Wednesday, May 27, 2026
HomeBisnisBakpia Balong: Tampil Muda di Generasi Ketiga

Bakpia Balong: Tampil Muda di Generasi Ketiga

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Berbicara soal jajanan Peranakan yang ada di Kota Solo, rasanya kurang pas kalau tidak memasukkan Bakpia Balong “Sumber Rejeki” ke dalam daftar. Kamu bisa menemukan tokonya di  Jl. Kapten Mulyadi No. 17, Kelurahan Sudiroprajan; tak jauh dari Pasar Gede. Disebut Bakpia Balong karena tokonya berada di kawasan Pecinan bernama Kampung Balong.

Kuliner ini ada sejak tahun 1960. Kalau dilihat dari bentuknya, bakpia yang telah dikelola tiga generasi ini memiliki ukuran yang lebih besar dibanding bakpia pada umumnya. Menurut penerus Bakpia Balong, Devina Budiono, besar Bakpia Balong mengacu pada ukuran asli dari negara asalnya. Devina mengetahuinya saat berkunjung ke Tiongkok.

Bakpia Balong merupakan usaha keluarga. Makanan ini pertama kali dikembangkan oleh kakek Devina, kemudian dikelola oleh ayahnya hingga sekarang. Awalnya, bakpia hanya tersegmentasi untuk komunitas Tionghoa saja. Seiring berjalannya waktu, makanan yang terbuat dari tepung terigu ini dapat dinikmati semua orang. Bahkan, kini, Bakpia Balong menjadi salah satu oleh-oleh khas Solo.

Devina mengungkapkan bisnis keluarganya ini telah mengalami proses panjang. Masa puncak kejayaan terjadi di era ’80-an. Saat itu, sang ayah menjajakan bakpia sampai ke luar kota hingga banyak pelanggan yang datang ke Solo untuk membeli bakpianya.

Memasuki masa ’90-an, kepopuleran Bakpia Balong meredup karena ayah Devina harus mengerjakan banyak hal. Sampai akhirnya Devina ikut turun tangan. Ia melakukan re-branding supaya  jajanan legendaris ini tetap eksis dan bisa diterima oleh kalangan muda.

Devina mengubah packaging dan melakukan penambahan varian rasa. Dulu, Bakpia Balong hanya berbungkus plastik panjang dan terdapat logo dalam huruf Hanze yang dalam bahasa Mandarin berarti “kebahagiaan”. Menurutnya packaging seperti itu terlalu segmented. Biar kelihatan lebih kekinian, bakpia-bakpia itu dibungkus dalam kardus yang berbentuk  seperti box smartphone. Satu boks berisi lima buah bakpia.

Untuk rasa, Bakpia Balong sekarang punya dua belas varian. Sebelas isiannya, antara lain cokelat, durian, keju, kacang merah bisa dikonsumsi umum. Sedangkan untuk satu isian lainnya tidak bisa dinikmati semua masyarakat karena memakai bahan nonhalal.

Karena produksinya dalam satu pabrik, Devina mengaku belum bisa memberikan label halal untuk produk.“Saya terbuka saja, ya, biar masyarakat tahu. Toh, sejauh ini masih banyak, kok, yang suka, tapi ada juga yang enggak mau. Tergantung masing-masing karakter pelanggan, sih,” jelasnya kepada Soloevent, Sabtu (18/1/2020).



Satu boks Bakpia Balong dijual mulai dari Rp35 ribu. Tokonya buka dari jam 07.30 sampai 19.00 WIB. Mau belanja lewat online juga bisa karena Bakpia Balong tersedia di beberapa e-commerce.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Bank Indonesia Solo Gelar ADIKARYA FEST 2026: Perkuat Sistem Digitalisasi dan UMKM di Solo Raya

Soloevent.id - Bank Indonesia Kantor Perwakilan Solo kembali menggelar acara ADIKARYA FEST 2026 pada...

Edisi Dasawarsa, Festival Literasi Nasional 2026 Gelar Pentas Karya di Pasar Triwindu

Soloevent.id - Festival Literasi Nasional 2026 kembali digelar di Kota Solo, Jumat-Minggu (22-24/5/2026). Ini...

Berjalan Kaki dari Bali ke Borobudur: Cerita 57 Biksu Dunia Singgah di Kota Bengawan

Soloevent.id - Puluhan biksu dari empat negara memulai prosesi Pindapata dan Sanghadana dalam rangka...

More like this

Bank Indonesia Solo Gelar ADIKARYA FEST 2026: Perkuat Sistem Digitalisasi dan UMKM di Solo Raya

Soloevent.id - Bank Indonesia Kantor Perwakilan Solo kembali menggelar acara ADIKARYA FEST 2026 pada...

Edisi Dasawarsa, Festival Literasi Nasional 2026 Gelar Pentas Karya di Pasar Triwindu

Soloevent.id - Festival Literasi Nasional 2026 kembali digelar di Kota Solo, Jumat-Minggu (22-24/5/2026). Ini...

Berjalan Kaki dari Bali ke Borobudur: Cerita 57 Biksu Dunia Singgah di Kota Bengawan

Soloevent.id - Puluhan biksu dari empat negara memulai prosesi Pindapata dan Sanghadana dalam rangka...