Friday, July 17, 2026
HomeLainnyaKematian Sahabat Menginspirasi Terbentuknya Rendezvous

Kematian Sahabat Menginspirasi Terbentuknya Rendezvous

Published on

- Advertisement -spot_img

rendezvous

Soloevent.id – Ditemui usai merampungkan pertunjukan, Tutut menjelaskan Rendezvous terinspirasi dari pengalaman persahabatannya dengan Astri dan ketiga teman yang lain semenjak kuliah hingga sekarang. Dari lima sahabat itu, ada salah seorang yang jago menari.

Singkat cerita ia menikah. Berselang empat tahun, ia dikaruniai anak. Namun, seminggu pasca melahirkan, teman Tutut dan Astri tersebut meninggal dunia. “Saat itu kami benar-benar hancur. Pengalaman itu sedikit kami tuangkan di karya ini” paparnya.

Wanita kelahiran 20 Mei 1983 tersebut menambahkan, lewat karya ini mereka ingin menarik empati penonton. “Sejak awal proses ini dibentuk, kami memang tidak ingin menampilkan konsep yang berat. Mending konsepnya sederhana dan lebih bisa menarik empati,” katanya.

Astri menerangkan bahwa karya duetnya ini digarap secara simpel dan mudah dicerna. “Kami mencoba keluar dari kebiasaan. Biasanya kami menampilkan tarian abstrak yang berkonsep tinggi. Namun, di sini semua serba serderhana,” jelasnya.

Karena keluar dari kebiasaan, Astri mengakui kalau dalam proses ini ia dan Tutut menemui kesulitan. Salah satunya dalam menyampaikan puisi dan akting. Untuk memuluskan itu, mereka selalu berdiskusi dengan Garin Nugroho. “Kami beberapakali gonta-ganti lagu dan puisi agar sesuai dengan jalan cerita,” tutur perempuan yang menekuni tari Jawa gaya Surakarta ini.

Mentor dan pembantu dramaturgi pementasan Rendezvous, Garin Nugroho, menuturkan, pertunjukan ini digarap dengan pendekatan segar dan menyenangkan khas anak muda. “Kami coba memberikan alternatif baru bagi penonton, karena saya rasa Kota Solo memerlukan pertunjukan seperti ini,” terang dia.

Pementasan di Solo ini menjadi showcase sebelum Rendezvous dipertontonkan di Jakarta pada 2 April 2017 mendatang.

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Surakusuma: Memaknai Bulan Sura Melalui Tiga Laku Waktu

Dalam menyambut Bulan Sura, Mangkunegaran menghadirkan Surakusuma, sebuah instalasi yang mengajak masyarakat memaknai pergantian...

Keroncong Majestic! Solo Keroncong Festival 2026 Siap Digelar di Alun-Alun Utara

Soloevent.id - Solo Keroncong Festival (SKF) 2026 sebagai event budaya tahunan yang mengukuhkan Kota...

Pitoelas : Pitulungan lan Welas! Kemegahan Solo Batik Carnival ke-17 Mengguncang Solo

Soloevent.id - Kota Solo kembali menggelar acara Solo Batik Carnival (SBC) pada Sabtu (11/7/2026)....

More like this

Targetkan 7.000 Pelari: Solo Run Fest 2026 Padukan Olahraga, Budaya & Tren Kalcer!

Soloevent.id - Solo Run Fest 2026 kembali digelar, memasuki tahun keempat penyelenggaraannya ajang lari...

Praktik Langsung, Siswa Broadcasting dan Film SMKN 7 Surakarta Gelar Karya Film Pendek dan Video Musik

Soloevent.id - Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 7 Surakarta menggelar kegiatan gelar karya di...

Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta Gelar Event Kaum Ngalcerun di Kampung Wisata Batik Kauman

Soloevent.id - Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta menggelar kegiatan Kaum Ngalcerun di...