Sunday, October 11, 2026
HomeMusikLewat Proses, Bikin Voca Erudita Satu Hati

Lewat Proses, Bikin Voca Erudita Satu Hati

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Sudah lebih dari tiga dekade Voca Erudita (VE) berdiri. Unit Kegiatan Mahasisiwa (UKM) Universitas Sebelas Maret Surakarta ini kerap mengikuti berbagai kompetisi paduan suara, baik di dalam maupun luar negeri. Tak jarang mereka berhasil mengantongi gelar.

Saat talkshow di Radio Soloevent, Rabu (26/2/2020), Ketua Voca Erudita Muhammad Hazim Fauzi mengatakan sistem keikutsertaan antara kompetisi dalam negeri dan mancanegara berbeda. Untuk kompetisi dalam negeri biasanya VE mendapat undangan untuk partisipasi. Namun, saat mengikuti ajang internasional, VE (dan calon peserta lainnya) harus melakukan registrasi dahulu dan mengirimkan dokumentasi sebagai bahan audisi apakah bisa ikut berkompetisi atau tidak.

Proses menuju kompetisi merupakan hal krusial bagi Voca Erudita. Sebagai UKM yang beranggotakan mahasiswa aktif, banyak hal yang harus disesuaikan. Contohnya jadwal kuliah. Karena anggotanya berasal dari berbagai fakultas di UNS, sehingga perlu ada penyesuaian jadwal kuliah dengan kegiatan VE. Belum lagi ditambah hal-hal nonteknis lainnya. “Setiap anggota berbeda-beda situasi dan kondisinya. Jadi, untuk mendidik anggota agar lebih berkomitmen, harus dengan pendekatan yang berbeda pula,” jelas Hazim.

Selain faktor anggota, ada hal lain yang tak kalah urgen, yakni pendanaan. Setiap akan mengikuti kompetisi, terutama di luar negeri, mereka harus gencar mencari dana tambahan. Banyak cara yang dilakukan, misalnya pengajuan sponsor, bantuan dari UNS, iuran anggota, dan galang dana. Nah, untuk yang disebut terakhir, selain untuk menambah uang saku, galang dana juga menjadi ajang menambah kesolidan antaranggota. “Dari proses tersebut bisa menguatkan secara fisik dan mental. Dari sana pula bisa menciptakan ikatan antarpersonel. Kegiatan itu bikin satu padu dan satu hati,” jelasnya.



Meski sering mengikuti kompetisi tingkat dunia, Voca Erudita masih punya wishlist, yaitu mengikuti kompetisi paduan suara tingkat dunia, European Grand Prix for Choral Singing. Namun, untuk bisa masuk di ajang dunia tersebut harus lolos di salah satu kompetisi paduan suara yang diadakan di enam negara.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Disco Pilates Hadir Pertama Kali di Solo, Musro The Sunan Hotel Solo

Kolaborasi Yogashala dan Music Room The Sunan Hotel Solo SOLO, 3 Oktober 2026 — Ada...

Panggung Budaya Mahasiswa Internasional UNS di UNS Cultural Night 2026

Soloevent.id - Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar UNS Cultural Night (UCN) 2026 dengan...

Gerakan Solusi Indonesia Gelar Event GSI Youth di Kota Solo, November mendatang.

Soloevent.id - Indonesia memiliki jutaan anak muda dengan energi, kreativitas, gagasan, dan kemampuan untuk...

More like this

Kemeriahan Konser Harmony Manikam Nusantara di Ndalem Ndjojokoesoeman

Soloevent.id - Konser orkestra "Harmony Manikam Nusantara" bersama Svara Dhananjaya Music Orchestra sukses digelar...

Penutupan PKKMB UNS 2026 Pecah! Raim Laode Sukses Hibur Ribuan Maba di Semar Night Festival

Soloevent.id - Penyanyi dan komedian Raim Laode turut hadir memeriahkan Semar Night Festival 2026...

Pecah Maksimal! Trio Macan, Denny Caknan hingga NDX AKA Sukses Goyang De Tjolomadoe.

Soloevent.id - Ribuan orang joget bareng di konser FYP (FestivalnYa Pedangdut) di De Tjolomadoe,...