Monday, May 25, 2026
HomeFilmSyuting Nagabonar Reborn, Rifky Alhabsyi Alami Kecelakaan

Syuting Nagabonar Reborn, Rifky Alhabsyi Alami Kecelakaan

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – November ini, ada satu lagi film Indonesia yang tayang di bioskop. Nagabonar Reborn judulnya. Film yang disutradarai Dedi Setiadi ini mengangkat cerita legendaris masyarakat Batak di Sumatera Utara. Film ini awalnya populer pada tahun 1987. Pemerannya kala itu adalah aktor kawakan Dedy Mizwar.

Sabtu (23/11/2019), para pemain Nagabonar Reborn, seperti Rifky Alhabsyi, Delano Daniel, Roby Tremonty, Ely Sugigi, Rita Matumon  hadir didampingi Dedi Setiadi dan Gusti Randa (produser) ke Solo Grand Mall buat nonton bareng.

Kata Produser Nagabonar Reborn dan pemilik Gempita Tjipta Perkasa (rumah produksi Nagabonar Reborn) Gusti Randa, film ini banyak melibatkan artis-artis muda biar lebih diterima pasar milenial.

Salah satunya Rifky Alhabsyi. Mantan pesepak bola ini mengaku sangat bersyukur bisa dilibatkan di film. Ia berperan sebagai Kapten Lukman yang merupakan sosok oportunis, pandai berstrategi, dan sangat berhati-hati.

Saat syuting, pria kelahiran 9 Mei 1984 itu sempat mengalami kecelakaan saat menunggangi kuda. Waktu itu, kudanya tidak terkontrol, sehingga dia terpaksa lompat. “Untungnya tanahnya becek, jadi waktu jatuh tidak ada luka atau patah tulang, cuma bajunya jadi kotor semua,” jelasnya kepada media sambil tertawa.

Rifky mendalami tokohnya dengan melihat film Nagabonar versi 1987. Aksen Batak dipelajarinya dari teman-temannya, selain itu untuk memperkuat budaya Batak, dia sering membaur ke masyarakat Medan di sela-sela syuting.

Artis muda lainnya adalah Delano Daniel yang memainkan tokoh Kapten Bastian. Ia mengaku menikmati proses syuting film ini, meksipun sering menghadapi cuaca yang kurang bersahabat karena hujan hampir setiap hari.

Gusti Randa membocorkan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia Puan Maharani muncul dalam film ini. Dia menjelaskan tidak ada unsur politik dalam pelibatan Puan. Putri Megawati Soekarnoputri itu digambarkan sebagai sosok dari pusat yang memberikan surat edaran dari Presiden. “Karena saat itu Indonesia dipimpin Soekarno, jadi kita libatkan Puan yang kebetulan adalah cucu dari Soekarno sebagai pembawa edaran surat dari pusat,” jelasnya.



Film ini rilis di bioskop Indonesia pada 21 November 2019.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Meski Balon Udara Gagal Terbang, Warga Tetap Padati Alun-Alun Utara Solo

Soloevent.id - Belasan balon udara yang disiapkan manajemen Bank Jateng Syariah Cabang Solo dalam...

Dari Kuliner Viral sampai Guyon Waton, Ini Keseruan Uleg Bazar Kuliner 2026 di Mangkunegaran

Soloevent.id - Uleg Bazar Kuliner (UBK) 2026 digelar pada 14 hingga 17 Mei 2026...

Pre-Event Solo Batik Carnival ke-17 Kenalkan Tema “Pitoelas” di The Park Mall Solo Baru

Soloevent.id - Pre-Event Pertama Solo Batik Carnival ke-17 digelar di Atrium The Park Mall...

More like this

Annisa & Venly Bongkar Tantangan Akting Paling Berat di Film ‘Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?’

Soloevent.id - Gimana sih rasanya kalau diajak meet n greet dan nonton bareng sama...

GUMREGAH! Sinema Akhir Tahun #10 ISI Solo: Seruan Bangkit Lewat Karya, Targetkan Panggung Internasional.

Soloevent.id - Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Program Studi (Prodi) Film Institut Seni...

Dekade Kreativitas: Sinema Akhir Tahun ke-10 ISI Surakarta Rayakan Inovasi Film!

Festival Film Sinema Akhir Tahun #10 resmi dibuka hari ini Rabu (12/11) di Teater...