Tuesday, April 14, 2026
spot_img
HomeSeni dan BudayaKenakan Pakaian Tradisional, 5 Daerah Ini Ikuti Kirab JKPI di Solo

Kenakan Pakaian Tradisional, 5 Daerah Ini Ikuti Kirab JKPI di Solo

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Selain pameran dan gelar budaya di Benteng Vastenburg, Kongres IV Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) juga dimeriahkan dengan kirab budaya pada Kamis (25/10/2018).

Kirab yang diikuti oleh 60-an kota/kabupaten di Indonensia ini digelar dari Stadion Sriwedari hingga Jl. Jenderal Sudirman. Para peserta menampilkan budaya dari daerah masing-masing, salah satunya pakaian tradisional. Di bawah ini adalah lima di antaranya.

Kota Baubau, Sulawesi Tenggara

Perwakilan dari Kota Baubau memakai Balahadada. Pakaian tradisonal ini dikenakan para laki-laki yang berasal dari golongan bangsawan maupun bukan bangsawan. Pakaiannya seperti jubah dengan motif garis-garis.

Sedangkan para wanita mengenakan Baju Kambowa. Pakaian tersebut dipakai dalam berbagai upacara adat maupun sebagai pakaian sehari-hari pada masa lampau.

Kota Sawahlunto, Sumatera Barat

Rombongan JKPI dari Kota Sawahlunto memakai pakaian tradisional lengkap dengan perhiasannya. Mereka juga membawa kain songket dan tenun khas dari Tanah Minang. Kalau kamu pingin tahu tentang kain songket dan tenun asli khas Sumatera Barat, kamu bisa mampir ke pameran JKPI 2018 di Benteng Vastenburg, Rabu-Jumat (24-26/10/2018).

Kota Bengkulu, Bengkulu

Pakaian tradisional Kota Bengkulu sama seperti pakaian khas Melayu berupa baju kurung yang dibuat dari kain beludru. Baju adat wanita Bengkulu dilengkapi dengan aksesoris sanggul, tusuk konde, anting, dan kalung emas. Sementara para pria mengenakan kain sarung dan ikat kepala yang dinamakan detar.

Kabupaten Gianyar, Bali

Rombongan JKPI dari Bali mengenakan pakaian tradisional Bali. Beberapa wanita ada yang membawa sekerangjang buah yang ditaruh di atas kepala. Sementara, bagi pria memakai ikat kepala yang disebut udeng. Saat kirab, rombongan juga memainkan alat musik tradisional Bali.

Kabupaten Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung

Perwakilan Kabupaten Belitung Timur memakai pakaian tradisional khas Belitung Timur yang punya corak khas Melayu.



Kirab ini jadi bukti kalau Indonesia kaya akan budaya dan kearifan lokal. Saat melepas peserta kirab, Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo menyampaikan peserta JKPI bakal mengunjungi 27 SMP Negeri di Solo. “Ini sebagai pengenalan budaya Indonesia agar anak-anak lebih menghargai dan bisa melestarikan budaya daerah,” terang Rudy.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Rayakan Anniversary QModels Gelar Runway show Arabian Night di Neo Solo Grand Mall

Soloevent.id - QModels Agency menggelar acara bertajuk Runway Show Arabian Night, Sabtu (11/4/2026) di...

Event Pasar-Pasaran Hello Market Hadirkan Nuansa Tradisi Bali di Taman Balekambang Solo

Soloevent.id - Event Pasar-Pasaran Hello Market kembali digelar, Jumat-Minggu (10-12/4/2026) di Taman Balekambang Solo....

Mangkunegaran X: Rute Lari Mangkunegaran Run Sudah Disertifikasi Badan Atletik Dunia

Jakarta, 12 April 2026 - Mangkunegaran Run 2026 akan kembali digelar di Solo, Jawa...

More like this

UNI PARJO, Peresmian Ikon Baru Akulturasi Budaya Minang dan Jawa di Pasar Jongke

Soloevent.id - Sebuah perhelatan budaya dan kuliner bertajuk UNI PARJO (Urang Minang Pasar Jongke)...

Event Bukan Musik Biasa Hadirkan Musik Religi Etnik Jawa di Taman Budaya Jawa Tengah

Soloevent.id - Perayaan Event Bukan Musik Biasa (BMB) kembali digelar di Pendopo Wisma Seni...

Bakdan Ing Sala 2026: Alasan Kenapa Mudik ke Solo Selalu Bikin Kangen!

Soloevent.id - Liburan lebaran di Kota Solo tahun ini lebih seru dan meriah. Ada...