Monday, May 25, 2026
HomeBisnisGrand Juri Solo Batik Carnival ke-14 Tampilkan Empat Defile Utama

Grand Juri Solo Batik Carnival ke-14 Tampilkan Empat Defile Utama

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Grand Juri Solo Batik Carnival ke-14 digelar di Atrium The Park Mall Solo Baru Minggu (18/6/2023). Grand Juri ini merupakan salah satu agenda Solo Batik Carnival untuk menilai progres peserta dari mulai Workshop hingga penentuan akhir untuk kostum Solo Batik Carnival.

Pada acara grand juri Solo Batik Carnival juga merupakan penilaian akhir terhadap peserta yang akan mengikuti Grand Carnival di Solo Juli 2023 mendatang. Ada beberapa kategori penilaian dalam grand juri yaitu pertama Best Custome, Best Talent, Best Make up dan Best Performance.

Untuk pesertanya berjumlah 59 orang dan terbanyak asal Solo. Konsep Defile Solo Batik Carnival ke-14 merupakan seni tarian dari beberapa daerah di Jawa. Ada empat Defile Utama dalam pagelaran Solo Batik Carnival  kali ini.

Ada Defile Reog Kendang adalah kesenian tradisional asal Tulungagung. Ini merupakan kumpulan penari dengan alat musik tifa/jambe yang dipadukan dengan kesenian jaranan. Perlengkapan kostum terdapat barongan, ikat kepala jaranan, sempyok dan kalung ulur. Ada defile Lembu Sura adalah tarian masyarakat Jagalan Solo yang terinspirasi dari jejak kaki sapi. Perlengkapan kostum terdapat gongseng atau krincingan dan tanduk sapi.

Lalu, ada Defile Seblang Olehsari adalah sebuah tarian tradisi unik suku Osing Banyuwangi dan ritual bersih desa pada bulan Syawal. Perlengkapan kostum terdapat bokor (biasa digunakan sang gambuh untuk mengasapi penari), omprek (mahkota penari seblang), tempeh (terbuat dari bambu). Yang terakhir Defile Menak Rengganis Widaninggar adalah sebuah cerita dari serat menak tentang pembalasan dendam oleh seorang putri Cina bernama Widaninggar kepada seorang putri kerajaan bernama Rengganis. Perlengkapan kostum terdapat pernak-pernik koin emas, senjata panahan, pedang, jamang bulu berwarna merah dan cinde berwarna biru.

Solo Batik Carnival ke-14 mengusung tema Hastha Sawanda yang berarti delapan ketentuan normatif yang menjadi satu kesatuan untuk diterapkan bagi seorang penari agar bisa membawakan tarian yang baik. Tema kali ini juga mempunyai tujuan sebagai upaya melestarikan budaya batik Indonesia serta menambah kreativitas dalam hal seni pertunjukan tari yang dikemas melalui pagelaran karnaval.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Berjalan Kaki dari Bali ke Borobudur: Cerita 57 Biksu Dunia Singgah di Kota Bengawan

Soloevent.id - Puluhan biksu dari empat negara memulai prosesi Pindapata dan Sanghadana dalam rangka...

Meski Balon Udara Gagal Terbang, Warga Tetap Padati Alun-Alun Utara Solo

Soloevent.id - Belasan balon udara yang disiapkan manajemen Bank Jateng Syariah Cabang Solo dalam...

Dari Kuliner Viral sampai Guyon Waton, Ini Keseruan Uleg Bazar Kuliner 2026 di Mangkunegaran

Soloevent.id - Uleg Bazar Kuliner (UBK) 2026 digelar pada 14 hingga 17 Mei 2026...

More like this

Berjalan Kaki dari Bali ke Borobudur: Cerita 57 Biksu Dunia Singgah di Kota Bengawan

Soloevent.id - Puluhan biksu dari empat negara memulai prosesi Pindapata dan Sanghadana dalam rangka...

Meski Balon Udara Gagal Terbang, Warga Tetap Padati Alun-Alun Utara Solo

Soloevent.id - Belasan balon udara yang disiapkan manajemen Bank Jateng Syariah Cabang Solo dalam...

Dari Kuliner Viral sampai Guyon Waton, Ini Keseruan Uleg Bazar Kuliner 2026 di Mangkunegaran

Soloevent.id - Uleg Bazar Kuliner (UBK) 2026 digelar pada 14 hingga 17 Mei 2026...