Wednesday, June 10, 2026
HomeLainnyaKartini dan Perjuangannya Memuliakan Perempuan

Kartini dan Perjuangannya Memuliakan Perempuan

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – April identik dengan Hari Kartini. Setiap tanggal 21 di bulan keempat, masyarakat Indonesia memperingati hari kelahiran R.A. Kartini yang merupakan tokoh emansipasi di Indonesia.

Perjuangan sang Pahlawan Nasional untuk mengangkat derajat perempuan dimuat dalam Habis Gelap Terbitlah Terang. Buku tersebut merupakan kumpulan surat yang ditulis dan dikirimkan Kartini kepada kenalan-kenalannya di Belanda, antara lain Abendanon, Estelle H. Zeehandelaar, Ovink-Soer, dan lain-lain. Lalu, kumpulan surat tersebut dibukukan oleh J.H. Abendanon dengan judul Door Duisternis Tot Licht.

Dalam salah satu surat yang dikirimkan kepada Ovink-Soer pada awal 1900, Kartini mengungkapkan jika dirinya ingin belajar ke Eropa, termasuk kakak dan adiknya. Kartini ingin menjadi guru agar bisa mengajarkan pengetahuan, rasa kasih sayang, dan keadlian seperti yang ia ketahui dari orang-orang Eropa tersebut.



Ada kutipan dalam bukunya, “Bila dengan sebenarnya hendak memajukan peradaban, maka haruslah kecerdasan pikiran dan kecerdasan budi sama-sama dimajukan.”

Kartini sangat memuliakan kaum perempuan, terutama para ibu. Baginya, ibu adalah sosok yang banyak membantu untuk meninggikan derajat budi manusia. Dari merekalah manusia memperoleh pendidikannya yang pertama. Dari ibu pula manusia belajar merasa, berpikir, dan berkata. Pendidikan pertama itulah, kata Kartini, sangat berpengaruh bagi kehidupan seseorang.

Lewat gagasan yang dituliskannya dalam Habis Gelap Terbitlah Terang, mencerminkan Kartini sebagai sosok perempuan yang menyerap pengetahuan modern. Pemikirannya itu mengkritisi kekangan sistem feodal (dan kolonial) yang menghambat kemajuan masyarakat jajahan di Hindia-Belanda, khususnya para kaum Hawa.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Targetkan 7.000 Pelari: Solo Run Fest 2026 Padukan Olahraga, Budaya & Tren Kalcer!

Soloevent.id - Solo Run Fest 2026 kembali digelar, memasuki tahun keempat penyelenggaraannya ajang lari...

Praktik Langsung, Siswa Broadcasting dan Film SMKN 7 Surakarta Gelar Karya Film Pendek dan Video Musik

Soloevent.id - Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 7 Surakarta menggelar kegiatan gelar karya di...

Madreya EO Sukses Gelar “Nge-Lawak Berbudaya” Di Koat Coffee Kartasura

Kartasura, 17 Mei 2026 - Madreya EO, kelompok event organizer yang beranggotakan mahasiswa semester...

More like this

Targetkan 7.000 Pelari: Solo Run Fest 2026 Padukan Olahraga, Budaya & Tren Kalcer!

Soloevent.id - Solo Run Fest 2026 kembali digelar, memasuki tahun keempat penyelenggaraannya ajang lari...

Praktik Langsung, Siswa Broadcasting dan Film SMKN 7 Surakarta Gelar Karya Film Pendek dan Video Musik

Soloevent.id - Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 7 Surakarta menggelar kegiatan gelar karya di...

Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta Gelar Event Kaum Ngalcerun di Kampung Wisata Batik Kauman

Soloevent.id - Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta menggelar kegiatan Kaum Ngalcerun di...