Tuesday, October 20, 2026
HomeSeni dan BudayaDari Jathilan Hingga Kisah Jugun Ianfu Tersaji Di Tidak Sekedar Tari #47...

Dari Jathilan Hingga Kisah Jugun Ianfu Tersaji Di Tidak Sekedar Tari #47 (Bagian 2)

Published on

- Advertisement -spot_img

tari-tidak-sekedar

Soloevent.id – Sesudah pementasan, dua penyaji membedah karyanya. Perwakilan dari Jogja’s Body Movement, Wisnu, mengatakan , kelincahan gerak yang disajikan dalam “Suku” terinspirasi dari kesenian rakyat jathilan. “Jathilan terkenal dengan spirit geraknya yang heroik, penuh kekuatan, dan banyak gerakan yang direpetisi,” terangnya. Ia menambahkan, “Suku” juga mencuplik adegan-adegan saat pemain jathilan sedang kesurupan.

Sedangkan bagi Surni, lewat “Momoye” ia berusaha memaparkan sejarah mengenai jugun ianfu (wanita-wanita yang menjadi korban perbudakan seksual tentara Jepang di wilayah jajahannya). Surni menjelaskan, karyanya tersebut menceritakan tentang pertentangan dalam diri jugun ianfu. “Mereka sebenarnya ingin berontak,tetapi mereka tidak bisa. Pada akhirnya, mereka melakukan apa yang disuruh tentara Jepang,” ujarnya.

Sebelum menggarap ini, Surni melakukan riset terhadap seorang mantan jugun ianfu. “Dia ingin dihargai dan meminta pihak Jepang mengeluarkan permintaan maaf atas kejahatan mereka. Namun, Jepang tidak mengakui kejadian itu,” jelasnya.

Sebagai perempuan, Surni juga merasakan kepedihan dan kemarahan seorang jugun ianfu. Hal tersebut menjadi latar belakangnya membikin “Momoye”.  Melalui karyanya ini ia ingin agar masyarakat mengetahui bahwa kejahatan yang dilakukan penjajah tidak hanya kerja paksa, melainkan juga kejahatan seksual.

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Potensi 11 Kelurahan Bersatu di Srawung Budaya Jebres 2026

Soloevent.id - Budaya seringkali dipandang sebagai hambatan dalam pembangunan. Padahal budaya sebenarnya dapat menjadi...

Misteri Rumah Tua & Ritual Sesat: Siap-Siap Nonton Film Rambut Sewu 5 November!

Soloevent.id - Genre film horor masih menjadi genre yang banyak diminati oleh penonton. Dengan...

Merawat Tradisi, Merawat Bumi: Parade Kreativitas 15 RW di Kirab Hajatan Ageng Jagalan

Soloevent.id - Kirab Budaya Hajatan Ageng Jagalan (HAJ) Kelurahan Jagalan kembali digelar di Kelurahan...

More like this

Potensi 11 Kelurahan Bersatu di Srawung Budaya Jebres 2026

Soloevent.id - Budaya seringkali dipandang sebagai hambatan dalam pembangunan. Padahal budaya sebenarnya dapat menjadi...

Merawat Tradisi, Merawat Bumi: Parade Kreativitas 15 RW di Kirab Hajatan Ageng Jagalan

Soloevent.id - Kirab Budaya Hajatan Ageng Jagalan (HAJ) Kelurahan Jagalan kembali digelar di Kelurahan...

Panggung Budaya Mahasiswa Internasional UNS di UNS Cultural Night 2026

Soloevent.id - Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar UNS Cultural Night (UCN) 2026 dengan...