Sunday, September 6, 2026
HomeLainnyaLima Tradisi Menyambut Ramadan di Indonesia

Lima Tradisi Menyambut Ramadan di Indonesia

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Sebagai negara dengan populasi muslim terbesar di dunia dan memiliki keberagaman budaya, Indonesia memiliki banyak tradisi dalam menyambut bulan Ramadan. Tradisi-tradisi itu masih terpelihara hingga sekarang.

Berikut adalah lima tradisi dari beberapa daerah di Indonesia dalam menyambut Ramadan.

1. Munggahan

Tradisi munggahan biasanya dilakukan oleh keluarga dari tanah Sunda. Masyarakat Sunda di Jawa Barat memanfaatkan momen seminggu atau dua minggu sebelum bulan Ramadan untuk berkumpul bersama orang-orang terkasih.

Bukan hanya bersama keluarga, munggahan ini juga bisa dilakukan dengan teman-teman dan rekan kerja. Di dalam munggahan biasanya ada satu momen saling meminta maaf untuk mempersiapkan diri menuju bulan penuh berkah.

2. Megibung

Menjelang bulan Ramadan, masyarakat muslim di Karangasem, Bali, menggelar megibung. Megibung adalah acara makan yang diselingi dengan obrolan ringan. Megibung juga bisa diartikan sebagai makan bersama. Dalam satu jamuan makan, yang terdiri dari satu porsi nasi dan lauk pauk, akan dimakan oleh sekitar 4-7 orang.



3. Padusan

Menjelang bulan Ramadan, masyarakat Solo dan sekitarnya beramai-ramai mendatangi air terjun, kolam renang, atau sumber air lainnya. Mereka mandi dan berendam di sumber air karena percaya air bisa menyucikan diri sebelum menunaikan puasa Ramadan.

4. Jalur Pacu

Berbeda dengan tradisi di daerah lain, masyarakat Riau menyambut Ramadan dengan tradisi mirip pesta rakyat. Tradisi ini disambut dengan suka cita.

Masyarakat memenuhi sungai untuk melihat perlombaan dayung yang disebut dengan jalur pacu. Perlombaan ini akan diakhiri dengan tradisi Balimau Kasai yang punya arti bersuci menjelang matahari terbenam sampai malam.

5. Nyorog

Tradisi nyorog selalu dilakukan warga Betawi setiap memasuki bulan Ramadan. Nyorog adalah kegiatan membagikan bingkisan ke anggota keluarga atau tetangga, biasanya dilakukan orang yang lebih muda ke orang yang usiannya lebih tua. Tujuannya adalah untuk meminta restu kelancaran ibadah puasa selama satu bulan.

 

Kalau kamu, apa yang biasanya dilakukan dalam menyambut Ramadan?

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Kemeriahan Konser Harmony Manikam Nusantara di Ndalem Ndjojokoesoeman

Soloevent.id - Konser orkestra "Harmony Manikam Nusantara" bersama Svara Dhananjaya Music Orchestra sukses digelar...

Satu Dekade Dayskomvis! Intip Pameran Desain ‘Interplay Visual Noise’ di Gedung Djoeang 45

Soloevent.id - Program Studi D3 Desain Komunikasi Visual (DKV) telah sukses menggelar acara Dayskomvis...

Tradisi Puncak Sekaten! Intip Semarak Grebeg Mulud 2026 Keraton Surakarta

Soloevent.id - Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat menggelar Grebeg Mulud 2026 di halaman Masjid Agung...

More like this

Bukan Cuma Muaythai! Ada Grappling & MMA di Kejurprov Jateng 2026 Neo Solo Grand Mall.

Soloevent.id - Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Muaythai Jawa Tengah 2026 digelar pada Sabtu-Minggu (25-26/7/2026) di...

Targetkan 7.000 Pelari: Solo Run Fest 2026 Padukan Olahraga, Budaya & Tren Kalcer!

Soloevent.id - Solo Run Fest 2026 kembali digelar, memasuki tahun keempat penyelenggaraannya ajang lari...

Praktik Langsung, Siswa Broadcasting dan Film SMKN 7 Surakarta Gelar Karya Film Pendek dan Video Musik

Soloevent.id - Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 7 Surakarta menggelar kegiatan gelar karya di...