Friday, January 23, 2026
spot_img
HomeSeni dan BudayaDalang Bocah dari 31 Kota Unjuk Bakat di Solo

Dalang Bocah dari 31 Kota Unjuk Bakat di Solo

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Sebanyak 135 dalang cilik unjuk bakat di Temu Dalang Bocah Nusantara 8. Digelar di Pendhapa Taman Budaya Jawa Tengah, 27 Juli-2 Agustus 2019, dalang-dalang muda tersebut berasal dari 31 kota di Indonesia.

Acara yang diselenggarakan oleh Sanggar Seni Sarotama ini dikonsep tanpa adanya persaingan maupun kompetisi, sehingga diharapkan para dalang cilik bisa menjalin persaudaraan  sejak usia dini.

Tiap peserta diberi waktu 30 menit untuk menampilkan lakon pilihannya. Salah satunya Muhammad Fahmi Malidia. Siswa SDN Madyotaman itu memainkan lakon “Gatotkaca”. Murid kelas 5 tersebut menyukai Gatotkaca karena tokoh pewayangan itu mempunyai sifat yang baik.

Ketua Panitia Temu Dalang Bocah Nusantara 2019, Singgih Sri Cundomanik mengatakan acara ini diadakan untuk mengenalkan anak-anak dengan seni tradisi. “Kami ingin memperkenalkan wawasan tentang ragam, corak, gaya pewayangan di Indonesia,” ujarnya ketika ditemui Soloevent, Selasa (30/7/2019).

Singgih menambahkan banyak nilai positif yang bisa dipetik dari wayang, Salah satunya sebagai sarana edukasi.

Ternyata, banyak di antara dalang-dalang muda ini yang bukan berasal dari keluarga seniman. Anak-anak tersebut memang menyukai wayang maupun seni pedalangan, makanya mereka dimasukkan sanggar oleh orang tuanya supaya bisa mengasah dan melatih kemampuan mereka.



Sanggar Sarotama menggelar Temu Dalang Bocah Nusantara sebanyak dua tahun sekali. Dari tahun ke tahun, jumlah peserta selalu bertambah. Diadakan pertama kali tahun 2005, acara ini diikuti 29 anak. Tahun 2007 bertambah menjadi 34 anak, tahun 2009 ada 41 anak yang unjuk gigi. Nah, di tahun 2011, event ini berhasil meraih rekor MURI dengan peserta sebanyak 77 anak. Lalu tahun 2013, 2015, dan 2017 jumlah peserta semakin meningkat. Tahun 2017 lalu, Temu Dalang Bocah Nusantara dimeriahkan oleh 187 anak. Ini menjadi sinyal positif bahwa pelestari kesenian tradisional makin bertambah.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Mix or Match: Cara Agra Rooftop Alila Solo Temukan Identitas Rasa Kamu Lewat Koktail

Agra Rooftop, bar rooftop tertinggi di kota Surakarta yang berlokasi di lantai 29 hotel...

Vibe Pasar Gede Beda Banget! Solo Di waktu Malam : Spot Nongkrong Klasik yang Lagi Hits

Soloevent.id - Kota Solo emang ada aja gebrakannya yang baru, selain menghadirkan berbagai acara...

The Sunan Hotel Solo Hadirkan Red Lantern Buffet

The Sunan Hotel Solo kembali menghadirkan pengalaman kuliner tematik melalui Red Lantern Buffet, sebuah...

More like this

Wayang Kok Bahas Bullying? Begini Cara Karang Taruna Baluwarti “Menyentil” Anak Muda Zaman Now!

Soloevent.id - Festival Pucakawarti Vol.3 Baluwarti digelar di depan Kantor Kelurahan Baluwarti, Jumat-Sabtu (19-20/12/2025)....

Ternyata Ini Alasan Ribuan Mata Terpaku pada Panggung Disabilitas di Solo.

Soloevent.id - Kesenian tidak memandang batas yang berarti seni dapat diterima dan dilakukan oleh...

Konser “Gamelan Adi Kaloka: Merayakan Keragaman Nusantara”, sebuah konser kolaboratif seniman gamelan.

Soloevent.id - Tak kurang dari 175 talenta seni terlibat dalam sebuah pergelaran seni karawitan...