Saturday, April 4, 2026
spot_img
HomePameranAda Karya Seni Liping dan Lukis Bakar di Pasar Seni Solo Art...

Ada Karya Seni Liping dan Lukis Bakar di Pasar Seni Solo Art Market Ngarsopuro

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Solo Art Market (SAM) #48 kembali digelar di Pedestrian Ngarsopuro Solo, Minggu (21/1/2024). Pameran barang seni dan ekonomi kreatif ini digelar rutin dua kali dalam sebulan yaitu pada hari Minggu pertama dan ketiga setiap bulannya.

Pasar seni dan ekonomi kreatif ke-48 ini diikuti sekitar 126 pelaku UMKM Soloraya dengan memamerkan berbagai macam produk yang telah diseleksi ketat oleh para kurator. Solo Art Market merupakan ruang kreatif bagi para kreator seni, lukis, crafter untuk meningkatkan ekonomi dan menarik wisatawan.

Solo Art Market kini menjadi salah satu pasar wisata produk ekonomi kreatif dengan beragam kerajinan handmade yang unik dan menarik. Berbagai produk kerajinan tersebut salah satunya adalah Lukisan Pyrography (Lukisan Bakar). Lukis Bakar dari Rumah Classic Store ini sudah berdiri sejak 20 September 2021 di Surakarta. Pemilik usaha ini merupakan seorang Kakak beradik yang bernama Setyawan & Catur.

Keunikan dari lukis bakar ini terletak pada proses membuatnya. Teknik melukisnya menggunakan sebuah adaptor kecil yang dihubungkan ke sebuah alat pen menyerupai solder listrik yang telah dimodifikasi. Alat pen ini mengeluarkan bara api yang dapat digunakan sebagai “tinta” untuk melukis. Suhu panasnya juga diatur menyesuaikan warna yang diinginkan. Sementara untuk media lukis yang digunakan yaitu Kayu Jati Londo, Kayu Pinus, Kayu Asem dan Kayu Mahoni. Satu lukis bakar biasa dihargai 150 ribu, tergantung media bahan dan tingkat kerumitan pesanan.

Selain itu, ada karya Seni Liping JopaJapu dan Ukiran Sandal Jepit Sapit Uwos. Karya Seni Liping atau dikenal dengan seni diorama adalah sebuah bentuk karya seni yang bentuknya berupa visualisasi tiga dimensi tentang cerita rakyat, tokoh, hewan atau cerita-cerita jaman dulu.

Bejo Wage Suu pengrajin seni liping JopaJapu membuat karakter seni liping menggunakan bahan dasar kayu pinus yang dipahat. Pengrajin seni liping ini tidak menggunakan cetakan dalam membuat suatu karakter sehingga hasilnya akan berbeda satu sama lainnya.

Selain berbagai karya kerajinan kreatif, Solo Art Market #48 juga menggelar workshop diantaranya melukis gerabah, hand sewing dompit koin dan medium pouch, seni origami, lampu meja dari akar kayu dan ranting dan merangkai bunga.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Event Bukan Musik Biasa Hadirkan Musik Religi Etnik Jawa di Taman Budaya Jawa Tengah

Soloevent.id - Perayaan Event Bukan Musik Biasa (BMB) kembali digelar di Pendopo Wisma Seni...

Bakdan Ing Sala 2026: Alasan Kenapa Mudik ke Solo Selalu Bikin Kangen!

Soloevent.id - Liburan lebaran di Kota Solo tahun ini lebih seru dan meriah. Ada...

30 Tahun Miles Films: Merayakan Musik, Sinema, dan Memori di Lokananta

Soloevent.id - Galeri Lokananta menggelar Pameran kolaborasi unik berbagai komunitas bertajuk "Lorong Antara Kita"....

More like this

Event Bukan Musik Biasa Hadirkan Musik Religi Etnik Jawa di Taman Budaya Jawa Tengah

Soloevent.id - Perayaan Event Bukan Musik Biasa (BMB) kembali digelar di Pendopo Wisma Seni...

Bakdan Ing Sala 2026: Alasan Kenapa Mudik ke Solo Selalu Bikin Kangen!

Soloevent.id - Liburan lebaran di Kota Solo tahun ini lebih seru dan meriah. Ada...

30 Tahun Miles Films: Merayakan Musik, Sinema, dan Memori di Lokananta

Soloevent.id - Galeri Lokananta menggelar Pameran kolaborasi unik berbagai komunitas bertajuk "Lorong Antara Kita"....