Thursday, August 20, 2026
HomeSeni dan BudayaAnak-Anak Spesial Pentas Di Solo 24 Jam Menari

Anak-Anak Spesial Pentas Di Solo 24 Jam Menari

Published on

- Advertisement -spot_img

SOLO-24-JAM-MENARI-2017

Soloevent.id – Delapan anak kecil berkostum putih membawakan Tari Kelinci di hadapan ratusan penonton Solo 24 Jam Menari 2017 di Pendhapa Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, Sabtu (29/04/2017). Mereka terlihat lincah dan percaya diri. Setelah menari, anak-anak itu mendapat hadiah tepuk tangan meriah dari penonton.

Mereka adalah anak-anak spesial dari Sekolah Luar Biasa Autis YPALB Sroyo Karanganyar. Lewat tarian, mereka ingin membuktikan bahwa kekurangan bukan menjadi halangan untuk unjuk diri. “Alhamdulilah melihat respon penonton. Mereka seperti hanyut, seperti terbawa emosi. Saya lihat ada yang brebes mili juga. Ya mungkin melihat kekurangan anak-anak yang dengan semangat luar biasa ingin menunjukkan pada dunia, ‘Iki lho aku yo iso nari’,” ujar Guru Tari YPALB Sroyo, Dwi Yurowo, pada Soloevent.

Setelah berlatih sekian lama, Dwi tercetus untuk menampilkan bakat murid-muridnya. Ia kemudian mengikutkan murid-muridnya di Solo 24 Jam Menari 2017. Tujuannya agar masyarakat tahu bahwa tari juga milik mereka yang berkebutuhan khusus.

Tampil menjadi pengisi acara Solo 24 Jam Menari merupakan pengalaman pertama bagi YPALB Sroyo. Namun, ini bukan kali pertama mereka pentas. Mereka pernah pentas di satu pusat perbelanjaan Karanganyar.

Seni tari menjadi salah satu mata pelajaran yang diajarkan dua kali dalam seminggu. Dwi mengaku murid-muridnya bergairah sekali mengikuti mata pelajaran seni tari dibanding pelajaran lain yang perlu berpikir berat. Namun tentu, kesabaran sangat dibutuhkan saat mengajari mereka.

“Kami harus sabar. Sebenernya enak juga ketika mereka sedang konsen, maunya menari terus, disuruh berhenti tidak mau,” kata Dwi. Ia juga mengatakan, pengajaran seni tari juga mengikuti mood mereka. “Kalau pada males ya ndak jadi belajar, bahkan ada yang tiduran di bawah meja. Kami harus mengikuti kemauan mereka, tidak bisa memaksakan.” ujarnya diiringi tawa.

Total ada dua SLB yang pentas di Solo 24 Jam Menari 2017, yakni SLB Negeri Karanganyar dan YPALB Sroyo Karangnyar. “Dengan adanya Hari Tari Dunia ini, ke depannya kami berharap supaya masyarakat tidak memandang sebelah mata mereka. Kalau bisa diikutkan dalam event apa gitu,” tutup Dwi

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Pertama di Solo! Intip Keseruan HYROX di Hybrid Race & Rave 2026

Soloevent.id - Event olahraga Hybrid Race & Rave 2026 yang diinisiasi oleh Grand Onyx...

Sambut HUT RI Ke-81, The Park Mall Solo Gelar Lomba Bakiak Hingga Tarik Tambang

Soloevent.id - Dalam rangka menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, The...

Emparty Fest 2026, Hadirkan Ruang Berkarya Para Komunitas Seniman Merdeka

Soloevent.id - Pameran seni bertajuk Emparty Fest 2026 digelar di Taman Budaya Jawa Tengah...

More like this

Emparty Fest 2026, Hadirkan Ruang Berkarya Para Komunitas Seniman Merdeka

Soloevent.id - Pameran seni bertajuk Emparty Fest 2026 digelar di Taman Budaya Jawa Tengah...

Kirab 9 Pusaka di CFD Solo: Perayaan Semarak HUT ke-9 Museum Keris Nusantara!

Soloevent.id - Museum Keris Nusantara baru saja merayakan hari jadi ke-9 yang jatuh pada...

Resmi Diumumkan! “Gondrong” Gunarto Terpilih Jadi Ambassador SIPA 2026.

Soloevent.id - Solo International Performing Arts (SIPA) 2026 dengan bangga memperkenalkan "Gondrong" Gunarto sebagai...