Thursday, April 30, 2026
HomeSeni dan BudayaSelalu Ada Saat Imlek, Ini Beda Barongsai dan Liong

Selalu Ada Saat Imlek, Ini Beda Barongsai dan Liong

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Atraksi barongsai dan liong selalu ditunggu saat perayaan Tahun Baru Imlek. Polah para pemain yang mempertontonkan kelincahan dan kekompakan menjadi hiburan masyarakat sewaktu Imlek tiba.

Dalam kultur Tiongkok, barongsai merupakan Dewa Singa yang digambarkan sebagai penguasa daratan. Sedangkan liong adalah hewan mitologi berupa naga sebagai perlambang Dewa Kebijaksanaan.

Menurut kepercayaan Tionghoa, tarian barongsai dan liong digunakan sebagai tolak bala yang dibawa Nian, roh jahat  yang suka mengganggu rakyat pedesaan. Melalui  tarian singa dan naga ini dipercaya dapat mengusir Nian (kesialan) tersebut.

Barongsai dan liong dimainkan dengan cara berbeda. Barongsai cukup dibawakan dua penari. Namun, mereka wajib punya fisik kuat, karena harus melakukan atraksi-atraksi yang cukup menantang. Sedangkan liong yang memiliki panjang 9-10 meter dimainkan oleh sembilan penari yang memegang tongkat dibawah perut naga. Penari liong ini harus mempunyai kemampuan simetrikal yang tinggi, sehingga dapat melakukan gerakan-gerakan variatif yang kompak.

Setiap gerakan yang dilakukan, baik barongsai maupun liong, memiliki makna tersediri. Siapa pun yang akan menampilkan dua tarian ini harus memahami filosofi-filosofi budaya Cina.

Etnis Tionghoa yang masih memegang teguh kepercayaan leluhur yakin bahwa tarian barongsai dan liong ini dapat memberikan energi positif untuk menjalani segala macam usaha. Karena kepercayaan ini, para etnis Tionghoa totok yang hendak membuka usaha selalu mengawalinya dengan menyuguhkan dua tarian itu. Konon, tarian barongsai dan liong bisa menularkan energi positif terhadap kegiatan bisnisnya di kemudian hari.



Seiring berjalannya waktu dan proses akulturasi budaya di Indonesia, para penari liong dan barongsai tidak hanya dari etnis Tionghoa saja, namun juga dari berbagai etnis dan keyakinan.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Pelatihan Membuat Sanggul Bersama Akademi Sanggul Nusantara di Event Solo Menari 2026

Soloevent.id - Pagelaran Solo Menari 2026 kembali digelar pada Selasa-Rabu (28-29/4/2026) di Pendhapi Gedhe...

Sebanyak 1.700 Penari Kipas Semarakkan Solo Menari 2026 di Kawasan Titik Nol

Soloevent.id - Kota Solo kembali menggelar acara Solo Menari pada 29 April 2026. Sebanyak...

Cukup 10 Ribu! Intip 5 Wahana Ikonik yang Wajib Kamu Coba di Pasar Malam Alun-Alun Kidul

Soloevent.id - Pasar Malam Alkid (Alun-Alun Kidul) kembali digelar mulai 3 April - 3...

More like this

Pelatihan Membuat Sanggul Bersama Akademi Sanggul Nusantara di Event Solo Menari 2026

Soloevent.id - Pagelaran Solo Menari 2026 kembali digelar pada Selasa-Rabu (28-29/4/2026) di Pendhapi Gedhe...

Sebanyak 1.700 Penari Kipas Semarakkan Solo Menari 2026 di Kawasan Titik Nol

Soloevent.id - Kota Solo kembali menggelar acara Solo Menari pada 29 April 2026. Sebanyak...

Cukup 10 Ribu! Intip 5 Wahana Ikonik yang Wajib Kamu Coba di Pasar Malam Alun-Alun Kidul

Soloevent.id - Pasar Malam Alkid (Alun-Alun Kidul) kembali digelar mulai 3 April - 3...