Wednesday, June 17, 2026
HomeSeni dan Budaya116 Karya Berbahan Batik Truntum Dipamerkan di Batik Art Fest 2018

116 Karya Berbahan Batik Truntum Dipamerkan di Batik Art Fest 2018

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Siapa bilang batik cuma dipakai buat kondangan? Di tangan para desainer, kain yang ditetapkan UNESCO sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Non-bendawi itu juga bisa dikreasikan menjadi busana yang artistik dan megah.

Kreativitas para desainer-desainer muda dan desainer-desainer profesional ditampilkan di kegiatan Batik Art Fashion 2018, Jumat-Sabtu (5-6/10/2018), di Gedung Sungging Prabangkara Kampus II ISI Surakarta.



“Dahayu Niwasana Truntum” jadi tema

Batik motif truntum dipakai oleh para desainer sebagai bahan busana. Motif ini bermakna cinta yang tumbuh kembali. Truntum kerap dijadikan simbol cinta yang tulus tanpa syarat, abadi, dan semakin subur berkembang.

Batik motif truntum diciptakan oleh Kanjeng Ratu Kencana (Permaisuri Sunan Paku Buwana III).

 

Penampilan desainer lokal

Ada lima institusi pendidikan dan tujuh desainer profesional yang tampil di Batik Art Fashion 2018. Di fashion show sesi I di hari pertama ada 3 lembaga pendidikan, yaitu FKIP UNS, ASDI, dan ISI Yogyakarta, serta Batik Masari Kauman by alumni FSRD UNS, yang memamerkan karyanya.

Desainer-desainer yang terlibat di hari kedua adalah Ilham Putra, Indrias Senthir, Ucok Sirait, Uzi Fauziah, Owen Joe, Aryani Widagdo, dan Djongko Rahardjo.

 

Ada 116 karya yang ditampilkan

Enggak hanya busana-busana kasual, para desainer juga membikin gaun dan art wear berbahan batik.

 

Padukan batik dan mainan

Salah satu desainer yang ikutan Batik Art Fest adalah Yoga Adhi Agista. Mahasiswa FKIP UNS bikin konsep unik, yakni memadukan batik dengan aksesoris mainan zaman dulu.

 

Menggunakan batik motif truntum

Bahan-bahan busana yang digunakan menyesuaikan tema, yaitu truntum. Semua model mengenakan motif batik truntum. Para model kelihatan modis mengenakan outfit batik yang dipadukan dengan aksesoris tambahan.

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Gurihnya Jenang Suro Gratis di Pasar Triwindu, 500 Porsi Ludes!

Soloevent.id - Paguyuban Pedagang Pasar Triwindu Solo menggelar tradisi unik bulan suro yaitu tradisi...

Solo Heritage Festival 2026 Hadirkan Panggung Awarding di Taman Balekambang Solo

Soloevent.id - Solo Heritage Festival 2026 kembali digelar pada Jumat-Minggu (12-14/6/2026) di Taman Balekambang...

Event TED×UNS 5.0 di Taman Budaya Jawa Tengah, Hadirkan Talkshow Bersama Narasumber Inspiratif

Soloevent.id - TEDxUNS 5.0 menggelar acara utamanya yang bertajuk "Petals in Motion" dengan tema...

More like this

Gurihnya Jenang Suro Gratis di Pasar Triwindu, 500 Porsi Ludes!

Soloevent.id - Paguyuban Pedagang Pasar Triwindu Solo menggelar tradisi unik bulan suro yaitu tradisi...

Solo Heritage Festival 2026 Hadirkan Panggung Awarding di Taman Balekambang Solo

Soloevent.id - Solo Heritage Festival 2026 kembali digelar pada Jumat-Minggu (12-14/6/2026) di Taman Balekambang...

Kirab Bhinneka Gandekan 2026, Tampilkan Berbagai Potensi Budaya Kelurahan Gandekan

Soloevent.id - Kirab Bhinneka Gandekan kembali digelar di Kelurahan Gandekan Solo, Senin (1/6/2026). Event...