Sunday, June 14, 2026
HomeSeni dan BudayaPesona Busana Di Malam Festival Payung Indonesia 2017

Pesona Busana Di Malam Festival Payung Indonesia 2017

Published on

- Advertisement -spot_img

FESTIVAL-PAYUNG-001

 

Soloevent.id – Sabtu (16/9/2017) malam, puluhan model melenggak-lenggok anggun di atas Pendhapa Pura Mangkunegaran. Mereka memamerkan busana dari empat fashion designer, salah satunya adalah Rory Wardhana yang menjadi pembuka Umbrella Fashion Show lewat karya bertema “Jiwaku”.

 

Berawal dari kecintaannya pada negeri, Rory ingin memperlihatkan bahwa Indonesia itu kaya. Baginya sangat salah jika orang melihat pakaian tradisional sebagai pakaian kuno. Di tangan Rory Wardhana, pakaian tradsional itu didesain modern agar bisa diterima masyarakat sehingga anak muda ingin memakainya.

 

Total ada enam busana yang ia desain khusus untuk fashion show ini. Tiap busana mewakili daerah berbeda, ada dari Sumatra Selatan, Kalimantan, NTT, Bali, Cirebon, dan Yogyakarta.

 

“Saya mengangkat berbagai busana daerah karena mungkin aja banyak orang luar Solo yang tinggal di Solo, terus lihat busana ini bisa merasa ‘Ini lo budayaku’,” ungkap Rory pada Soloevent usai fashion show.

 

FESTIVAL-PAYUNG-003

 

Tak hanya Rory Wardhana, ada juga desainer Maharani Setyawan dengan karya “Pesona Lurik Indonesia, Takkan Berpaling Darimu”. Dengan cutting simple serta modern, Maharani yang merupakan generasi ketiga dari Lurik Prasaja ini ingin mem-branding lurik agar sejajar dengan kain tenun yang lain.

 

“Lurik kan warisan Nusantara yang paling sederhana, murah, dan mudah dibikinnya. Lurik itu dulu dipakai golongan menengah ke bawah karena murah. Sekarang kami kepingin agar lurik dipakai menengah ke atas,” terang Maharani.

 

Selain dua nama yang ada di atas, Umbrella Fashion Show juga menampilkan karya-karya dari Dian Oerip dan Ofie Laim. Acara ini merupakan rangkaian kegiatan Festival Payung Indonesia 2017 yang diadakan di Pura Mangkunegaran.

 

 

Teks: Yasinta Rahmawati

Foto: Reza Kurnia Darmawan

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Targetkan 7.000 Pelari: Solo Run Fest 2026 Padukan Olahraga, Budaya & Tren Kalcer!

Soloevent.id - Solo Run Fest 2026 kembali digelar, memasuki tahun keempat penyelenggaraannya ajang lari...

Praktik Langsung, Siswa Broadcasting dan Film SMKN 7 Surakarta Gelar Karya Film Pendek dan Video Musik

Soloevent.id - Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 7 Surakarta menggelar kegiatan gelar karya di...

Madreya EO Sukses Gelar “Nge-Lawak Berbudaya” Di Koat Coffee Kartasura

Kartasura, 17 Mei 2026 - Madreya EO, kelompok event organizer yang beranggotakan mahasiswa semester...

More like this

Kirab Bhinneka Gandekan 2026, Tampilkan Berbagai Potensi Budaya Kelurahan Gandekan

Soloevent.id - Kirab Bhinneka Gandekan kembali digelar di Kelurahan Gandekan Solo, Senin (1/6/2026). Event...

Edisi Dasawarsa, Festival Literasi Nasional 2026 Gelar Pentas Karya di Pasar Triwindu

Soloevent.id - Festival Literasi Nasional 2026 kembali digelar di Kota Solo, Jumat-Minggu (22-24/5/2026). Ini...

Berjalan Kaki dari Bali ke Borobudur: Cerita 57 Biksu Dunia Singgah di Kota Bengawan

Soloevent.id - Puluhan biksu dari empat negara memulai prosesi Pindapata dan Sanghadana dalam rangka...