Wednesday, June 17, 2026
HomeBisnisIma Chapter Solo Bedah Potensi Kuliner Kota Solo

Ima Chapter Solo Bedah Potensi Kuliner Kota Solo

Published on

- Advertisement -spot_img

IMA-SOLO

Soloevent.id – Sebuah talkshow yang bertajuk Keplek Ilat digelar untuk memperingati ulang tahun pertama Indonesia Marketing Association (IMA) chapter Solo, Senin (1/5/2017), di Lobby The Sunan Hotel Solo.

Acara bincang-bincang ini mengangkat sub tema “Mengembangkan Solo Sebagai Destinasi Wisata Kuliner”. “Di sini kita mencoba mengeksplor pelaku bisnis kuliner yang sudah bagus. Ada masterchef-nya juga untuk berdiskusi memetakan kekuatan kuliner Kota Solo, sehingga Solo bisa dikembangkan sebagai destinasi wisata kuliner,” ungkap Presiden IMA Chapter Solo sekaligus penggagas talkshow Keplek Ilat, Retno Wulandari.

Retno melihat, munculnya sentra-sentra kuliner baru yang diinisiasi oleh anak muda merupakan hal fenomenal. Ini berarti sektor kuliner dapat menggerakkan ekonomi kota. Acara ini menghadirkan dua pelaku bisnis dari anak muda, yakni Dhimas Aji (Mommilk) dan Akbar Badres (Killing Mie); akademisi Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Sri Hastjarjo; serta Runner Up Masterchef Season 3, Chef Brian Wicaksono.

Sri Hastjarjo menyinggung soal tren gastro-tourism yang sedang ngetren. Menurutnya, untuk menyeriusi gastro-tourism tidak cukup punya makanan enak. “Harus diperhatikan juga infrastrukturnya ada enggak, juga kebersihannya dan servisnya. Kesiapan-kesiapan itu yang harus dipikirkan,” ujarnya.

Chef Brian Wicaksono yang sudah berpengalaman di bidang kuliner memberi tiga saran agar orang luar tertarik mencicipi kuliner lokal. Pertama adalah memberikan standar. Selanjutnya disambung memberikan pengetahuan tentang kehigienisan pada sumber daya manusia serta mempercantik kemasan dan penampilan kuliner tradisional.

Retno berharap lewat diskusi ini ada masukan bagi Pemerintah Kota ataupun individu-individu yang punya perhatian terhadap ekonomi. “Inilah yang menjadi kajian bersama, dan muncul konklusi bagaimana kalau kita adakan suatu riset yang serius untuk memetakan kuliner Kota Solo sehingga riset akademisi ini bisa menjadi pijakan dalam mengembangkan Solo sebagai destinasi wisata kuliner,” pungkasnya.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Targetkan 7.000 Pelari: Solo Run Fest 2026 Padukan Olahraga, Budaya & Tren Kalcer!

Soloevent.id - Solo Run Fest 2026 kembali digelar, memasuki tahun keempat penyelenggaraannya ajang lari...

Praktik Langsung, Siswa Broadcasting dan Film SMKN 7 Surakarta Gelar Karya Film Pendek dan Video Musik

Soloevent.id - Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 7 Surakarta menggelar kegiatan gelar karya di...

Madreya EO Sukses Gelar “Nge-Lawak Berbudaya” Di Koat Coffee Kartasura

Kartasura, 17 Mei 2026 - Madreya EO, kelompok event organizer yang beranggotakan mahasiswa semester...

More like this

Targetkan 7.000 Pelari: Solo Run Fest 2026 Padukan Olahraga, Budaya & Tren Kalcer!

Soloevent.id - Solo Run Fest 2026 kembali digelar, memasuki tahun keempat penyelenggaraannya ajang lari...

Madreya EO Sukses Gelar “Nge-Lawak Berbudaya” Di Koat Coffee Kartasura

Kartasura, 17 Mei 2026 - Madreya EO, kelompok event organizer yang beranggotakan mahasiswa semester...

Standup Indo Tour Mampir Kota Solo, Para Komika Sukses Ajak Penonton Ngakak Kocak Bareng

Soloevent.id - Standup Indo Tour sambangi kota Solo, Sabtu (30/5/2026) di Gedung RRI Solo....