Thursday, October 15, 2026
HomeSeni dan Budaya116 Karya Berbahan Batik Truntum Dipamerkan di Batik Art Fest 2018

116 Karya Berbahan Batik Truntum Dipamerkan di Batik Art Fest 2018

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Siapa bilang batik cuma dipakai buat kondangan? Di tangan para desainer, kain yang ditetapkan UNESCO sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Non-bendawi itu juga bisa dikreasikan menjadi busana yang artistik dan megah.

Kreativitas para desainer-desainer muda dan desainer-desainer profesional ditampilkan di kegiatan Batik Art Fashion 2018, Jumat-Sabtu (5-6/10/2018), di Gedung Sungging Prabangkara Kampus II ISI Surakarta.



“Dahayu Niwasana Truntum” jadi tema

Batik motif truntum dipakai oleh para desainer sebagai bahan busana. Motif ini bermakna cinta yang tumbuh kembali. Truntum kerap dijadikan simbol cinta yang tulus tanpa syarat, abadi, dan semakin subur berkembang.

Batik motif truntum diciptakan oleh Kanjeng Ratu Kencana (Permaisuri Sunan Paku Buwana III).

 

Penampilan desainer lokal

Ada lima institusi pendidikan dan tujuh desainer profesional yang tampil di Batik Art Fashion 2018. Di fashion show sesi I di hari pertama ada 3 lembaga pendidikan, yaitu FKIP UNS, ASDI, dan ISI Yogyakarta, serta Batik Masari Kauman by alumni FSRD UNS, yang memamerkan karyanya.

Desainer-desainer yang terlibat di hari kedua adalah Ilham Putra, Indrias Senthir, Ucok Sirait, Uzi Fauziah, Owen Joe, Aryani Widagdo, dan Djongko Rahardjo.

 

Ada 116 karya yang ditampilkan

Enggak hanya busana-busana kasual, para desainer juga membikin gaun dan art wear berbahan batik.

 

Padukan batik dan mainan

Salah satu desainer yang ikutan Batik Art Fest adalah Yoga Adhi Agista. Mahasiswa FKIP UNS bikin konsep unik, yakni memadukan batik dengan aksesoris mainan zaman dulu.

 

Menggunakan batik motif truntum

Bahan-bahan busana yang digunakan menyesuaikan tema, yaitu truntum. Semua model mengenakan motif batik truntum. Para model kelihatan modis mengenakan outfit batik yang dipadukan dengan aksesoris tambahan.

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Misteri Rumah Tua & Ritual Sesat: Siap-Siap Nonton Film Rambut Sewu 5 November!

Soloevent.id - Genre film horor masih menjadi genre yang banyak diminati oleh penonton. Dengan...

Merawat Tradisi, Merawat Bumi: Parade Kreativitas 15 RW di Kirab Hajatan Ageng Jagalan

Soloevent.id - Kirab Budaya Hajatan Ageng Jagalan (HAJ) Kelurahan Jagalan kembali digelar di Kelurahan...

Disco Pilates Hadir Pertama Kali di Solo, Musro The Sunan Hotel Solo

Kolaborasi Yogashala dan Music Room The Sunan Hotel Solo SOLO, 3 Oktober 2026 — Ada...

More like this

Merawat Tradisi, Merawat Bumi: Parade Kreativitas 15 RW di Kirab Hajatan Ageng Jagalan

Soloevent.id - Kirab Budaya Hajatan Ageng Jagalan (HAJ) Kelurahan Jagalan kembali digelar di Kelurahan...

Panggung Budaya Mahasiswa Internasional UNS di UNS Cultural Night 2026

Soloevent.id - Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar UNS Cultural Night (UCN) 2026 dengan...

Solo International Performing Arts Hari Kedua Tampilkan  5 Delegasi Seni Yang Memukau

Soloevent.id - Solo International Performing Arts (SIPA) 2026  Hari kedua menampilkan beragam karya seni...