Thursday, September 3, 2026
HomeBisnisBerusia 193 Tahun, Inilah Kuliner Unik Kabupaten Gunungkidul

Berusia 193 Tahun, Inilah Kuliner Unik Kabupaten Gunungkidul

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Belum lama ini tepatnya pada Senin, 27 Mei 2024 kemarin Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) masuk usia 193 tahun. Hari jadi ini ditetapkan melalui Keputusan Bupati Kepala Daerah Tingkat II Gunungkidul Nomor 70.188.45/6/1985. Sejak berdiri pertama kali pada 27 Mei 1931 hingga sekarang, ada 29 pemimpin yang pernah menjabat sebagai bupati dan semua punya dedikasi tinggi untuk mengembangkan daerah tersebut.

Lepas dari itu semua, Kabupaten Gunungkidul ternyata memiliki sejumlah kekayaan kuliner yang sangat unik. Setiap santapan tidak hanya mempunyai cita rasa yang khas saja, namun juga mampu menggugah selera dan beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:

  1. Tiwul

Pada era 1960-an Kabupaten Gunungkidul mengalami bencana kekurangan pangan dan banyak warga yang mengonsumsi tiwul sebagai pengganti nasi. Meski punya kisah cerita yang kelam, saat ini makanan tersebut justru sering jadi buruan para pecinta kuliner.

Tiwul diolah dari singkong yang sudah dikeringkan atau gaplek dengan tambahan gula merah dan parutan kelapa. Teksturnya terasa kenyal dengan kombinasi rasa gurih dan manis. Setiap porsi ditawarkan dengan harga Rp7.000 di pasar tradisional, namun jika beli di toko oleh-oleh kerap naik hingga Rp20.000.

  1. Gudeg Manggar

Semua pasti tahu jika gudeg yang diolah dari nangka muda merupakan makanan paling khas di Yogyakarta. Tapi jika pergi ke Gunungkidul, bahan utama yang dipakai bukan nangka muda lagi melainkan manggar, sebuah sebutan untuk bunga kelapa. Rasanya sangat renyah dan terasa lebih nikmat disantap bersama lauk telur atau daging ayam kampung ditambah sambal krecek.

  1. Gatot

Sama seperti tiwul, gatot terbuat dari singkong kering atau gaplek yang direndam ke dalam air hingga lunak. Setelah itu dilembutkan dan dikukus hingga matang, kemudian disajikan dengan parutan kelapa, garam, dan gula. Rasanya cenderung manis dan sering disantap sebagai camilan teman minum teh atau kopi. Harganya sangat terjangkau sekitar Rp5.000 per bungkus.

  1. Sego Abang

Selaras dengan penyebutannya, sego abang adalah makanan khas Gunungkidul yang dimasak dari nasi merah ditambah lauk oseng-oseng atau sayur lodeh. Rasanya sangat menyegarkan dan sedikit pedas, sehingga cocok disantap untuk makan siang atau malam. Jika beli di pasar-pasar tradisional, biasanya dibungkus dengan daun pisang atau daun jati.

  1. Walang Goreng

Dari sederet makanan khas Gunungkidul, yang sering dianggap paling khas dan memiliki nilai keunikan paling tinggi adalah walang atau belalang goreng. Makanan ringan ini sangat mudah ditemukan di Pantai Indriani, daerah Semanu, Paliyan, dan Wonosari. Rasanya cenderung gurih mirip udang dan jika ingin yang pedas bisa dicocol dengan sambal.

Semua jenis makanan tradisional di atas sangat cocok untuk penggemar kegiatan wisata kuliner dan tidak butuh anggaran tinggi untuk menikmati. Karena itu jika lagi singgah ke Gunungkidul, jangan lupa untuk mencicipi.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Kemeriahan Konser Harmony Manikam Nusantara di Ndalem Ndjojokoesoeman

Soloevent.id - Konser orkestra "Harmony Manikam Nusantara" bersama Svara Dhananjaya Music Orchestra sukses digelar...

Satu Dekade Dayskomvis! Intip Pameran Desain ‘Interplay Visual Noise’ di Gedung Djoeang 45

Soloevent.id - Program Studi D3 Desain Komunikasi Visual (DKV) telah sukses menggelar acara Dayskomvis...

Tradisi Puncak Sekaten! Intip Semarak Grebeg Mulud 2026 Keraton Surakarta

Soloevent.id - Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat menggelar Grebeg Mulud 2026 di halaman Masjid Agung...

More like this

Penutupan PKKMB UNS 2026 Pecah! Raim Laode Sukses Hibur Ribuan Maba di Semar Night Festival

Soloevent.id - Penyanyi dan komedian Raim Laode turut hadir memeriahkan Semar Night Festival 2026...

Lumicarna Retro Vibes! Intip Kemeriahan Rapmafest 2026 Milad ke-29 UMS Rapma FM.

Soloevent.id - Komunitas radio Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Rapma FM menghadirkan perayaan milad ke-29...

Pertama di Solo! Intip Keseruan HYROX di Hybrid Race & Rave 2026

Soloevent.id - Event olahraga Hybrid Race & Rave 2026 yang diinisiasi oleh Grand Onyx...