Monday, May 25, 2026
HomeSeni dan BudayaJadwal Hari Pertama SIPA 2017

Jadwal Hari Pertama SIPA 2017

Published on

- Advertisement -spot_img

SIPA-2017-01

 

Soloevent.idMulai Kamis (7/9/2017) ini, Solo International Performing Arts (SIPA) 2017 bakal digelar. Hajatan akbar yang menjadi kalender event Kota Solo ini diadakan di Benteng Vastenburg.

 

Rencananya, SIPA 2017 dibuka pada jam 19.00 WIB. Maskot tahun ini, Eko Supriyanto, bakal menyajikan karyanya yang berjudul “Upper” saat opening ceremony bersama kelompok tarinya, Ekos Dance Company. Di karya ini, mereka berkolaborasi bareng sanggar Semarak Candra Kirana.

 

Upacara pembukaan bakalan bertambah meriah dengan pesta kembang api. Wah, pastinya kamu enggak mau ketinggalan, dong?

 

Nah, untuk detilnya simak tulisan di bawah ini, ya, terkait siapa-siapa saja yang akan manggung di hari pertama SIPA 2017.

 

Azpirasi (Singapura)

Grup tari yang didirikan pada tahun 2000 ini punya misi untuk mengembangkan budaya Malay di tengah arus modernisasi. Kelompok yang anggotanya adalah anak-anak muda ini bakal menyuguhkan karya berjudul “Rumah”.

 

Gayagayo – Gayo Lues (Aceh)

Kepingin menyaksikan tari Saman dalam balutan modern? Gayo Lues bakalan menyajikannya di atas panggung SIPA 2017. Berjudul “Rhythm of Saman”, tari Saman yang terkenal dengan gerakan atraktifnya akan dibalut musik etnik progresif. Wah, sepertinya keren, nih!

 

Melanie Lane (Australia)

Dia adalah koreografer berdarah Jawa/Australia. “Tilted Fawn” adalah karya tarinya yang bakal dipentaskan di SIPA 2017. “Tilted Fawn” menampilkan dialog antara suara, ruang, dan gerakan. Menggunakan instalasi suara dari 12 rekaman audio, tarian ini menciptakan kesan melankolis sekaligus kaku.

 

Ekos Dance Company “Cry Jailolo”

Karya yang telah dipentaskan di berbagai negara ini merupakan masterpiece dari Eko Supriyanto. “Cry Jailolo” adalah perwujudan kekaguman Eko terhadap kekayaan alam bawah laut yang ada di Halmahera Barat. Tarian yang dibawakan oleh tujuh pemuda setempat ini mengungkapkan optimisme bahwa kehidupan di laut akan kembali berjalan normal.

 

Otniel Tasman (Banyumas)

Sebagai putra Banyumas, Otniel berusaha melestarikan tari tradisional di daerahnya, terutama Lengger. Di panggung SIPA 2017, Otniel bakalan membawakan karyanya berjudul “Lengger Laut” yang terinspirasi dari penari Lengger asal Banyumas, Dariah. Secara lahiriah dia adalah lelaki, tetapi Dariah meyakini bahwa dirinya adalah perempuan. Kerumitan hidup Dariah inilah yang dimunculkan Otniel dalam “Lengger Laut”.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Berjalan Kaki dari Bali ke Borobudur: Cerita 57 Biksu Dunia Singgah di Kota Bengawan

Soloevent.id - Puluhan biksu dari empat negara memulai prosesi Pindapata dan Sanghadana dalam rangka...

Meski Balon Udara Gagal Terbang, Warga Tetap Padati Alun-Alun Utara Solo

Soloevent.id - Belasan balon udara yang disiapkan manajemen Bank Jateng Syariah Cabang Solo dalam...

Dari Kuliner Viral sampai Guyon Waton, Ini Keseruan Uleg Bazar Kuliner 2026 di Mangkunegaran

Soloevent.id - Uleg Bazar Kuliner (UBK) 2026 digelar pada 14 hingga 17 Mei 2026...

More like this

Berjalan Kaki dari Bali ke Borobudur: Cerita 57 Biksu Dunia Singgah di Kota Bengawan

Soloevent.id - Puluhan biksu dari empat negara memulai prosesi Pindapata dan Sanghadana dalam rangka...

Pre-Event Solo Batik Carnival ke-17 Kenalkan Tema “Pitoelas” di The Park Mall Solo Baru

Soloevent.id - Pre-Event Pertama Solo Batik Carnival ke-17 digelar di Atrium The Park Mall...

Semarak Budaya Indonesia 2026 Kembali Hadir di Solo Bawa Semangat “Swarna Bumi Bahari”

Soloevent.id - Semarak Budaya Indonesia (SBI) 2026 sebagai agenda tahunan Kota Surakarta kembali digelar...