Friday, June 12, 2026
HomeSeni dan BudayaTema Festival Payung Indonesia 2019 Terinspirasi dari Zaman Dahulu

Tema Festival Payung Indonesia 2019 Terinspirasi dari Zaman Dahulu

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Festival Payung Indonesia akan memasuki musim keenam. Tahun 2019 ini, “Sepayung Daun” dipilih sebagai tema. Tema tersebut terinspirasi dari zaman dahulu. Ketika itu, untuk melindungi diri dari panas dan hujan, orang-orang menggunakan daun sebagai payung. Bahkan, hal itu terpampang dalam relief salah satu candi di Jawa Timur.

“Ini membuktikan bahwa ide payung sudah melekat dengan peradaban manusia sejak lama,” jelas Ketua Pelaksana Festival Payung Indonesia Heru Presetya, saat ditemui Soloevent, Rabu (12/6/2019).

Sejak 2018, Festival Payung Indonesia (FPI) diselenggarakan di luar Kota Solo. Event kali ini digelar di Candi Prambanan.  Pemilihan tersebut didasari karena di area Candi Prambanan terdapat pohon besar yang menaungi pengunjung, sehingga sesuai dengan tema. “Selain itu, Festival Payung Indonesia selalu menyorot situs-situs bersejarah,” terangnya.

Lewat FPI, Heru mengajak masyarakat untuk memahami keberagamaan budaya Nusantara. Dia menyampaikan bahwa payung selalu melekat  pada momen-momen sakral di Indonesia, mulai dari kelahiran anak, pernikahan, upacara kematian, hingga upacara-upacara adat. “Festival ini juga menjadi pengingat kepada masyarakat mengenai esensi payung dalam peradaban manusia,” ucap Heru.



Dia mengungkapkan bahwa selain sebagai hiburan dan tontonan, Festival Payung Indonesia juga memiliki nilai edukasi untuk membuka wawasan masyarakat mengenai keberagaman budaya Nusantara. Nantinya, beragam jenis payung khas Indonesia akan ditampilkan. Pengunjung juga bisa berinteraksi langsung dengan para pengrajinnya.

Catat, ya, FPI 2019 bakalan dihelat di Lapangan Mandala Garuda Candi Prambanan, 6-8 September 2019.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Targetkan 7.000 Pelari: Solo Run Fest 2026 Padukan Olahraga, Budaya & Tren Kalcer!

Soloevent.id - Solo Run Fest 2026 kembali digelar, memasuki tahun keempat penyelenggaraannya ajang lari...

Praktik Langsung, Siswa Broadcasting dan Film SMKN 7 Surakarta Gelar Karya Film Pendek dan Video Musik

Soloevent.id - Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 7 Surakarta menggelar kegiatan gelar karya di...

Madreya EO Sukses Gelar “Nge-Lawak Berbudaya” Di Koat Coffee Kartasura

Kartasura, 17 Mei 2026 - Madreya EO, kelompok event organizer yang beranggotakan mahasiswa semester...

More like this

Kirab Bhinneka Gandekan 2026, Tampilkan Berbagai Potensi Budaya Kelurahan Gandekan

Soloevent.id - Kirab Bhinneka Gandekan kembali digelar di Kelurahan Gandekan Solo, Senin (1/6/2026). Event...

Edisi Dasawarsa, Festival Literasi Nasional 2026 Gelar Pentas Karya di Pasar Triwindu

Soloevent.id - Festival Literasi Nasional 2026 kembali digelar di Kota Solo, Jumat-Minggu (22-24/5/2026). Ini...

Berjalan Kaki dari Bali ke Borobudur: Cerita 57 Biksu Dunia Singgah di Kota Bengawan

Soloevent.id - Puluhan biksu dari empat negara memulai prosesi Pindapata dan Sanghadana dalam rangka...