Wednesday, August 19, 2026
HomeMusikCerita tentang Nasida Ria, Band Kasidah Pertama di Indonesia

Cerita tentang Nasida Ria, Band Kasidah Pertama di Indonesia

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Sebagai negara dengan penduduk mayoritas  beragama Islam, Indonesia memiliki banyak musisi yang memainkan musik religi. Salah satunya adalah Nasida Ria. Band kasidah modern asal Semarang ini dibentuk sejak tahun 1975. Seluruh personelnya adalah wanita. Sudah lebih dari empat dekade berdiri, Nasida Ria merupakan kelompok kasidah modern paling senior di Indonesia.

Nasida Ria dibentuk oleh HM Zain yang merupakan seorang guru qira’at. Zain kemudian mengumpulkan sembilan siswinya, yakni Mudrikah Zain, Mutoharoh, Rien Jamain, Umi Kholifah, Mysyarofah, Nunung, Alfiyah, Kudriyah, dan Nur Ain untuk membikin grup. Mereka awalnya hanya menggunakan rebana sebagai alat musik.

Kemudian, Wali Kota Semarang kala itu, Iman Soeparto Tjakrajoeda, yang menggemari musik mereka, menyumbangkan instrumen organ untuk membantu Nasida Ria sekaligus memperlancar pelajaran musik mereka. Tak cuma organ, alat musik lain seperti gitar, bas, dan biola diberikan di hari selanjutnya.

Selama  lebih dari 40 tahun berkarir, Nasida Ria telah menelurkan 35 album. Album debutnya, Alabaladil Makabul, dibuat tiga tahun seusai pembentukan mereka. Lirik-lirik yang berisi dakwah itu dibungkus dengan musik yang berkiiblat ke jazirah Arab.

Nasida Ria masih menggunakan bahasa Arab hingga tiga album berikutnya. Namun, Kyai Ahmad Buchori Masruri menyarankan mereka untuk menggunakan bahasa Indonesia agar lagu-lagunya lebih efektif. Sejak itu, gaya Nasida Ria berubah. Masruri turut menyumbangkan lagu untuk mereka dengan nama samaran Abu Ali Haidar.

Gaya Nasida Ria yang baru ternyata populer. Lagu-lagu mereka, antara lain “Pengantin Baru”, “Tahun 2000”, “Jilbab Putih”, “Anakku”, dan “Kota Santri”, banyak diputar di radio, baik di perdesaan maupun kota. Mereka juga muncul di televisi nasional dan melakukan tur di seluruh Indonesia.

Tidak hanya tur dalam negeri saja, pada Juli 1996, mereka diundang ke Jerman untuk tampil di Festival Heimatklange yang diadakan di tiga kota di Jerman, yaitu Berlin, Mulheim, dan Dusseldorf.



Dilansir dari sebuah situs, Nasida Ria telah menang beberapa penghargaan, salah satunyae dari Persatuan Wartawan Indonesia pada tahun 1989. Lagu mereka “Perdamaian”, yang ditulis oleh Masruri, sering ditayangkan di stasiun radio pada musim Lebaran selama berpuluh tahun, dan pernah di-cover oleh band Gigi. “Kota Santri” pun pernah dibawakan ulang oleh salah satu diva Indonesia, Krisdayanti, dan mantan suaminya, Anang Hermansyah.

Setelah tahun 2000, pamor Nasida Ria menurun. Mereka sering melakukan gonta-gonta personel karena tak sedikit anggotanya yang meninggal dunia maupun hengkang dari band. Saat ini, Nasida Ria yang beranggotakan 12 pemain musik dimanajeri oleh Choliq Zain, anak dari HM Zain. Choliq menaruh perhatian besar tentang kaderisasi dan regenerasi. Dia gencar mencari anak-anak muda di seantero Semarang dan Jawa Tengah. Tujuannya untuk melakukan pembibitan generasi keempat Nasida Ria dengan membentuk tim junior yang beranggotakan siswi-siswi SMP dengan nama itu Qasidah ezzurA.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Pertama di Solo! Intip Keseruan HYROX di Hybrid Race & Rave 2026

Soloevent.id - Event olahraga Hybrid Race & Rave 2026 yang diinisiasi oleh Grand Onyx...

Sambut HUT RI Ke-81, The Park Mall Solo Gelar Lomba Bakiak Hingga Tarik Tambang

Soloevent.id - Dalam rangka menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, The...

Emparty Fest 2026, Hadirkan Ruang Berkarya Para Komunitas Seniman Merdeka

Soloevent.id - Pameran seni bertajuk Emparty Fest 2026 digelar di Taman Budaya Jawa Tengah...

More like this

Pecah Maksimal! Trio Macan, Denny Caknan hingga NDX AKA Sukses Goyang De Tjolomadoe.

Soloevent.id - Ribuan orang joget bareng di konser FYP (FestivalnYa Pedangdut) di De Tjolomadoe,...

Konser Live Arena, Disko Koplo Mr. Jono & Joni Guncang De Tjolomadoe

Soloevent.id - Konser Musik Live Arena digelar di Halaman Parkir Timur De Tjolomadoe, Rabu...

Puncak Acara Milad Rapma FM ke-28 Hadirkan Panggung Gigs Musik di Hetero Space Solo

Soloevent.id - Komunitas radio Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Rapma FM baru saja menggelar perayaan...