Saturday, July 25, 2026
HomeSeni dan BudayaPekan Tuli Internasional 2024, Mengekspresikan Kesunyian Melalui Pameran Seni Rupa

Pekan Tuli Internasional 2024, Mengekspresikan Kesunyian Melalui Pameran Seni Rupa

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Seni memang tak membandang batas dan telah terbukti melalui pameran seni rupa yang digelar di Kedai Kopi Parang, Sondakan, Solo pada Jumat (27/9/2024) – Minggu (29/9/2024). Selaras dengan tema yang diusung, Perayaan Budaya Tuli, penyelenggaraan event ini merupakan salah satu rangkaian perayaan Pekan Tuli Internasional 2024. Sehingga pesertanya juga berasal dari para penyandang tunarungu.   

Ada banyak sekali karya seni yang dipamerkan seperti lukisan, gerabah, kaus, kolase kertas, dan sebagainya. Untuk lukisan medianya tidak hanya berupa kain kanvas saja namun ada pula yang menggunakan kaus atau t-shirt. Selain itu dalam pergelaran ini juga diadakan workshop rajut dan kolase.

Ketua DPC Gerakan Untuk Kesejahteraan Tuna Rungu Indonesia (Gerkatin) Kota Surakarta, Galih Saputro berharap agar pameran tersebut dapat bersifat berkelanjutan. Saat diwawancari oleh sejumlah wartawan dia menegaskan, teman tuli butuh ruang belajar. Sedangkan kegiatan ini merupakan salah satu bentuk sarana pembelajaran, sehingga akan diadakan lagi.

Melalui bahasa isyarat Galih juga menceritakan, pameran kali ini adalah hasil kolaborasi antara teman penyandang difabel tunarungu dan teman tuli. Tujuannya yaitu agar dapat saling belajar berkomunikasi dan memahami.

Berdasarkan alasan itulah mereka memilih seni sebagai media untuk memberi pesan. Apalagi mengingat sebagian besar penyandang tunarungu punya ketertarikan tinggi pada dunia visual seperti lukisan, foto, mural, hingga video. Selain itu juga ada keinginan menyuarakan tentang apa yang tidak bisa disampaikan melalui suara, namun hanya bisa dengan media lain.

Ungkapan Isi Hati

Sementara itu Koordinator Pusat Bahasa Isyarat Indonesia (Pusbisindo) Jawa Tengah, Aprilian Bima Purnanta turut menyampaikan pesan. Menurutnya, pameran ini hadir sebagai perwujudan ekspresi curahan dan ungkapan isi hati, khususnya melalui seni.

Disebutkan pula pameran seni kali ini merupakan hasil karya penyandang tunarungu dan teman dengar. Beberapa organisasi yang turut terlibat antara lain Pusbisindo Jawa Tengah, Gerkatin Solo, Deaf Volunteering Organization (DVO) Solo, Ruang Tengah, dan Kedai Kopi Parang.

Menurutnya melalui karya seni, semua dapat mengetahui karakter para penyandang tunarungu. Misalnya ekspresi yang sebelumnya hanya terpendam saja maupun curhatan. Bahkan lebih dari itu, juga menjadi ajang pengenalan budaya tuli dan hal ini sangat selaras dengan tema pameran.

Kemudian satu hal lagi, teman tuli itu memiliki budaya sendiri. Mulai dari bahasa isyarat ketika ingin memanggil, komunikasi dengan kontak mata, lambaian tangan saat minta perhatian, dan sebagainya. Dari sini antara teman tuli dan teman dengar bisa saling memahami, tukar pikiran, berbagi, dan belajar.

Masih dalam kesempatan yang sama Ketua DVO Solo, is Choliza juga menceritakan pameran ini  merupakan sebuah pengalaman baru bagi teman tuli. Untuk pertama kalinya mereka terlibat langsung dalam penyelenggaraan. Sehingga untuk kedepannya agar dapat menyelenggarakan sendiri, harus belajar menajemen dan keorganisasian.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Kolaborasi Lintas Generasi di Satu Panggung Solo Keroncong Festival 2026

Soloevent.id - Solo Keroncong Festival (SKF) 2026 kembali digelar pada Sabtu (18/7/2026) di Alun-Alun...

Surga Anggrek Nusantara! Solo Anggrek Festival 2026 Hadir di Loji Gandrung

Soloevent.id - Solo Anggrek Festival kembali digelar untuk kedua kalinya di Kota Solo pada...

Dari Gambyong Hingga Band Local: Pre-Event SIPA 2026 Sukses Hipnotis Anak Muda Solo di Solo Paragon Lifestyle Mall.

Soloevent.id - Bulan September mendatang, Solo International Performing Arts (SIPA) bakalan digelar lagi.  Berbagai...

More like this

Kolaborasi Lintas Generasi di Satu Panggung Solo Keroncong Festival 2026

Soloevent.id - Solo Keroncong Festival (SKF) 2026 kembali digelar pada Sabtu (18/7/2026) di Alun-Alun...

Dari Gambyong Hingga Band Local: Pre-Event SIPA 2026 Sukses Hipnotis Anak Muda Solo di Solo Paragon Lifestyle Mall.

Soloevent.id - Bulan September mendatang, Solo International Performing Arts (SIPA) bakalan digelar lagi.  Berbagai...

Seniman dari 28 Negara Kumpul di Solo International Art Camp 2026!

Soloevent.id - Yayasan Jagoan Indonesia bersama The Asian Post (member of Infobank Media Group)...