Saturday, September 26, 2026
HomeSeni dan BudayaGriban Ingin Jadikan Solo Sebagai Kota Santri

Griban Ingin Jadikan Solo Sebagai Kota Santri

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Walikota Surakarta Griban Rakabuming Raka punya cita-cita khusus mau menjadikan Solo sebagai kota santri sekaligus kota bersholawat. Keinginan ini merupakan sebuah hal yang sangat wajar mengingat Solo memiliki sejumlah pondok pesantren (ponpes). Selain itu gelaran event dengan acara utama sholawat juga telah sering diadakan sejak 2019 lalu.

Cita-cita tersebut dikatakan oleh Gibran sendiri saat hadir dalam acara bertajuk Santri Weekend yang digelar di Ponpes Ar-Raudah, Kelurahan Semanggi, Kecamatan Pasar Kliwon pada Sabtu 20 November 2021 kemaren. Acara ini dipimpin secara langsung oleh pengasuh Ponpes Ar-Raudah Habib Novel bin Muhammad Alaydrus.

Pada kesempatan tersebut Event Goers, Gibran mengemukakan bahwa keinginannya  ini sesuai petunjuk dan arahan dari Habib Novel. Tujuannya agar Solo dapat menjadi kota yang damai dan adem. Berdasarkan alasan inilah maka Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta akan lebih giat lagi menggelar agenda rebana.

Masjid baru

Apalagi mengingat pada tahun 2022 nanti kota Solo akan memiliki masjid baru yang terletak di Gilingan. Masjid ini merupakan hadiah dari Syeikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan seorang pangeran dari Uni Emirat Arab (UEA).

Dia membuat masjid ini sebagai wujud persabatannya dengan Presidan Joko Widodo. Meski ukurannya lebih kecil, tetapi bentuk dan arsitekturnya punya kesamaan dengan Syeikh Zayed Grand Mosque yang ada di Abu Dhabi, UEA.

Di kesempatan tersebut Gibran juga menyatakan apresiasi tingginya atas pelaksanaan Santri Weekend. Setelah sempat mengalami kevakuman akibat dari pandemi covid-19, akhirnya gelaran event ini dapat diselenggarakan lagi. Selain itu suami dari Selvi Ananda ini juga mengaku pihaknya selalu siap memberi fasilitas bagi semua kegiatan rohani atau keagamaan.

Gibran menyatakan pula, saat ini Solo sudah masuk level 2. Selain itu pihaknya terus berusaha untuk mengejar level 1. Sehingga semua kegiatan dapat berlangsung normal dan semakin meriah. Maka dari itu protokol kesehatan harus tetap diberlakukan.

Pada sisi yang lain Gibran menyampaikan permohonan maafnya karena selama ini Pemkot Surakarta sering membuat berbagai larangan guna membatasi kegiatan warga. Meski demikian ditegaskan pula bahwa larangan ini memiliki tujuan yang baik untuk melindungi masyarakat dari bahaya pandemi.

Kegiatan sholawat sudah ada sejak zaman Joko Widodo

Sementara itu Habib Novel memberi penjelasan jika kegiatan dengan tajuk Solo Bersholawat telah hadir sejak Joko Widodo masih menjadi Walikota Surakarta. Menurutnya, acara ini pertama kali diselenggarakan di Masjid Al Wustho Mangkunegaran pada 2009.

Ketika itu peresmiannya dilakukan sendiri oleh Joko Widodo serta dimeriahkan oleh iring-iringan rebana yang menyusuri jalan hingga balaikota. Terkait dengan cerita ini Habib Novel berharap Gibran bisa meneruskan perjuangan ayahnya, menjadikan Solo sebagai kota santri.

Mendengar kisah ini Gibran kembali memberi ketegasan. Suatu saat ini ketika kondisi sudah aman dan bebas dari pandemi covid-19, maka event sholawat dan rebana harus dapat digelar lagi di balaikota.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Gerakan Solusi Indonesia Gelar Event GSI Youth di Kota Solo, November mendatang.

Soloevent.id - Indonesia memiliki jutaan anak muda dengan energi, kreativitas, gagasan, dan kemampuan untuk...

Gowes 30K Jelajah Sejarah! Intip Kemeriahan Solo Diversity Bike 2026

Soloevent.id - PT Viva Vastenburg Fortress bersama Pemerintah Kota Surakarta menggelar acara Solo Diversity...

Solo International Performing Arts Hari Kedua Tampilkan  5 Delegasi Seni Yang Memukau

Soloevent.id - Solo International Performing Arts (SIPA) 2026  Hari kedua menampilkan beragam karya seni...

More like this

Solo International Performing Arts Hari Kedua Tampilkan  5 Delegasi Seni Yang Memukau

Soloevent.id - Solo International Performing Arts (SIPA) 2026  Hari kedua menampilkan beragam karya seni...

SIPA 2026, Diplomasi Budaya melalui Seni Pertunjukan

Solo International Performing Arts (SIPA) 2026 kembali menyuguhkan perayaan  seni pertunjukan  bertaraf  internasional di...

SIPA Hadirkan Beragam Seni Pertunjukan di Hari Kedua

Solo International Performing Arts (SIPA) 2026 kembali melanjutkan rangkaian pertunjukannya di Pamedan Pura Mangkunegaran,...