Monday, February 9, 2026
spot_img
HomeSeni dan BudayaDalang Bocah dari 31 Kota Unjuk Bakat di Solo

Dalang Bocah dari 31 Kota Unjuk Bakat di Solo

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Sebanyak 135 dalang cilik unjuk bakat di Temu Dalang Bocah Nusantara 8. Digelar di Pendhapa Taman Budaya Jawa Tengah, 27 Juli-2 Agustus 2019, dalang-dalang muda tersebut berasal dari 31 kota di Indonesia.

Acara yang diselenggarakan oleh Sanggar Seni Sarotama ini dikonsep tanpa adanya persaingan maupun kompetisi, sehingga diharapkan para dalang cilik bisa menjalin persaudaraan  sejak usia dini.

Tiap peserta diberi waktu 30 menit untuk menampilkan lakon pilihannya. Salah satunya Muhammad Fahmi Malidia. Siswa SDN Madyotaman itu memainkan lakon “Gatotkaca”. Murid kelas 5 tersebut menyukai Gatotkaca karena tokoh pewayangan itu mempunyai sifat yang baik.

Ketua Panitia Temu Dalang Bocah Nusantara 2019, Singgih Sri Cundomanik mengatakan acara ini diadakan untuk mengenalkan anak-anak dengan seni tradisi. “Kami ingin memperkenalkan wawasan tentang ragam, corak, gaya pewayangan di Indonesia,” ujarnya ketika ditemui Soloevent, Selasa (30/7/2019).

Singgih menambahkan banyak nilai positif yang bisa dipetik dari wayang, Salah satunya sebagai sarana edukasi.

Ternyata, banyak di antara dalang-dalang muda ini yang bukan berasal dari keluarga seniman. Anak-anak tersebut memang menyukai wayang maupun seni pedalangan, makanya mereka dimasukkan sanggar oleh orang tuanya supaya bisa mengasah dan melatih kemampuan mereka.



Sanggar Sarotama menggelar Temu Dalang Bocah Nusantara sebanyak dua tahun sekali. Dari tahun ke tahun, jumlah peserta selalu bertambah. Diadakan pertama kali tahun 2005, acara ini diikuti 29 anak. Tahun 2007 bertambah menjadi 34 anak, tahun 2009 ada 41 anak yang unjuk gigi. Nah, di tahun 2011, event ini berhasil meraih rekor MURI dengan peserta sebanyak 77 anak. Lalu tahun 2013, 2015, dan 2017 jumlah peserta semakin meningkat. Tahun 2017 lalu, Temu Dalang Bocah Nusantara dimeriahkan oleh 187 anak. Ini menjadi sinyal positif bahwa pelestari kesenian tradisional makin bertambah.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Mangkunegaran Meresmikan Layanan Ambulans Jenazah dan Pembukaan Kembali Perpustakaan Reksa Pustaka Mangkunegaran

Surakarta, 5 Februari 2026. Mangkunegaran meresmikan layanan ambulans jenazah dan membuka kembali Perpustakaan Reksa Pustaka...

Maraton 48 Jam: Intip Keseruan Global Game Jam Solo 2026 di Solo Technopark!

Soloevent.id - Global Game Jam Solo 2026 kembali digelar pada 30 Januari hingga 1...

Chef Jane Spill Rahasia “Dubai Chewy Cookies” di Atrium Neo Solo Grand Mall.

Soloevent.id - Neo Solo Grand Mall kembali menggelar acara festival kuliner pada 23 Januari...

More like this

Mengenal Boga Sambrama: Tradisi Berbagi Jajanan Khas Mangkunegaran Setiap 35 Hari

Soloevent.id - Pura Mangkunegaran menggelar acara Boga Sambrama di Pamedan Pura Mangkunegaran Sabtu (31/1/2026)....

Wayang Kok Bahas Bullying? Begini Cara Karang Taruna Baluwarti “Menyentil” Anak Muda Zaman Now!

Soloevent.id - Festival Pucakawarti Vol.3 Baluwarti digelar di depan Kantor Kelurahan Baluwarti, Jumat-Sabtu (19-20/12/2025)....

Ternyata Ini Alasan Ribuan Mata Terpaku pada Panggung Disabilitas di Solo.

Soloevent.id - Kesenian tidak memandang batas yang berarti seni dapat diterima dan dilakukan oleh...