghoa di Surakarta mengadakan kegiatan Bersih-Bersih Mangkunegaran...