Wednesday, October 14, 2026
HomeMusikPayung Teduh Ajak Peneduh Menyambung Rasa

Payung Teduh Ajak Peneduh Menyambung Rasa

Published on

- Advertisement -spot_img

 

PAYUNG-TEDUH-05

 

Soloevent.id – Lautan manusia yang sempat berhamburan karena derasnya hujan, kembali merapatkan barisan saat band kesayangan mereka, Payung Teduh, menaiki panggung SPEECHTAFEST.

 

Dihelat di lapangan parkir selatan Stadion Manahan Solo, Jumat (29/9/2017), band pelantun lagu “Akad” ini ditunjuk sebagai bintang tamu di acara yang diselenggarakan oleh Jurusan Terapi Wicara Politeknik Kesehatan Surakarta (Poltekes).

 

Penampilan Payung Teduh adalah yang paling dinanti. Sejumlah Peneduh (nama penggemar Payung Teduh) antusias bernyanyi bersama dengan grup musik idolanya meski harus berbasah-basahan di tengah gerimis.

 

Berformasi lengkap; Mohammad Istiqamah Djamad (vokalis), Aziz “Comi” Kariko (kontrabas), Ivan Penwyn (guitalele, terompet), dan Alejandro “Cito” Saksakame (drum) membuka panggung dengan lagu “Kucari kamu” yang diikuti tujuh nomor-nomor lagu andalan mereka. Diantaranya “Perempuan yang Sedang dalam Pelukan”, “Di Ujung Malam”, “Tentang Gunung dan Laut”, “Berdua Saja”, dan tentu saja single teranyar yang lagi booming, “Akad”.

 

PAYUNG-TEDUH-03

 

Seakan didukung oleh alam, hujan yang awalnya mengguyur deras kian mereda saat grup musik beraliran folk-pop-jazz tersebut mengalunkan nomor-nomor lagu andalannya. Alunan musik khas Payung Teduh yang syahdu seakan menghangatkan suasana di tengah gerimis tipis-tipis. Lebih dari melagu, Is dan kawan-kawan mengajak Peneduh untuk bersambung rasa terhadap bencana alam yang terjadi negeri.

 

“Mari kita sejenak berdoa bersama untuk saudara-saudara kita sebangsa setanah air yang sedang terkena bencana alam di Gunung Agung, Bali, dan di daerah lainnya yang sedang mewaspadai bencana alam yang bisa datang kapan saja,” ajak Is sesaat sebelum melantunkan lagu “Tentang Gunung dan Laut”.

 

Tak hanya mengajak berdoa bersama, kotak uluran dana juga diputarkan di tengah penonton sebagai aksi nyata dalam keprihatinan terhadap bencana alam yang kerap terjadi di Indonesia akhir-akhir ini. Sebagai penutup penampilannya malam itu, Payung Teduh mengalunkan satu lagu tambahan, “Tanah Air”.

 

 

Teks & foto: Christina Kusuma

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Merawat Tradisi, Merawat Bumi: Parade Kreativitas 15 RW di Kirab Hajatan Ageng Jagalan

Soloevent.id - Kirab Hajatan Ageng (HAJ) Kelurahan Jagalan kembali digelar di Kelurahan Jagalan, Minggu...

Disco Pilates Hadir Pertama Kali di Solo, Musro The Sunan Hotel Solo

Kolaborasi Yogashala dan Music Room The Sunan Hotel Solo SOLO, 3 Oktober 2026 — Ada...

Panggung Budaya Mahasiswa Internasional UNS di UNS Cultural Night 2026

Soloevent.id - Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar UNS Cultural Night (UCN) 2026 dengan...

More like this

Kemeriahan Konser Harmony Manikam Nusantara di Ndalem Ndjojokoesoeman

Soloevent.id - Konser orkestra "Harmony Manikam Nusantara" bersama Svara Dhananjaya Music Orchestra sukses digelar...

Penutupan PKKMB UNS 2026 Pecah! Raim Laode Sukses Hibur Ribuan Maba di Semar Night Festival

Soloevent.id - Penyanyi dan komedian Raim Laode turut hadir memeriahkan Semar Night Festival 2026...

Pecah Maksimal! Trio Macan, Denny Caknan hingga NDX AKA Sukses Goyang De Tjolomadoe.

Soloevent.id - Ribuan orang joget bareng di konser FYP (FestivalnYa Pedangdut) di De Tjolomadoe,...