Friday, May 22, 2026
HomeSeni dan BudayaMengawali Sekaten dengan Miyosaken Kagungan Dalem Gamelan

Mengawali Sekaten dengan Miyosaken Kagungan Dalem Gamelan

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Keraton Kasunanan Surakarta menggelar hajatan besar Sekaten. Acara tersebut digelar untuk memperingati hari kelahiran atau Maulid Nabi Muhammad SAW. Seperti tahun-tahun sebelumnya, Sekaten diawali dengan prosesi Miyosaken Kagungan Dalem Gamelan Keraton. Tahun ini, kegiatan tersebut diadakan Sabtu (2/11/2019).

Ada beberapa hal yang dilakukan dalam prosesi tersebut, yaitu memindahkan dua gamelan pusaka milik Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat menuju Masjid Agung. Kegiatan itu dilakukan oleh pihak Keraton dan para abdi dalem.

Gamelan pusaka itu terdiri dari dua perangkat, yakni gamelan Kiai Guntur Madu dan Kiai Guntur Sari. Kedua gamelan pusaka mulai diangkut dari Kori Kamandungan Lor Keraton Surakarta sekitar pukul 10.00 WIB.

Gamelan Sekaten itu dipikul menggunakan tandu. Perangkat gamelan ditutupi kain putih dan dihiasi roncean melati. Puluhan abdi dalem Keraton, putra maupun putri, turut mendampingi pemindahan gamelan dengan mengenakan pakaian tradisional Jawa.

Ketika sampai halaman Masjid, iring-iringan gamelan dibagi menjadi dua. Gamelan Kiai Guntur Madu dibawa ke sebelah selatan, sementara Kiai Guntur Sari diusung di sisi utara. Keduanya ditempatkan di sebuah ruangan khusus bernama Bangsal Pradonggo.

Kedua gamelan tersebut diletakkan di sana selama seminggu dan akan ditabuh setiap hari. Penabuh gamelan pun tidak sembarangan, mereka sudah dipilih oleh pihak Keraton. Yang pertama kali ditabuh adalah Kiai Guntur Madu. Gending yang dimainkan yaitu ladrang “Rambu”. Saat gamelan dibunyikan, masyarakat beramai-ramai mengunyah kinang. Itu dipercaya bikin awet muda.



Setelah satu minggu, kedua gamelan pusaka dikembalikan ke Keraton Kasunan Surakarta berbarengan dengan hari puncak Sekaten. Nah, di puncak Sekaten, akan digelar Kirab Gerebeg Mulud Tahun Wawu 1953. Saat itu, biasanya masyarakat akan berdatangan untuk berebut gunungan. Konon, gunungan dipercaya membawa berkah.

Grebeg Mulud 2019 ini bakalan berlangsung Sabtu (9/11/2019).

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Meski Balon Udara Gagal Terbang, Warga Tetap Padati Alun-Alun Utara Solo

Soloevent.id - Belasan balon udara yang disiapkan manajemen Bank Jateng Syariah Cabang Solo dalam...

Dari Kuliner Viral sampai Guyon Waton, Ini Keseruan Uleg Bazar Kuliner 2026 di Mangkunegaran

Soloevent.id - Uleg Bazar Kuliner (UBK) 2026 digelar pada 14 hingga 17 Mei 2026...

Pre-Event Solo Batik Carnival ke-17 Kenalkan Tema “Pitoelas” di The Park Mall Solo Baru

Soloevent.id - Pre-Event Pertama Solo Batik Carnival ke-17 digelar di Atrium The Park Mall...

More like this

Pre-Event Solo Batik Carnival ke-17 Kenalkan Tema “Pitoelas” di The Park Mall Solo Baru

Soloevent.id - Pre-Event Pertama Solo Batik Carnival ke-17 digelar di Atrium The Park Mall...

Semarak Budaya Indonesia 2026 Kembali Hadir di Solo Bawa Semangat “Swarna Bumi Bahari”

Soloevent.id - Semarak Budaya Indonesia (SBI) 2026 sebagai agenda tahunan Kota Surakarta kembali digelar...

26 Delegasi Dari 23 Daerah Siap Meriahkan Event Semarak Budaya Indonesia 2026

Soloevent.id - Semarak Budaya Indonesia (SBI) 2026 kembali menghadirkan perhelatan budaya yang mempersatukan keberagaman...