Thursday, June 4, 2026
HomeSeni dan BudayaHarmoni Perdamaian Dalam SIPA 2016

Harmoni Perdamaian Dalam SIPA 2016

Published on

- Advertisement -spot_img

EDIT

Soloevent.id – Pagelaran akbar Solo International Performing Arts (SIPA) 2016 siap menghibur warga Kota Bengawan. Gaungnya telah disuarakan sejak jauh-jauh hari. 17 Juli lalu panitia dan sukarelawan mengadakan sosialisasi di area car free day. Kemeriahaan berlanjut pada pre-event perdana yang dihelat di Solo Paragon Lifestyle Mall, 13 Agustus lalu.

Di penghujung bulan delapan, Rabu (31/8/2016), pre-event jilid kedua digelar. Dua kegiatan tersebut menampilkan aksi musisi-seniman lokal.Menurut Humas SIPA 2016, Putri Pramita Wishnu Wardani, pre-event SIPA 2016 diharapkan dapat memberikan hiburan bagi masyarakat Kota Solo. Acara itu juga bertujuan untuk mengenalkan warga kepada SIPA 2016, sehingga saat hari-H, 8-10 September 2016 mendatang, mereka bisa berbondong-bondong memenuhi Benteng Vastenburg.

Lalu seperti apa SIPA 2016?

Di edisi sewindunya, SIPA 2016 dikemas dalam tema “Maha Swara”. Sesuai tema, pertunjukan kali ini akan lebih banyak menampilkan seni pertunjukan yang berbasis pada suara. “Karena dunia membutuhkan suara tentang perdamaian, kemanusiaan, persahabatan, pelestarian alam melalui seni pertujukan,”ungkapnya saat dihubungi Soloevent, Rabu.

Putri menambahkan, selama tiga hari berturut-turut panggung SIPA 2016 bakal menjadi jembatan komunikasi antarseniman lokal hingga internasional. Delegasi luar negeri yang ikut berpartisipasi dalam gelaran tahun ini antara lain Korea Selatan, India, Singapura, Malaysia, Spanyol, Zimbabwe dan Amerika Serikat.

“Karena ini berkonsep internasional, kami tetap mengundang beberapa musisi luar negeri untuk unjuk gigi. Seni itu luas. Jadi kami ingin masyarakat dapat menggali setiap potensi seni dari pagelaran ini,”ujarnya.

Musisi-musisi kondang Tanah Air juga bakalan menyuguhkan harmoni-harmoni indah. Mereka antara lain maestro gitar, Dewa Budjana; harpist kenamaan, Maya Hasan; bassist segudang pengalaman, Indro Hardjodikoro; grup etnik, Kua Etnika; sinden asal Kota Solo, Sruti Respati; dan masih banyak lagi.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Madreya EO Sukses Gelar “Nge-Lawak Berbudaya” Di Koat Coffee Kartasura

Kartasura, 17 Mei 2026 - Madreya EO, kelompok event organizer yang beranggotakan mahasiswa semester...

Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta Gelar Event Kaum Ngalcerun di Kampung Wisata Batik Kauman

Soloevent.id - Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta menggelar kegiatan Kaum Ngalcerun di...

Kirab Bhinneka Gandekan 2026, Tampilkan Berbagai Potensi Budaya Kelurahan Gandekan

Soloevent.id - Kirab Bhinneka Gandekan kembali digelar di Kelurahan Gandekan Solo, Senin (1/6/2026). Event...

More like this

Kirab Bhinneka Gandekan 2026, Tampilkan Berbagai Potensi Budaya Kelurahan Gandekan

Soloevent.id - Kirab Bhinneka Gandekan kembali digelar di Kelurahan Gandekan Solo, Senin (1/6/2026). Event...

Edisi Dasawarsa, Festival Literasi Nasional 2026 Gelar Pentas Karya di Pasar Triwindu

Soloevent.id - Festival Literasi Nasional 2026 kembali digelar di Kota Solo, Jumat-Minggu (22-24/5/2026). Ini...

Berjalan Kaki dari Bali ke Borobudur: Cerita 57 Biksu Dunia Singgah di Kota Bengawan

Soloevent.id - Puluhan biksu dari empat negara memulai prosesi Pindapata dan Sanghadana dalam rangka...