Tuesday, May 26, 2026
HomeBisnisMandiri Youngsters Solo Sosialisasikan Tips Berjualan Online

Mandiri Youngsters Solo Sosialisasikan Tips Berjualan Online

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Desa Mancasan, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, terkenal sebagai tempatnya para perajin gitar. Keahlian warga desa dalam memproduksi alat musik petik tersebut diwariskan turun-temurun.

Mereka menjual gitarnya dengan harga yang lebih murah secara lusinan. Sayangnya, Desa Mancasan sebagai sentra industri gitar tidak memiliki merk khusus, mereka menggunakan merk kosong sesuai dengan permintaan pelanggan.

Melihat potensi desa Mancasan, Mandiri Youngsters Solo mengadakan kegiatan Social Creative Project. “Mandiri Youngsters Solo melibatkan para pegawai milenial Bank Mandiri dari berbagai cabang dan area di Solo. Mereka terjun ke lapangan dan mensosialisasikan pentingnya sistem digitalisasi. Dengan kegiatan ini, kami juga mengajak masyarakat, khususnya Desa Mancasan, agar bisa meningkatkan hasil produksi tidak hanya melalui sistem konvensional, tetapi juga digital,” jelas Area Head Bank Mandiri Solo Ony Suryono Widodo kepada Soloevent, Minggu (8/12/2019), di Pendapa Wijaya Kusuma Desa Mancasan.

Dalam acara bertema “Smart Strategies To Be a Young Entrepreneur “ ini, para perajin gitar diberi tips berjualan online. Aditya Rahardani, seorang entrepreneur sukses yang mempunyai brand fashion Maritza & Jelita, tampil sebagai pembicara.

Perempuan berusia 30 tahun kelahiran Temanggung itu berbagi pengalaman mengembangkan bisnisnya lewat dunia maya. Katanya, salah satu hal yang harus diperhatikan saat berjualan online adalah konten. “Saya kadang memfoto produk menggunakan background, kadang produk dipakai oleh model. Foto itu penting. Bapak-bapak bisa juga menggunakan video. Misalnya mengetes bunyi gitar sambil memainkan lagu,” ujarnya.

Wanita yang kerap dipanggil Dita itu juga menyarankan supaya para perajin melakukan inovasi. “Biar produk bapak-bapak berbeda dengan perajin lainnya, cobalah berinovasi. Misalnya bodi gitar dilukisi wayang atau corak batik. Ini juga menjadi cara untuk menarik pembeli,” terangnya.



Selain melalui Social Creative Project, Bank Mandiri juga menyediakan KUR (Kredit Usaha Rakyat) dengan bunga yang tidak terlalu besar untuk mendukung berkembangnya bisnis warga. “Ini untuk menghindari adanya peminjaman kepada rentenir yang masih banyak terjadi di daerah,” imbuhnya.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Bank Indonesia Solo Gelar ADIKARYA FEST 2026: Perkuat Sistem Digitalisasi dan UMKM di Solo Raya

Soloevent.id - Bank Indonesia Kantor Perwakilan Solo kembali menggelar acara ADIKARYA FEST 2026 pada...

Edisi Dasawarsa, Festival Literasi Nasional 2026 Gelar Pentas Karya di Pasar Triwindu

Soloevent.id - Festival Literasi Nasional 2026 kembali digelar di Kota Solo, Jumat-Minggu (22-24/5/2026). Ini...

Berjalan Kaki dari Bali ke Borobudur: Cerita 57 Biksu Dunia Singgah di Kota Bengawan

Soloevent.id - Puluhan biksu dari empat negara memulai prosesi Pindapata dan Sanghadana dalam rangka...

More like this

Bank Indonesia Solo Gelar ADIKARYA FEST 2026: Perkuat Sistem Digitalisasi dan UMKM di Solo Raya

Soloevent.id - Bank Indonesia Kantor Perwakilan Solo kembali menggelar acara ADIKARYA FEST 2026 pada...

Meski Balon Udara Gagal Terbang, Warga Tetap Padati Alun-Alun Utara Solo

Soloevent.id - Belasan balon udara yang disiapkan manajemen Bank Jateng Syariah Cabang Solo dalam...

Dari Kuliner Viral sampai Guyon Waton, Ini Keseruan Uleg Bazar Kuliner 2026 di Mangkunegaran

Soloevent.id - Uleg Bazar Kuliner (UBK) 2026 digelar pada 14 hingga 17 Mei 2026...