Saturday, June 6, 2026
HomeBisnisKaesang Pangarep Bagi Tips Jadi Wirausahawan

Kaesang Pangarep Bagi Tips Jadi Wirausahawan

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Mahasiswa angkatan 2016 Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta mengadakan Seminar Nasional dan Konferensi Sosiologi Perkotaan 2018 di Auditorium UNS, Rabu (12/12/2018).

Salah satu narasumber adalah Kaesang Pangarep. Putra bungsu Presiden Joko Widodo itu membagikan cerita mengenai bisnis yang digelutinya, antara lain madhang.id, Sang Pisang, Lokalele, hingga SKI Capital Partners.

Ternyata, Kaesang enggak sendiri dalam mengelola bisnisnya. Dia banyak bekerja sama dengan beberapa developer di kalangan mahasiswa. Seperti bisnis madhang.id, Kaesang bekerjasama dengan mahasiswa Universitas Dian Nuswantoro sebagai pengembang IT. Bahkan, sekarang cabang bisnis start-up kuliner madhang.id mampu memberdayakan ibu-ibu rumah tangga di Kota Semarang.

Laki-laki yang sedang melanjutkan studi di Singapore Management University ini juga memberikan beberapa tips bagaimana menjadi wirausahawan.“Untuk memulai bisnis harus punya ide unik, out of the box, dan kalian juga sekali-kali harus coba jalan-jalan. Kalian perlu belajar ke kota lain untuk cari inspirasi,” tuturnya.

Enggak cuma itu, pria berumur 23 tahun ini juga memberikan kesempatan kepada empat peserta seminar untuk menyampaikan ide bisnis mereka. Bahkan, Kaesang juga memberikan modal untuk keempat orang tersebut.

Selain Kaesang Pangarep, seminar bertema “Semangat Berkarya, Berkontribusi untuk Kota Kita” itu juga diisi oleh pembicara lainnya, yaitu DR. LV. Ratna Devi S. M. Si (Dosen Sosiologi), Titin Marliyana (mahasiswa S-1 Sosiologi), dan Sumilir Wijayanti (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Surakarta).

Ratna Devi memaparkan ada tiga pilar penting yang berkontribusi dalam perkembangan sebuah kota, yakni masyarakat, pemerintah, dan pengusaha.



Narasumber lain dari Bappeda Solo, Sumilir Wijayanti (mewakili Kepala Bappeda Surakarta, Ahyani) menjelaskan tentang program pemerintah Kota Solo dalam menghadapi dampak crisis development demography. Menurutnya, wirausahawan muda sangat berperan untuk menciptakan ketahanan ekonomi. “Saat ini di Solo jumlah wirausaha muda masih dikisaran 1 %, diharapkan semoga dapat bertambah ke depannya,” paparnya.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Madreya EO Sukses Gelar “Nge-Lawak Berbudaya” Di Koat Coffee Kartasura

Kartasura, 17 Mei 2026 - Madreya EO, kelompok event organizer yang beranggotakan mahasiswa semester...

Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta Gelar Event Kaum Ngalcerun di Kampung Wisata Batik Kauman

Soloevent.id - Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta menggelar kegiatan Kaum Ngalcerun di...

Kirab Bhinneka Gandekan 2026, Tampilkan Berbagai Potensi Budaya Kelurahan Gandekan

Soloevent.id - Kirab Bhinneka Gandekan kembali digelar di Kelurahan Gandekan Solo, Senin (1/6/2026). Event...

More like this

Madreya EO Sukses Gelar “Nge-Lawak Berbudaya” Di Koat Coffee Kartasura

Kartasura, 17 Mei 2026 - Madreya EO, kelompok event organizer yang beranggotakan mahasiswa semester...

Standup Indo Tour Mampir Kota Solo, Para Komika Sukses Ajak Penonton Ngakak Kocak Bareng

Soloevent.id - Standup Indo Tour sambangi kota Solo, Sabtu (30/5/2026) di Gedung RRI Solo....

Bank Indonesia Solo Gelar ADIKARYA FEST 2026: Perkuat Sistem Digitalisasi dan UMKM di Solo Raya

Soloevent.id - Bank Indonesia Kantor Perwakilan Solo kembali menggelar acara ADIKARYA FEST 2026 pada...