Friday, June 12, 2026
HomeLainnyaIni Lho Negara yang Pertama dan Terakhir Merayakan Tahun Baru

Ini Lho Negara yang Pertama dan Terakhir Merayakan Tahun Baru

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Sepertinya di berbagai belahan dunia mana pun, perayaan Tahun Baru sangat ditunggu banyak orang. Tak terkecuali Indonesia.

Kamu tahu enggak, waktu perayaan Tahun Baru di berbagai negara itu berbeda-beda, lo. Sesuai dengan konsep bahwa bumi itu bulat, para penduduk di setiap negara harus bersabar menunggu giliran perayaan Tahun Baru. Secara keseluruhan, ada 39 pembagian waktu lokal di dunia. Dengan demikian, butuh 26 jam agar seluruh negara di dunia merayakan pergantian tahun.

Menurut The Sun, tiga negara pertama yang berganti tahun adalah Tonga, Samoa, dan Kiribati. Pulau kecil Tonga di Pasifik adalah yang pertama kali merayakan Tahun Baru. Pulau Tonga berselisih enam jam lebih cepat dari Indonesia.

Negara kedua adalah Samoa, yang hanya berjarak 558 mil dari Tonga. Penduduk setempat dan turis merayakan Tahun Baru lima jam sebelum Indonesia.

Untuk Indonesia, gegap gempita perayaan Tahun Baru dimulai dari kawasan paling timur, yakni Papua. Lalu selang satu jam giliran kota-kota yang berada di Waktu Indonesia Tengah. Yang paling akhir merasakan Tahun Baru adalah Waktu Indonesia Barat. Kelak Indonesia bagian barat akan merayakan bersama negara lain, seperti Thailand, Kamboja, dan Vietnam.

Bagaimana dengan negara Asia? Jepang dan Korea Selatan adalah dua negara pertama yang berganti tahun, tepatnya pada pukul 22.00 WIB. Selang 30 menit, Korea Utara menyusul negara-negara sebelumnya. Pukul 23.00 WIB, negara Cina, Filipina, dan Singapura resmi berpindah tahun baru.



Lalu, negara yang merayakan Tahun Baru paling akhir adalah kepulauan kecil di Amerika Serikat seperti American Samoa, Baker Island, dan Howland  yang bersellisih 20 jam lebih lambat dari Indonesia.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Targetkan 7.000 Pelari: Solo Run Fest 2026 Padukan Olahraga, Budaya & Tren Kalcer!

Soloevent.id - Solo Run Fest 2026 kembali digelar, memasuki tahun keempat penyelenggaraannya ajang lari...

Praktik Langsung, Siswa Broadcasting dan Film SMKN 7 Surakarta Gelar Karya Film Pendek dan Video Musik

Soloevent.id - Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 7 Surakarta menggelar kegiatan gelar karya di...

Madreya EO Sukses Gelar “Nge-Lawak Berbudaya” Di Koat Coffee Kartasura

Kartasura, 17 Mei 2026 - Madreya EO, kelompok event organizer yang beranggotakan mahasiswa semester...

More like this

Targetkan 7.000 Pelari: Solo Run Fest 2026 Padukan Olahraga, Budaya & Tren Kalcer!

Soloevent.id - Solo Run Fest 2026 kembali digelar, memasuki tahun keempat penyelenggaraannya ajang lari...

Praktik Langsung, Siswa Broadcasting dan Film SMKN 7 Surakarta Gelar Karya Film Pendek dan Video Musik

Soloevent.id - Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 7 Surakarta menggelar kegiatan gelar karya di...

Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta Gelar Event Kaum Ngalcerun di Kampung Wisata Batik Kauman

Soloevent.id - Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta menggelar kegiatan Kaum Ngalcerun di...