Thursday, September 3, 2026
HomeSeni dan BudayaMacam-Macam Kuliner Lezat Khas Sekaten

Macam-Macam Kuliner Lezat Khas Sekaten

Published on

- Advertisement -spot_img

MACAM-MACAM KULINER LEZAT KHAS SEKATEN

Soloevent.id – Setiap Maulid Nabi Muhammad SAW tiba area masjid Agung Surakarta ramai dan bahkan penuh. Halaman masjid Agung semarak oleh penjual makanan dan dolanan tradisional. Di kiri dan kanan halaman masjid terdapat pendapa kecil untuk gamelan Kiai Guntur Madu dan Guntur Sari yang bergantian berbunyi.

Pengunjung duduk di tikar menikmati suara gamelan sambil menyantap makanan dan anak-anak membeli mainan radisional seperti pecut, kodok ngorek, celengan, gangsingan, yoyo, seruling bambu juga ada alat-alat masak kecil untuk dolanan masak-masakan.

Makanan yang dijajakan memang khas dan hanya akan ada di setiap acara sekaten tiba. Karena penjual makanan yang tidak khas sekaten memang dilarang berjualan di halaman masjid. Berikut beberapa sajian kuliner khas sekaten :

Cabuk Rambak.

Makanan ini disajikan di pincuk daun pisang, terdiri dari irisan ketupat lalu disiram sambal wijen. Kemudian sambal wijen yang belum dicampur air dengan irisan daun jeruk di pinggirnya dan disampingnya ada karak ditambahkan sebagai hiasan pemanis hidangan.

Wedhang Ronde.

Wedhang jahe panas dengan manis gula kelapa atau gula jawa kemudian ditambahkan ronde berwarna merah dan putih, dan kacang tanah putih.

Telur Asin atau Telur Amal.

Telur bebek yang sudah diperam dengan bubuk bata merah dan garam selama berhari-hari. Telurnya terasa gurih dan gempi.

Nasi Liwet.

Nasi gurih yang telah diliwet dengan daun salam dan santan. Dengan sayur sambal goreng buah labu dan lauk ayam kampung yang sudah dimasak dengan bumbu  mirip opor tapi tak berkuah, ayamnya bisa disuwir atau potongan.  Lauk yang kedua adalah telur rebus berwarna cokelat. Telur ini telah dimasak lama dengan bumbu kecap dan gula jawa. Lalu semua isian dipincuk nasi liwet itu dihias dengan cemet dari santan kental, dan irisan telur kukus yang terbuat dari kocokan telur dan santan

Jenang Dodol.

Irisan jenang dodol ini lebih banyak ditemui di alun-alun utara depan masjid. Jenang dodol yang terdiri dari tepung ketan dan gula merah ini juga dihias dengan irisan kelapa putih di adonannya. Jenang ini juga awet untuk dibawa pulang dan dinikmati sampai beberapa hari kedepan.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Kemeriahan Konser Harmony Manikam Nusantara di Ndalem Ndjojokoesoeman

Soloevent.id - Konser orkestra "Harmony Manikam Nusantara" bersama Svara Dhananjaya Music Orchestra sukses digelar...

Satu Dekade Dayskomvis! Intip Pameran Desain ‘Interplay Visual Noise’ di Gedung Djoeang 45

Soloevent.id - Program Studi D3 Desain Komunikasi Visual (DKV) telah sukses menggelar acara Dayskomvis...

Tradisi Puncak Sekaten! Intip Semarak Grebeg Mulud 2026 Keraton Surakarta

Soloevent.id - Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat menggelar Grebeg Mulud 2026 di halaman Masjid Agung...

More like this

Tradisi Puncak Sekaten! Intip Semarak Grebeg Mulud 2026 Keraton Surakarta

Soloevent.id - Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat menggelar Grebeg Mulud 2026 di halaman Masjid Agung...

Eksplorasi Peran Perempuan Keraton: Retno Sulistyorini Pentaskan KEPUTREN di TBJT

Soloevent.id - Retno Sulistyorini sukses menampilkan karya terbarunya yang berjudul KEPUTREN di Teater Arena...

Ketika Seni Turun ke Jalan : Pre-Event 2 SIPA 2026 Guncang Koridor Gatsu

Surakarta, 22 Agustus 2026 — Menjelang gelaran utama Solo International Performing Arts (SIPA) 2026,...