Tuesday, October 27, 2026
HomeFilmMain di Film Sultan Agung, Adinia Wirasti Belajar Laku Ndodok

Main di Film Sultan Agung, Adinia Wirasti Belajar Laku Ndodok

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Adinia Wirasti kembali bermain di sebuah film berlatar sejarah bangsa. Kali ini, aktris 31 tahun itu memerankan tokoh Lembayung di film Sultan Agung: Tahta, Perjuangan, dan Cinta.

Ditemui sebelum mengadakan meet and greet di The Park Mall Solo Baru, Jumat (24/8/2018), Asti – sapaan akrabnya – banyak melakukan riset dan belajar sejarah budaya Jawa demi memuluskan aktingnya.

“Paling seru belajar budaya Jawa kayak laku ndodok dan belajar sastra gending, tapi bukunya susah dicari dan dibacanya juga rumit, tuh, jadi saya belajar lebih ke karakter tokoh pewayangan Jawa”, kata Asti dalam jumpa pers di XO & Grill The Park Mall Solo Baru.

Asti mengatakan proses shooting Sultan Agung dilakukan di Desa Gamplong, Yogyakarta, selama 1,5 bulan. Ia menambahkan, film ini dibikin untuk mengajak penonton khususnya anak-anak muda supaya lebih menghargai sejarah dan budaya Jawa.

Ditemui Soloevent di tempat terpisah, Publishing film Sultan Agung, Adisti, mewakili Hanung Bramantyo selaku sutradara, berharap agar film ini bisa dinikmati semua penikmat film di Indonesia.

Film Sultan Agung: Tahta, Perjuangan, dan Cinta menceritakan sejarah kerajaan Mataram, khususnya era Sultan Agung. Setelah Panembahan Hanyakrakusuma meninggal, Raden Mas Rangsang (Marthino Lio) yang masih remaja harus menggantikan posisi sang ayah dan diberi gelar Sultan Agung Hanyakrakusuma (Ario Bayu).



Ini adalah sebuah tanggung jawab yang tidak mudah. Di bawah panji Mataram, Sultan Agung harus menyatukan adipati-adipati di tanah Jawa yang tercerai berai oleh politik VOC yang dipimpin Jan Pieterszoon Coen (Hans de Kraker).

Dikenal gigih dalam perjuangannya melawan penjajah, di sisi lain Sultan Agung harus mengorbankan cinta sejatinya kepada Lembayung (Adinia Wirasti) dengan menikahi perempuan ningrat, Ratu Batang (Anindya Putri), yang bukan pilihannya.

Film yang diproduksi oleh Mooryati Soedibyo Cinema bisa sudah tayang di seluruh bioskop Indonesia sejak 23 Agustus 2018.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Pekan Se.Daya.Di.Surakarta 2026 Hadirkan 7 Program Lokakarya, Pertunjukan Kesenian Hingga Boga

Soloevent.id - Taman Balekambang menjadi ruang pertemuan pekan Se.Daya.Di.Surakarta pada tanggal 1-7 November 2026....

Solo Documentary Film Festival 2026, Hadirkan Ruang Perayaan Bagi Pembuat Film Dokumenter

Soloevent.id - Solo Documentary Festival kembali digelar pada Jumat-Minggu (23-25/10/2026) di Hook Omah Sinten...

Nusantara Berwastra! Malam Penobatan Duta Budaya Indonesia 2026 di Balekambang Solo

Soloevent.id - Budaya adalah warisan sebuah bangsa tanpa budaya sebuah bangsa tak akan memiliki...

More like this

Misteri Rumah Tua & Ritual Sesat: Siap-Siap Nonton Film Rambut Sewu 5 November!

Soloevent.id - Genre film horor masih menjadi genre yang banyak diminati oleh penonton. Dengan...

Praktik Langsung, Siswa Broadcasting dan Film SMKN 7 Surakarta Gelar Karya Film Pendek dan Video Musik

Soloevent.id - Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 7 Surakarta menggelar kegiatan gelar karya di...

Annisa & Venly Bongkar Tantangan Akting Paling Berat di Film ‘Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?’

Soloevent.id - Gimana sih rasanya kalau diajak meet n greet dan nonton bareng sama...