Friday, September 18, 2026
HomeMusikPayung Teduh Ajak Peneduh Menyambung Rasa

Payung Teduh Ajak Peneduh Menyambung Rasa

Published on

- Advertisement -spot_img

 

PAYUNG-TEDUH-05

 

Soloevent.id – Lautan manusia yang sempat berhamburan karena derasnya hujan, kembali merapatkan barisan saat band kesayangan mereka, Payung Teduh, menaiki panggung SPEECHTAFEST.

 

Dihelat di lapangan parkir selatan Stadion Manahan Solo, Jumat (29/9/2017), band pelantun lagu “Akad” ini ditunjuk sebagai bintang tamu di acara yang diselenggarakan oleh Jurusan Terapi Wicara Politeknik Kesehatan Surakarta (Poltekes).

 

Penampilan Payung Teduh adalah yang paling dinanti. Sejumlah Peneduh (nama penggemar Payung Teduh) antusias bernyanyi bersama dengan grup musik idolanya meski harus berbasah-basahan di tengah gerimis.

 

Berformasi lengkap; Mohammad Istiqamah Djamad (vokalis), Aziz “Comi” Kariko (kontrabas), Ivan Penwyn (guitalele, terompet), dan Alejandro “Cito” Saksakame (drum) membuka panggung dengan lagu “Kucari kamu” yang diikuti tujuh nomor-nomor lagu andalan mereka. Diantaranya “Perempuan yang Sedang dalam Pelukan”, “Di Ujung Malam”, “Tentang Gunung dan Laut”, “Berdua Saja”, dan tentu saja single teranyar yang lagi booming, “Akad”.

 

PAYUNG-TEDUH-03

 

Seakan didukung oleh alam, hujan yang awalnya mengguyur deras kian mereda saat grup musik beraliran folk-pop-jazz tersebut mengalunkan nomor-nomor lagu andalannya. Alunan musik khas Payung Teduh yang syahdu seakan menghangatkan suasana di tengah gerimis tipis-tipis. Lebih dari melagu, Is dan kawan-kawan mengajak Peneduh untuk bersambung rasa terhadap bencana alam yang terjadi negeri.

 

“Mari kita sejenak berdoa bersama untuk saudara-saudara kita sebangsa setanah air yang sedang terkena bencana alam di Gunung Agung, Bali, dan di daerah lainnya yang sedang mewaspadai bencana alam yang bisa datang kapan saja,” ajak Is sesaat sebelum melantunkan lagu “Tentang Gunung dan Laut”.

 

Tak hanya mengajak berdoa bersama, kotak uluran dana juga diputarkan di tengah penonton sebagai aksi nyata dalam keprihatinan terhadap bencana alam yang kerap terjadi di Indonesia akhir-akhir ini. Sebagai penutup penampilannya malam itu, Payung Teduh mengalunkan satu lagu tambahan, “Tanah Air”.

 

 

Teks & foto: Christina Kusuma

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Solo International Performing Arts Hari Kedua Tampilkan  5 Delegasi Seni Yang Memukau

Soloevent.id - Solo International Performing Arts (SIPA) 2026  Hari kedua menampilkan beragam karya seni...

SIPA 2026, Diplomasi Budaya melalui Seni Pertunjukan

Solo International Performing Arts (SIPA) 2026 kembali menyuguhkan perayaan  seni pertunjukan  bertaraf  internasional di...

SIPA Hadirkan Beragam Seni Pertunjukan di Hari Kedua

Solo International Performing Arts (SIPA) 2026 kembali melanjutkan rangkaian pertunjukannya di Pamedan Pura Mangkunegaran,...

More like this

Kemeriahan Konser Harmony Manikam Nusantara di Ndalem Ndjojokoesoeman

Soloevent.id - Konser orkestra "Harmony Manikam Nusantara" bersama Svara Dhananjaya Music Orchestra sukses digelar...

Penutupan PKKMB UNS 2026 Pecah! Raim Laode Sukses Hibur Ribuan Maba di Semar Night Festival

Soloevent.id - Penyanyi dan komedian Raim Laode turut hadir memeriahkan Semar Night Festival 2026...

Pecah Maksimal! Trio Macan, Denny Caknan hingga NDX AKA Sukses Goyang De Tjolomadoe.

Soloevent.id - Ribuan orang joget bareng di konser FYP (FestivalnYa Pedangdut) di De Tjolomadoe,...