Friday, August 21, 2026
HomeMusikDi Pesta Partai Barbar, Metalheads Bersuara Soal Pemilu

Di Pesta Partai Barbar, Metalheads Bersuara Soal Pemilu

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Minggu (10/3/2019) sepertinya jadi hari yang membahagiakan buat metalheads di Kota Solo dan sekitarnya. Mereka bisa bersenang-senang lagi bareng Down For Life dan kawan-kawannya di Pesta Partai Barbar.

Jika dilihat dari jumlah pengunjung, Pesta Partai Barbar edisi kelima ini menjadi yang tepadat. Malam itu, sekitar 14 ribu orang (berdasar data registrasi penonton) mendatangi Benteng Vastenburg.

Enggak cuma nonton band, metalheads yang kebanyakan anak muda itu juga diajak buat menggunakan hak pilihnya pada Pemilu, 17 April 2019 mendatang. Makanya, tema event kali ini adalah “Vote Louder”. “Begitu banyaknya pemilih muda, dan karena anak muda punya peran begitu besar, jadi kami pakai tema itu. Kami tidak mengampanyekan kamu harus memilih pasangan nomor 01 atau 02, tapi  di sini kami mengajak anak muda untuk memilih masa depannya sendiri,” kata vokalis Down For Life, Stephanus Adjie, saat jumpa pers di Halo Solo, Sabtu (9/3/2019).

Konser ini gratis, tetapi sebagai pengganti tiket masuk, penonton wajib menandatangani petisi “100%IN” yang dibikin We the Youth. Petisi anti-golput itu adalah kependekan dari “100% Indonesia Nyoblos”.

Sejalan dengan tema, banyak band yang menyuarakan kegelisahannya tentang Pemilu. Satu di antaranya adalah Seringai. Lewat vokalisnya, Arian13, band asal Jakarta itu mengingatkan kalau enggak hanya Pemilihan Presiden saja yang penting, Pemilihan Legislatif pun sama halnya. Munculnya RUU Permusikan adalah salah satunya.

“Sudah baca draf RUU Permusikan? Sampai saat ini belum dibatalkan. Ini harus dikawal terus sampai dibatalkan,” ucap Arian. Vokalis yang sering tampil dengan bandana itu lalu mengajak metalheads meneriakkan “RUU Permusikan, batalkan”. Setalah orasi itu, Seringai memainkan “Omong Kosong”, “Lagu Ini Tak Sependek Jalan Pikiranmu”, dan “You Suffer” sebuah cover dari Napalm Death.



Lain halnya dengan Jasad. Band yang pernah manggung di dua festival musik metal besar di Eropa tersebut mengingatkan supaya menghindari digitalisasi kebencian. “Apa pun pilihannya harus bersatu demi Indonesia, jangan berantem. Gunakan sosial media untuk bersosial. Pilihan itu keluar dari hati, bukan lewat sosial media,” kata vokalis Jasad, Man.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Pertama di Solo! Intip Keseruan HYROX di Hybrid Race & Rave 2026

Soloevent.id - Event olahraga Hybrid Race & Rave 2026 yang diinisiasi oleh Grand Onyx...

Sambut HUT RI Ke-81, The Park Mall Solo Gelar Lomba Bakiak Hingga Tarik Tambang

Soloevent.id - Dalam rangka menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, The...

Emparty Fest 2026, Hadirkan Ruang Berkarya Para Komunitas Seniman Merdeka

Soloevent.id - Pameran seni bertajuk Emparty Fest 2026 digelar di Taman Budaya Jawa Tengah...

More like this

Pecah Maksimal! Trio Macan, Denny Caknan hingga NDX AKA Sukses Goyang De Tjolomadoe.

Soloevent.id - Ribuan orang joget bareng di konser FYP (FestivalnYa Pedangdut) di De Tjolomadoe,...

Konser Live Arena, Disko Koplo Mr. Jono & Joni Guncang De Tjolomadoe

Soloevent.id - Konser Musik Live Arena digelar di Halaman Parkir Timur De Tjolomadoe, Rabu...

Puncak Acara Milad Rapma FM ke-28 Hadirkan Panggung Gigs Musik di Hetero Space Solo

Soloevent.id - Komunitas radio Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Rapma FM baru saja menggelar perayaan...