Monday, February 9, 2026
spot_img
HomeBisnisAmputasi Jadi Solusi Terakhir Tangani Luka

Amputasi Jadi Solusi Terakhir Tangani Luka

Published on

- Advertisement -spot_img

KALBE-FARMA-03

 

Soloevent.id – 75% luka borok disebabkan oleh diabetes. Bagi penderita diabetes, proses terjadinya luka – misal saat ia menginjak paku – tidak bisa dirasakan, sehingga berakibat menjadi borok.

 

“Bahkan, kalau orang sudah menderita diabetes, bisul atau jerawat bisa menjadi borok,” beber Marketing Manager PT Kalbe Farma Tbk., dr. Selvinna, kepada Soloevent di Best Western Premier Solo Baru, Minggu (5/11/2017).

 

Selama dua hari, Sabtu-Minggu (4-5/11/2017), PT Kalbe Farma Tbk. mengadakan pelatihan dan edukasi bagi 90 perawat yang menangani luka.

 

Dikemas dalam Nurse Practitioners Forum: Surviving the Shift from Volume to Value of Wound Care Quality, peserta dari berbagai daerah di Indonesia itu mendapat materi seminar dan workshop dari para ahli, misalnya dokter bedah vaskuler, dokter mikrobiologi, dokter bedah tulang, dan perawat senior di bidang luka.

 

Di acara ini, perawat diberi pemahaman mengenai berbagai hal seputar luka, terutama pencegahan amputasi. “Sebelum mengalami pembusukan harus dirawat intens supaya tidak terjadi amputasi, kecuali luka yang terlanjur busuk dan menghitam,” jelas dr. Selvinna.

 

Ia menjelaskan, amputasi adalah solusi terkahir. Karena, berdasar penelitian, amputasi ternyata bisa menyebabkan si penderita meninggal.

 

Selvinna mencontohkan, apabila kaki kiri seseorang diamputasi karena telah menjadi borok, maka lima tahun mendatang kaki kanannya juga bakal terjangkiti. Apabila keduanya kakinya diamputasi, orang tersebut rentan terkena depresi dan lima tahun kemudian akhirnya ia meninggal.

 

Lalu bagaimana caranya agar luka tidak menjadi borok?

 

“Cara pencegahannya adalah kalau ada luka atau borok di kaki  harus segera mencari pertolongan. Jangan dirawat sendiri,” ungkap dr. Selvinna. Menurutnya, perawat-perawat di Indonesia sudah cakap dalam menangani masalah itu.

 

 

Penulis: Reza Kurnia Darmawan

Foto: Reza Kurnia Darmawan

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Mangkunegaran Meresmikan Layanan Ambulans Jenazah dan Pembukaan Kembali Perpustakaan Reksa Pustaka Mangkunegaran

Surakarta, 5 Februari 2026. Mangkunegaran meresmikan layanan ambulans jenazah dan membuka kembali Perpustakaan Reksa Pustaka...

Maraton 48 Jam: Intip Keseruan Global Game Jam Solo 2026 di Solo Technopark!

Soloevent.id - Global Game Jam Solo 2026 kembali digelar pada 30 Januari hingga 1...

Chef Jane Spill Rahasia “Dubai Chewy Cookies” di Atrium Neo Solo Grand Mall.

Soloevent.id - Neo Solo Grand Mall kembali menggelar acara festival kuliner pada 23 Januari...

More like this

Mangkunegaran Meresmikan Layanan Ambulans Jenazah dan Pembukaan Kembali Perpustakaan Reksa Pustaka Mangkunegaran

Surakarta, 5 Februari 2026. Mangkunegaran meresmikan layanan ambulans jenazah dan membuka kembali Perpustakaan Reksa Pustaka...

Maraton 48 Jam: Intip Keseruan Global Game Jam Solo 2026 di Solo Technopark!

Soloevent.id - Global Game Jam Solo 2026 kembali digelar pada 30 Januari hingga 1...

Chef Jane Spill Rahasia “Dubai Chewy Cookies” di Atrium Neo Solo Grand Mall.

Soloevent.id - Neo Solo Grand Mall kembali menggelar acara festival kuliner pada 23 Januari...