Tuesday, June 9, 2026
HomeSeni dan BudayaEmpat Keraton dan Penari 24 Jam Tampil Memukau di Hari Tari Dunia...

Empat Keraton dan Penari 24 Jam Tampil Memukau di Hari Tari Dunia 2025 Kampus ISI Surakarta

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta menggelar acara 24 Jam Menari. Acara ini digelar dalam rangka memperingati Hari Tari Dunia yang jatuh pada tanggal 29-30 April 2025. Acara ini juga menjadi ikon budaya Kota Solo yang menyatukan ribuan penari dari berbagai latar belakang dalam semangat melestarikan seni tari Nusantara.

Pembukaan acara dimulai pukul 06.00 WIB ditandai dengan pemukulan gong yang dilakukan Rektor ISI Surakarta I Nyoman Sukerna. Dilanjutkan dengan penampilan 89 penyaji dari berbagai sanggar tari dan komunitas budaya se-Indonesia.

Malam harinya, ada persembahan istimewa dari Empat Keraton Jawa diantaranya Keraton Yogyakarta dengan Tarian Srimpi Wiraga Pariskara, Pakualaman dengan Tarian Beksan Floret, Pura Mangkunegaran dengan tari Beksan Wireng Srimpi Mandrarini dan Kasunanan Surakarta dengan Tari Srimpi Lopong dan fragmen Petilan Kusumo Yudho.

Selain Empat Keraton Jawa masih ada penampilan 7 penari dan 2 musisi yang secara non-stop tampil selama sehari semalam. Para penari tersebut adalah Chrisnar Bagas Pamungkas, Puri Senja Apriliani, Reni Wiritanaya, Deril Al Badri, Paimin, Eka Lutfi Febriyantono dan pemusik Ari Sumarsono, Ryan Ajayanto.

Acara 24 Jam Menari ISI bukan sekadar pertunjukan tari biasa, acara ini adalah maraton budaya yang berlangsung non-stop selama 24 jam penuh. Tema yang diambil “Land of 1000 Kingdoms” atau seribu tanah kerajaan mempunyai makna tersendiri bahwa Nusantara sejak masa lampau sampai sekarang, terdapat banyak ragam budaya seni yang terus berkembang dengan keunikannya. Hal ini menunjukan betapa dinamisnya budaya Nusantara. Keberagaman budaya merupakan milik bersama dan wajib dijaga, dikembangkan sebagai aset budaya bagi generasi mendatang.

Sembilan belas tahun sudah World Dance Day 24 Jam Menari Institut Seni Indonesia Surakarta menjadi event besar jagad tari yang dihadiri institusi seni, kelompok seni, komunitas, sanggar, ilmuan, budayawan, koreografer dari seluruh Indonesia sebagai ajang kreatifitas, apresiasi, peningkatan jejaring serta kualitas kekaryaan tari lebih mendunia.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Targetkan 7.000 Pelari: Solo Run Fest 2026 Padukan Olahraga, Budaya & Tren Kalcer!

Soloevent.id - Solo Run Fest 2026 kembali digelar, memasuki tahun keempat penyelenggaraannya ajang lari...

Praktik Langsung, Siswa Broadcasting dan Film SMKN 7 Surakarta Gelar Karya Film Pendek dan Video Musik

Soloevent.id - Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 7 Surakarta menggelar kegiatan gelar karya di...

Madreya EO Sukses Gelar “Nge-Lawak Berbudaya” Di Koat Coffee Kartasura

Kartasura, 17 Mei 2026 - Madreya EO, kelompok event organizer yang beranggotakan mahasiswa semester...

More like this

Kirab Bhinneka Gandekan 2026, Tampilkan Berbagai Potensi Budaya Kelurahan Gandekan

Soloevent.id - Kirab Bhinneka Gandekan kembali digelar di Kelurahan Gandekan Solo, Senin (1/6/2026). Event...

Edisi Dasawarsa, Festival Literasi Nasional 2026 Gelar Pentas Karya di Pasar Triwindu

Soloevent.id - Festival Literasi Nasional 2026 kembali digelar di Kota Solo, Jumat-Minggu (22-24/5/2026). Ini...

Berjalan Kaki dari Bali ke Borobudur: Cerita 57 Biksu Dunia Singgah di Kota Bengawan

Soloevent.id - Puluhan biksu dari empat negara memulai prosesi Pindapata dan Sanghadana dalam rangka...