Wednesday, July 22, 2026
HomeSeni dan BudayaKarnaval Grebeg Sudiro 2019, Merawat Kebinekaan di Tengah Hujan

Karnaval Grebeg Sudiro 2019, Merawat Kebinekaan di Tengah Hujan

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – The show must go on. Kalimat itu sepertinya dipegang erat oleh panitia dan peserta Karnaval Budaya Grebeg Sudiro 2019. Meski hujan turun cukup deras, tapi itu bukan jadi halangan. Malahan, dalam kondisi basah kuyup, peserta karnaval tetap merekahkan senyum demi menghibur penonton yang masih setia bertahan.

Sekitar satu jam sebelum hujan turun, Karnaval Budaya Grebeg Sudiro 2019 dimulai dengan prosesi pemberkatan terhadap jodang-jodang yang akan diarak dan liong-barongsai yang bakal beratraksi. Prosesi dilakukan di depan Kelenteng Tien Kok Sie.

Jelang karnaval dimulai, penonton dihibur atraksi kelompok liong-barongsai Macan Putih Sudiro. Karnaval Budaya Grebeg Sudiro 2019 diberangkatkan oleh Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo pukul 14.00. Pasukan Pengibar Bendera berada di barisan depan, lalu disusul pembawa Garuda Pancasila. Baru 20 menit berjalan, hujan membasahi Pasar Gede yang jadi tempat start dan finish karnaval.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, event budaya yang digelar untuk memeriahkan Tahun Baru Imlek ini masih mengusung spirit Kebinekaan. Kali ini, ada 54 grup/komunitas yang berpartisipasi. Ada yang berdandan seperti Biksu Tom Sam Chong, Sun Go Kong, Srikandi, warok, dan lain-lain. Pertunjukannya pun beragam, misalnya barongsai, batik carnival, barong Bali, dan banyak lagi.

Yang khas dari karnaval ini adalah diaraknya jodang-jodang berisi kue keranjang. Tahun ini, jodang utama berbentuk Stasiun Jebres dan Pagoda Tian Ti. Selain itu dikirab juga kuliner-kuliner khas Kelurahan Sudiroprajan, antara lain bakpao, jamu, janggelut, dan gembukan.

Sehabis dikirab, kuliner-kuliner tersebut direbutkan warga di depan Tugu Jam Pasar Gede. Panitia juga menyebar 4.000 kue keranjang dari lantai 2 Pasar Gede gedung barat.



Ketua Panitia Grebeg Sudiro 2019, Angga Indrawan, menjelaskan karnaval ini merupakan salah satu rangkaian dari Grebeg Sudiro. “Ada delapan kegiatan yang berlangsung. Acara ini berusaha membawa manfaat dalam bidang wisata, ekonomi, dan apresiasi budaya,” terangnya.

Saat memberikan sambutan, Rudy (sapaan F.X. Hadi Rudyatmo) mengatakan karnaval ini merupakan wujud merawat kemajemukan di Kota Solo.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Kolaborasi Lintas Generasi di Satu Panggung Solo Keroncong Festival 2026

Soloevent.id - Solo Keroncong Festival (SKF) 2026 kembali digelar pada Sabtu (18/7/2026) di Alun-Alun...

Surga Anggrek Nusantara! Solo Anggrek Festival 2026 Hadir di Loji Gandrung

Soloevent.id - Solo Anggrek Festival kembali digelar untuk kedua kalinya di Kota Solo pada...

Dari Gambyong Hingga Band Local: Pre-Event SIPA 2026 Sukses Hipnotis Anak Muda Solo di Solo Paragon Lifestyle Mall.

Soloevent.id - Bulan September mendatang, Solo International Performing Arts (SIPA) bakalan digelar lagi.  Berbagai...

More like this

Kolaborasi Lintas Generasi di Satu Panggung Solo Keroncong Festival 2026

Soloevent.id - Solo Keroncong Festival (SKF) 2026 kembali digelar pada Sabtu (18/7/2026) di Alun-Alun...

Dari Gambyong Hingga Band Local: Pre-Event SIPA 2026 Sukses Hipnotis Anak Muda Solo di Solo Paragon Lifestyle Mall.

Soloevent.id - Bulan September mendatang, Solo International Performing Arts (SIPA) bakalan digelar lagi.  Berbagai...

Seniman dari 28 Negara Kumpul di Solo International Art Camp 2026!

Soloevent.id - Yayasan Jagoan Indonesia bersama The Asian Post (member of Infobank Media Group)...