Tuesday, August 11, 2026
HomeFilmPemeran Film Mata Batin Telusuri Horornya Lokasi Shooting

Pemeran Film Mata Batin Telusuri Horornya Lokasi Shooting

Published on

- Advertisement -spot_img

FILM-MATA-BATIN-001

 

Soloevent.id – Ada satu lagi film horor yang bakal tayang di bioskop Indonesia. Mata Batin judulnya. Film yang disutradarai Rocky Soraya ini dibintangi oleh Jessica Mila (Alia), Bianca Hello (Abel), Denny Sumargo (Davin), Citra Prima (Windu), dan lain-lain.

 

Biar seramnya makin terasa, sebelum tayang pada 30 November 2017, Hitmaker Studio selaku rumah produksi Mata Batin mengunggah beberapa video seri di channel YouTube mereka. Salah satunya adalah tayangan berjudul “Penelusuran Mata Batin”.

 

Di situ, parapsikolog yang ikut main di Mata Batin, Citra Prima, mengajak 4 artis lainnya, yaitu Bianca Hello, Denny Sumargo, Jessica Mila, dan Eppy Kusnandar untuk menelusuri makhluk gaib di lokasi shooting.

 

Salah dua yang paling menegangkan adalah sewaktu Citra menelusuri bangunan kayu bersama Denny Sumargo. Di episode itu, Densu (sapaan Denny Sumargo) diajak berinteraksi dengan makhluk gaib berwujud kakek-kakek.

 

Untuk melakukan pembuktian, Citra menyutuh Denny membuka telapak tangan dan mengarahkannya ke si makhluk astral. “Ada seperti hawa nafas ini. Dua kali dia bernafas,” kata Denny. Biar makin sahih, Densu mengajak seorang kamerawan. Hanya dalam hitungan detik, dia merasakan seperti yang dialami Densu.

 

Yang lebih mendebarkan adalah saat handycam yang dipegang Citra dan Densu menangkap sebuah bayangan yang ada di belakang mereka. Di adegan lain, Densu pun sempat melihat penampakan kuntilanak berbaju merah di atas pohon.

 

Episode “Penelusuran Mata Batin” bareng Eppy Kusnandar juga tak kalah horor. Kejadian itu terjadi di sebuah Gua Belanda. Saat memasuki lorong, Eppy mengalami residual energy penyiksaan tahanan oleh tentara Belanda. “Mereka digantung seperti di penjagalan binatang,” katanya.

 

Di sebuah lorong, Eppy dan Citra mengalami kejadian horor tapi memilukan. Eppy mendengar ada yang minta tolong. Citra menjelaskan, suara itu berasal dari tahanan yang disiksa. “Dalam satu ruangan bangsal diisi 50 orang padahal kapasitasnya hanya untuk 20 orang. 1 piring untuk 50 orang, dan hanya dikasih makan sehari sekali,” ungkap Citra saat menerangkan fenomena residual energy yang dialami Eppy.

 

 

Penulis: Reza Kurnia Darmawan

Foto: vidio.com

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Emparty Fest 2026, Hadirkan Ruang Berkarya Para Komunitas Seniman Merdeka

Soloevent.id - Pameran seni bertajuk Emparty Fest 2026 digelar di Taman Budaya Jawa Tengah...

Kirab 9 Pusaka di CFD Solo: Perayaan Semarak HUT ke-9 Museum Keris Nusantara!

Soloevent.id - Museum Keris Nusantara baru saja merayakan hari jadi ke-9 yang jatuh pada...

Korea Tourism Organization Perkuat Kerja Sama denganIndustri Pariwisata melalui Korea Tourism Seminar Solo 2026

Solo, 6 Agustus 2026 – Korea Tourism Organization (KTO) Jakarta kembali memperkuat promosi pariwisata...

More like this

Praktik Langsung, Siswa Broadcasting dan Film SMKN 7 Surakarta Gelar Karya Film Pendek dan Video Musik

Soloevent.id - Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 7 Surakarta menggelar kegiatan gelar karya di...

Annisa & Venly Bongkar Tantangan Akting Paling Berat di Film ‘Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?’

Soloevent.id - Gimana sih rasanya kalau diajak meet n greet dan nonton bareng sama...

GUMREGAH! Sinema Akhir Tahun #10 ISI Solo: Seruan Bangkit Lewat Karya, Targetkan Panggung Internasional.

Soloevent.id - Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Program Studi (Prodi) Film Institut Seni...